
Cristal langsung membawa suaminya ke rumah sakit karena kepala Ars yang bocor dan banyak mengeluarkan darah.
Bahkan di dalam mobil Cristal langsung membersihkan luka suaminya dengan antiseptik agar tidak infeksi.
Tapi dasarnya memang luka yang di hasilkan dari botol wine itu dalam, Makanya Cristal tidak bisa menghentikan darah yang terus saja keluar sejak tadi.
Hingga gaun yang di kenakan Cristal sudah habis berlumuran darah.
" Aku baik-baik saja Sayang..." Ars berusaha menenangkan istrinya yang terlihat sangat khawatir padanya.
Dia berharap Cristal tidak panik hingga berpengaruh pada kandungannya.
" Jangan banyak bicara. Jika kamu terus bicara, Urat kamu banyak yang tertarik, Jadi aku mohon diam saja. " Ars tersenyum saat melihat betapa Cristal sangat menyayanginya.
Ars janji, Setelah masalahnya dengan Anna selesai, Merek akan hidup lebih bahagia lagi dari ini.
Ars janji pada Cristal dan dirinya sendiri untuk berusaha membahagiakan istri dan anaknya.
" Aku mengantuk..."
" Tidak ! Jangan tidur. Jangan pernah memejamkan mata kamu sebelum kita sampai di rumah sakit aku mohon jangan. "
" Tapi aku mengantuk sekali Sayang..." Cristal berusaha agar membuat Ars tetap sadar sampai mereka sampai di rumah sakit.
Dia tidak akan membiarkan Ars tidur, Karena itu bisa berakibat fatal nantinya.
" Baik lah. Aku tidak akan tidur. " Ars memberikan senyuman terbaiknya untuk Cristal agar istrinya itu tidak lagi khawatir walau saat ini Ars merasakan bahwa kepalanya sangat berdenyut dan juga nyeri.
Kini, Mereka sudah sampai di rumah sakit dan saat melihat mobil Cristal sampai, Tim dokter dan perawat langsung menyambut kedatangan mereka dan membawa Ars ke ruang pemeriksaan.
" Lukanya cukup dalam. Tolong di jahit saja dan aku akan membersihkan diri dulu. " Ars langsung di bawa dan Cristal sendiri memilih untuk pergi ke ruangan kerjanya untuk membersihkan diri.
Setelah dia membersihkan diri, Cristal langsung menghubungi pengacaranya untuk memberitahukan kasus ini semua.
__ADS_1
Dia akan membuat Anna mendekam di penjara dan juga pria yang telah melukai suaminya.
" Aku ingin anda menyelesaikan ini secepatnya Tuan, Aku tidak ingin mereka menghirup udara bebas dengan cepat. Jangan biarkan mereka menikmati fasilitas apa pun di dalam tahanan. " Cristal benar-benar marah dengan Anna dan juga Arnold yang membuat suaminya celaka.
Setelah dia memutuskan sambungan teleponnya, Cristal mendudukkan dirinya di kursi kerja miliknya dan memijat keningnya karena masalah terus menghampirinya.
Dari mulai Kakak tirinya, Lalu Anna yang ternyata kemungkinan besar tidak mengandung anak suaminya.
Memang mereka belum melakukan Tes DNA karena usia kandungan yang masih sangat muda dan sangat berbahaya pula jika mereka memaksa melakukan itu semua.
Tapi, Ternyata saat dia mulai menerima keadaan semua ini, Anna malah menghancurkan rasa empatinya terhadap wanita itu.
Setelah merasa dirinya cukup tenang dan baik-baik saja, Cristal pun memilih keluar dari ruangannya dan melihat keadaan suaminya.
" Bagaimana ?" Tanya Cristal saat melihat dokter sudah keluar dari ruangan tempat dimana suaminya berada.
" Kami sudah menjahit kepalanya Nyonya. Dan Tuan Ars sedang tidur. Kami memberikannya obat tidur karena beberapa hari ini sepertinya Tuan Ars kurang tidur karena tekanan darahnya sangat rendah. " Dan terjadi lagi pada suaminya.
Cristal pun langsung menatap suaminya yang terlihat senang tidur setelah di pindahkan ke ruang rawat biasa.
" Kenapa di saat aku sudah ikhlas dan siap untuk meninggalkan kamu jika memang itu anak kamu dan Anna, Tuhan memberikan ku jalan untuk mengetahui kebenaran ini. " Cristal merasa sangat bersalah karena telah berpikir untuk meninggalkan suaminya.
Tapi dia di berikan sebuah kebenaran dari semua masalah yang merek hadapi saat ini.
" Maaf kan aku yang telah berpikir untuk meninggalkan kamu. Setelah ini aku berjanji akan terus percaya bahwa kamu adalah jodoh yang telah Tuhan kirim kan untuk ku. " Cristal pun membelai tangan suaminya yang kembali di hiasi dengan jarum infus.
" Tidur lah Sayang, Aku akan pergi sebentar untuk mengurus semua ini. " Cristal meninggalkan suaminya yang sedang istirahat di ruang rawatnya dan doa pergi menemui Anna yang sudah berada di dalam tahanan.
Cristal akan ke sana untuk memberikan pelajaran pada Anna yang telah berani membohongi suaminya dan juga dirinya.
Cristal tidak terima itu semua. Dia akan membuat Anna menyesal karena telah melakukan semua ini pada suaminya yang telah berbesar hati untuk menikahinya begitu juga dengan Cristal yang sempat berpikir untuk meninggalkan suaminya hanya karena Anna.
" Bawa aku ke tempat wanita itu Sam. Aku akan memberikan wanita itu pelajaran karena telah berani membuat ku dan suami ku terjebak dengan permainan yang di buatnya. " Sammy mengangguk dan langsung membawa Cristal ke tempat yang di katakan wanita itu.
__ADS_1
" Saya mohon jangan terluka Nyonya. " Cristal tersenyum melihat Sammy yang mengkhawatirkannya.
Sammy memang sangat perhatian dengannya dan sangat mengkhawatirkannya.
Sammy memang lebih muda darinya, Tapi kerjanya selama ini untuk Cristal sangat luar biasa dan Cristal bahagia untuk itu.
" Aku baik-baik saja Sam, Jadi jangan khawatir. Tolong tunggu pengacara ku di sini. Mungkin sebentar lagi beliau akan sampai. " Cristal pun meninggalkan Sammy yang telah mengerti akan perintah yang di berikannya.
Saat Cristal sudah sampai di ruangan besuk, Dia menunggu beberapa saat baru lah Anna masuk dengan air mata yang masih membekas di pipinya.
Melihat Anna yang datang dengan air mata membuat emosi Cristal tidak bisa terkontrol lagi.
Plak !
" Ahhhk..." Anna menjerit saat pipinya di tampar oleh Cristal.
" Apa maksud mu menampar ku ?" Tanya Anna tidak terima karena Cristal menampar wajahnya.
" Itu hanya sebuah tamparan saja. Bahkan aku bisa melakukan hal yang lebih dari itu untuk mu. " Anna melihat raut wajah Cristal yang sangat berbeda.
Dia tidak pernah melihat raut wajah Cristal yang menyeramkan seperti ini. Cristal sangat berbeda sekali.
" Apa kurangnya aku dan Ars hingga kau melakukan hal ini pada suami ku ?" Tanya Cristal dengan suara yang tinggi sambil menghardik pada Anna.
" Aku sudah berbaik hati menerima mu sebagai istri muda suami ku dan berbagi suami dengan mu. Tapi kenapa kau tega melakukan hal ini Anna ? Kenapa ? "
" Karena aku membenci mu ! Aku membenci kau yang hadir dalam hidup Ars. Jika saja kau tidak hadir dalam hidupnya mungkin saat ini aku lah yang akan menjadi istri dari pria yang di hormati banyak orang. Aku lah yang akan di kenal sebagai Nyonya Arsya Antonie Gilbert. Bukan kau yang hanya seorang dokter pribadi wanita penyakitan itu. "
Plak !
Cristal kembali menampar wajah Anna karena telah berani mengatakan ibu mertuanya yang sudah meninggal sebagai wanita penyakitan dan itu membuat Cristal marah.
...💐💐💐...
__ADS_1