
Ars langsung pulang ke rumahnya saat pekerjaannya sudah selesai semuanya.
Dia akan mengajak Cristal jalan-jalan dan menikmati hari berdua.
Dia akan membawa Cristal tempat di mana hanya ada mereka berdua di sana nantinya.
Dan arts tidak akan membiarkan siapapun mengganggu mereka berdua.
Ars sudah sampai di rumahnya dan langsung mencari sang istri yang ternyata masih berada di kamar dengan membaca buku.
Dan itulah keseharian istrinya selama tidak di perbolehkan lagi olehnya untuk melakukan aktivitas apapun.
Melihat suaminya yang sudah pulang, Cristal pun langsung menyambutnya dan mendapatkan sebuah kecupan manis di keningnya.
Memang hubungan mereka sudah membaik setelah Ars melakukan beberapa hal kemarin.
Seperti terus mengatakan cinta hingga wanita itu tertidur bahkan juga menuruti apa yang di inginkan wanita itu.
" Ayo bersiap kita akan berangkat. " Cristal kaget saat tangannya di tarik begitu aja oleh suaminya.
" Berangkat ? Berangkat ke mana ? Kita mau pergi ke mana ?" Tanya Cristal pada suaminya yang terkesan buru-buru seperti itu.
Apalagi Ars sudah menggendongnya kali ini karena dia tidak mau berjalan lagi.
" Kita akan pergi berlibur. " Jawabnya sambil mengecup bibir sang istri.
Dia terus berjalan sambil menggendong Cristal dan masuk ke dalam lift yang sudah selesai di bangun.
" Tolong tekan tombolnya, Aku tidak bisa menekannya karena menggendong mu. " Cristal pun menurut dan menekan tombol lift yang akan membawa mereka ke bawah.
Ayahnya di bawah sana menatap heran pada anak dan menantunya yang sedang bermain gendong-gendongan itu.
Sebenarnya mereka berdua ingin ke mana ?
Kenapa Ars terlihat buru-buru sekali ?
" Mau ke mana Ars ? Kenapa terlihat seperti buru-buru ? "
" Ars akan mengajak istri Ars jalan-jalan. Kami akan berlibur selama satu minggu dan maaf Ars tidak bisa mengajak ayah. Jadi ayah harus jaga kesehatan selama kami tidak ada di rumah. " Mendengar kata satu minggu untuk berlibur membuat Cristal memikirkan pekerjaan suaminya.
__ADS_1
Karena itu tidak mungkin berlibur selama seminggu. Bagaimana pekerjaan suaminya ? lalu ayah mertuanya siapa yang akan menjaganya nanti dan mengurus soal makanannya ?
Ya walau bukan dia lagi yang mengurus ayah mertuanya, Tapi setidaknya dia masih memantau perkembangan kesehatan sang ayah.
" Kenapa mendadak sekali ? Lagi pula kita belum periksa kandungan apakah aku boleh di bawa terbang atau tidak. "
" Kita akan membawa dokter kandungan, Jika perlu kita akan membawa seluruh dokter rumah sakit jika kau menginginkan. Jadi jangan banyak bicara lagi karena kita akan berangkat saat ini. " Semakin kaget lah Cristal mendengar apa yang di katakan suaminya.
Ars bahkan membawa dokter kandungan bersama mereka.
" Kenapa tidak sekalian saja bawa rumah sakit yang di atas pesawat kamu. " Ars melihat cara istrinya yang telah berani menjawab ucapan darinya.
Kenapa Cristal sudah berani menjawabnya ? Padahal selama ini tidak pernah sekali pun Cristal berani menjawab dan membantah ucapannya.
Tapi kin, Cristal berani melakukan hal itu padanya.
Saat Ars kembali hendak menjawab tiba-tiba saja rasa mual menyerang perutnya.
" Hueeekk..." Ars berlari ke kamar mandi terdekat sambil memegangi mulutnya dengan kedua tangan berharap muntahan itu tidak bercecer di lantai.
Saat sampai di kamar mandi terdekat, Dia langsung memuntahkan seluruh isi perutnya yang tiba-tiba saja bergejolak.
Apa ini sebuah konspirasi yang tengah di lakukan anak dan istrinya ?
Melihat suaminya yang seperti itu lagi membuat Cristal juga ikut menghampiri sang suami dan mengecek keadaannya.
Ars masih memuntahkan seluruh isi perutnya hingga tubuhnya benar-benar lega dan plong.
Entah kenapa juga setiap kali dia selesai muntah tubuhnya seperti sehat kembali apalagi mendapatkan ucapan lembut dari Cristal. Itu benar-benar sangat bermanfaat baginya seakan Cristal itu adalah obat bagi dirinya.
" Aku sudah lebih baik jadi ayo kita berangkat. " Ara sudah terlihat sehat. Masih dengan tak percaya, Cristal hanya bisa pasrah saja saat Ars kembali membawanya menuju mobil mereka.
Mobil yang akan membawa mereka ke bandara. Saat Cristal bertanya mereka akan kemana, Ars hanya menjawabnya dengan gelengan kepala.
Dan hal itu pula yang membuat Cristal semakin tak habis pikir dengan suaminya.
Bukankah suaminya mengatakan bahwa mereka ingin berlibur ?
Lalu kenapa saat Cristal bertanya mereka ingin ke mana suaminya malah tidak tahu.
__ADS_1
Sebenarnya bukan tidak tahu Cristal, Tapi suamimu itu hanya ingin memberi tahu mu dan ingin memberi mu kejutan ke mana mereka akan pergi.
Jadi duduklah dengan nyaman di tempatmu karena suamimu itu akan mewujudkan semua impian yang pernah kau tuliskan di dalam buku diary.
Ya Ars tiba-tiba saja menemukan sebuah buku berwarna biru muda dengan tulisan sampul di depannya adalah My Life.
Awalnya Ars merasa aneh dengan buku tersebut, Tapi rasa penasaran juga mendorongnya untuk membuka halaman demi halaman buku tersebut.
Ternyata itu adalah kisah hidup istrinya.
Ars juga mengetahui bahwa Cristal sudah menyukainya sejak 7 tahun yang lalu itu membuatnya kagum akan kesetiaan wanita yang telah menjadi istrinya.
" Katakan kepada ku kita akan ke mana. Bagaimana aku bisa tahu jika kamu tidak menjawab pertanyaan ku. "
" Kau akan tahu nanti dan sekarang kemari lah aku akan memeluk mu. "
" Katakan lebih dulu kita akan pergi ke mana. Qku bahkan belum menyiapkan pakaianku, pakaian-pakaian kita selama di sana nanti. " Ara hanya bisa memutar bola matanya malas.
Istrinya ini terlalu ribet menurutnya. Semuanya sudah di persiapkan oleh pelayan saat Cristal tidur. Jadi barang-barang mereka juga sudah di packing dengan sedemikian rupa oleh para pelayan tadi malam dan kini barang-barang mereka juga sudah menunggu mereka di bandara.
" Kenapa malah memikirkan pakaian ? Pikirkan saja saat kita di sana nanti. Aku tidak pernah melakukan bulan madu denganmu, Jadi aku ingin kamu memakai pakaian-pakaian seksi untuk ku nanti selama di sana. " Mata Cristal membulat sempurna saat mendengar ucapan vulgar dari suaminya.
Jujur Cristal belum terbiasa dengan semua ini. Rasanya sedikit aneh jika Ars membicarakan soal hubungan badan di antara mereka berdua.
" Aku ingin kamu memakai yang warna hitam saat di sana. Aku ingin melihat bagaimana panasnya seorang Cristal istriku. "
Blush...
Wajah Cristal tersipu malu saat mendengar apa yang di katakan suaminya. Kenapa dia menangkap hal ganjil di sini.
Apakah suaminya itu akan melakukan banyak gaya bersamanya ?
" Bukankah kita tidak membawa pakaian sama sekali jadi bagaimana aku ingin memakai pakaian berwarna hitam seperti yang kamu katakan. " Bukannya menjawab Ars malah mencium bibir istrinya.
Dia bahkan sedikit memberi ******* di bibir atas dan bawah Cristal. Tangannya juga sudah bergerilya mengusap paha istrinya yang begitu mulus.
Hormon ibu hamil mempengaruhinya , Hingga tanpa sadar dia juga membalas apa yang di lakukan suami dengan mereka yang masih bertautan bibir.
" Kita akan melakukannya nanti di sana. Jadi bersiaplah untuk itu. " Bisik Ars lagi setelah mengakhiri ciuman panas mereka.
__ADS_1
...💐💐💐...