
Tidak ada lagi dokter atau perawat yang mengecek keadaan Ars karena Cristal sendiri yang menangani suaminya.
Dan itu membuat Ars merasa bahagia karena bisa bersama dengan Cristal dan kembali merasakan kenyamanan dan kebersamaan mereka.
Seperti saat ini Ars tengah makan di suapi istrinya. Walau hanya bubur setidaknya ini lebih baik dari pada tidak sama sekali yang penting dia bisa makan dari tangan istrinya lagi.
" Sayang sudah, Ini membuat ku mual dan ingin kembali muntah. " Ars sudah tidak sanggup lagi menahannya karena perutnya mual sekali dan benar-benar ingin muntah.
" Sedikit lagi, Kamu harus tetap makan walau lambung kamu bermasalah. kamu harus mengerti bahwa lambung kamu bermasalah. "
" Iya aku tau, Tapi aku mual Cristal. Aku tidak sanggup lagi. " Cristal pun menghela nafasnya dan meletakan mangkuk berisikan bubur yang baru saja di kirimkan pelayan rumahnya.
Tidak hanya itu saja, Bubur itu juga di kirimkan berserta sup iga yang menambah rasa dari buburnya.
Jika itu hanya bubur saja mungkin Ars benar-benar tidak bisa menelannya.
Cristal yang sedang memberikan minum untuk suaminya langsung menghentikan gerakan tangannya saat melihat siapa yang Dateng ke ruangan Ars pagi ini.
" Sayang, Ars..." Anna hendak mendekat pada Ars namun Cristal menahannya.
" Bukan kah ini masih jatah ku bersama suami ku ? "
" Tapi aku ingin menjenguk suami kita. " Cristal tersenyum saat mendengar kata suami kita yang keluar dari bibir Anna dengan begitu mudahnya.
" Suami kita yang kau sebut itu hanya akan menjadi suami ku di luar saat ini dan nanti. Jadi jangan mempersulit diri mu sendiri. Lagi pula selama tiga harus Ars bersama mu aku tidak pernah sekali pun menganggu mu bahkan aku juga tidak menghubungi Ars sama sekali. Jadi bisa lakukan hal yang sama seperti apa yang ku lakukan ?" Cristal berkata seperti itu karena dia memang tidak ingin Anna menganggu waktunya yang sangat singkat bersama Ars.
Apalagi kini suaminya benar-benar harus menjalani pemulihan total.
" Setelah waktu Ars bersama ku habis aku tidak akan mengganggunya lagi dan kau yang harus menjaganya. " Ars langsung menatap ke arah Cristal karena dia tidak ingin di tinggal oleh istri pertamanya.
Dia tidak bisa hidup bersama Anna karena pikiran Ars hanya di penuhi dengan Cristal saja maka dia tidak bisa jika harus kembali berjauhan dengan Cristal.
Jika pun dia meminta Anna untuk tinggal bersama mereka karena dengan begitu dia bisa bertemu dengan Cristal terus istrinya pasti akan menolak langsung.
__ADS_1
" Tidak bisakah untuk tidak bertengkar ? Aku lelah. " Ars berusaha menghentikan pertengkaran di antara ke-dua istrinya karena dia tidak ingin mereka berdua yang tengah mengandung anaknya terlibat pertengkaran seperti itu.
Dia tidak membela siapa pun karena dia tidak ingin di anggap tidak adil walau sebenarnya dia memang sangat memberatkan Cristal.
Tapi Anna ? Anna juga tengah mengandung anaknya jadi sebisa mungkin Ars berusaha untuk bersikap adil sesuai yang di inginkan istri pertamanya.
Karena apa yang di lakukan ya mungkin Cristal akan mengerti tapi tidak dengan Anna.
" Setelah waktu ku bersama Cristal selesai aku akan kembali pulang ke rumah mu. " Senyum Cristal mengembang saat mendengar jawaban dari suaminya.
" Tapi sayang..."
" Cukup Anna, Aku tidak ingin mendengar apa pun lagi dari kamu tentang hal ini. Biarkan aku di rawat oleh Cristal untuk sementara ini. " Anna tidak bisa mengatakan apapun lagi karena memang dia tidak bisa melawan Ars atau pun Cristal.
" Baik lah, Tapi tolong biarkan aku disini sebentar saja. Anak kita merindukan Daddy-nya. " Anna mulai memainkan kemampuan actingnya di depan Ars hingga membuat pria itu merasa bersalah.
Tapi dia tidak bisa melakukan itu karena ada Cristal saat ini.
" Pergi !"
" Tetap lah di sini. Aku tidak ingin jauh dari mu. " Cristal berbalik arah menatap pada suaminya dan juga madunya yang memakai pakaian seksi seperti itu.
Bahkan belahan dadanya juga terlihat sangat jelas di sana.
" Untuk apa ? Lagi pula istri muda kamu juga ada di sini. Tolong katakan padanya untuk tidak melakukan hal yang akan menghancurkan apa yang telah kamu miliki. "
Brak !
Cristal meninggalkan ruangan yang membuat nafasnya sesak.
Dia lebih memilih untuk pergi ke taman dan membiarkan cahaya mentari pagi menyentuh kulitnya karena itu sangat bagus untuk kesehatan tubuh dan kulitnya.
Cristal juga memejamkan matanya dan tanpa sadar air matanya jatuh begitu saja.
__ADS_1
Dia tidak tau sampai kapan dia harus bersikap kuat dan tegar seperti ini.
Hidupnya seperti ini membuatnya tidak bisa lagi berbuat sesukanya karena dia harus memikirkan banyak hal.
Termasuk anak yang di kandung Anna. Dia juga harus bisa menerima anak itu sebagai anak suaminya.
" Butuh tissue ? " Cristal langsung membuka matanya dan melihat siapa yang datang.
Ternyata Leo asisten suaminya yang datang menghampirinya dan memberikan tissue padanya.
" Terima kasih untuk semuanya, Tapi aku tidak membutuhkan tissue. " Jawab Cristal yang mengusap begitu saja air matanya.
" Lagi pula aku tidak menangis jadi aku tidak membutuhkan itu. " Leo tersenyum simpul saat mendengar jawaban dari Cristal yang membuatnya tidak percaya bahwa wanita sedetail dan sekrisis Cristal bisa juga terjebak dengan jawabannya sendiri.
" Aku tidak mengatakan Nyonya menangis. Aku hanya menawarkan selebar tissue saja. Jadi tidak ada yang mengatakan anda atau siapa pun menangis di sini. " Cristal terdiam karena dia merasa terjebak dengan Leo.
" Kenapa ke sini ? Bukannya kamu harus bekerja ?"
" Saya kesini untuk mengantarkan berkas yang harus tuan Ars tanda tangani. Tapi sepertinya saat ini Tuan Ars tidak bisa di ganggu karena ada istri mudanya di dalam. " Cristal mengangguk karena memang ada Anna di dalam sana.
" Terkadang kita membutuhkan teman bukan hanya untuk meminta jawaban darinya. Dia membutuhkan teman untuk hanya sekedar berbagi cerita. Tidak ada orang yang benar-benar kuat di dunia ini karena mereka semua dan kita semua sama. Kita ciptaan Tuhan yang sama. Jadi jika ingin menangis saya bisa menjadi teman untuk anda menangis. " Cristal tersenyum kaku mendengar apa yang di katakan Leo.
Dia sudah berjanji untuk tidak menangis lagi apa pun itu yang terjadi nantinya jika hanya karena hubungannya dengan Ars seperti ini.
Dia harus kuat demi anaknya saja. Karena yang paling penting bagi Cristal saat ini adalah kandungannya.
Anaknya bisa tumbuh dengan baik dan tidak kekurangan satu apa pun di dalam perutnya hingga lahir nanti.
" Menangisi ada tiga jenis Leo. Menangis karena sedih atau kecewa dan menangis karena bahagia. Lalu yang terakhir menangis karena lelah. "
" Lalu di jenis yang mana kah anda saat ini ? Jika anda menangis karena bahagia itu tidak mungkin. Tapi jika anda menangis karena sedih dan kecewa serta lelah aku rasa itu memang benar. " Cristal terdiam karena memang apa yang di katakan Leo padanya memang benar.
...💦💦💦...
__ADS_1