
Cristal harus pergi ke sekolah Belle hari ini karena Belle berulah.
Tidak biasanya Belle berulah dan kali ini Cristal datang ke sekolah Belle karena putrinya terlibat sebuah kasus katanya yang mengharuskannya untuk hadir di sana.
Sementara Ars, Dia memiliki perjalanan bisnis ke luar negeri bersama Leo dan juga Sammy maka Cristal sendiri lah yang akan mengurus putri cantiknya itu.
Cristal sudah sampai di sekolah Belle dan mencari keberadaan putrinya yang ternyata sudah menungguku sejak tadi mungkin.
Cristal langsung menghampiri putrinya dan melihat keadaan Belle yang cukup berantakan.
" Kenapa Sayang ? Kenapa sangat berantakan seperti ini ?" Tanya Cristal pada Belle yang terlihat sangat berantakan sekali penampilannya.
Rambutnya berantakan, Seragamnya kotor. Sebenarnya apa yang di kerjakan Belle hingga bisa seperti ini ?
" Belle Sayang, "
" Elina yang memulai lebih dulu Mom. Bel tidak tidak salah. Bel tidak tau jika pria yang mendekati Bel itu adalah pria yang di sukai Elina. Lagi pula Bel tidak menyukai pria itu. " Cristal menghembuskan nafasnya berat karena permasalahan anak remaja pasti tidak jauh dari popularitas dan masalah asmara seperti ini.
" Ya sudah Ayo. Jelaskan di ruangan kepala sekolah. " Belle pun membawa Mommy-nya ke ruangan kepala sekolah.
Di sekolah ini dia bersekolah dengan Aisye dan juga Ailee. Anak dari Leo dan juga Sammy.
Mereka juga memiliki anak perempuan sama seperti Ars. Cuma bedanya jika Leo memiliki 3 anak dan Sammy memiliki 2 anak maka Ars hanya miliki Belle seorang.
Dan Cristal dapat melihat bahwa Aisye dan Ailee yang menemani Belle di disini.
" Mom pergi dulu bersama kakak kalian yang nakal ini ya. "
" Mom, Bel tidak nakal. " Cristal mengangguk dan tersenyum.
Dia tau seberapa manjanya Belle terhadap orang-orang di sekitarnya dan itu masih terlihat seperti Belle yang berusia 5 tahun.
__ADS_1
Padahal saat ini Belle sudah 17 tahun saat ini.
Ternyata mereka berdua sudah di tunggu di ruangan kepala sekolah dengan siswi yang menjadi lawan bertarungnya Belle tadi.
Saat memasuki ruangan kepala sekolah tersebut, Cristal sudah di serang dengan kata-kata kasar yang menyudutkan Bella sebagai tersangka utama di sini.
Dia masih mencoba bersabar namun tidak bisa. Cristal tidak bisa terus bersabar menghadapi mulut orang tua dari Elina yang terus saja menyudutkan Belle.
" Sudah mendengar penjelasan dari pihak Belle ? Kenapa terus berbicara seorang Belle yang salah. Jika di lihat di sini, Penampilan Belle lebih berantakan dari putri anda yang bernama Elina. " Cristal masih tenang menanggapi wanita bule dengan bibir merah meronanya.
Seluruh barang yang di pakai wanita itu tidak ada yang murah. Semua branded dan mahal.
Tapi omongan wanita itu tidak ada yang mahal sama sekali. Bahkan lebih murah dari sendal pembantu di rumahnya.
" Tidak perlu mendengarkan apa pun lagi dari orang lain. "
" Mana bisa seperti itu Nyonya. Mereka terlibat pertengkaran itu berdua bahkan saya tidak yakin jika mereka hanya berdua di sana. Karena pastinya ada yang membantu anak Anda untuk membuat anak saya hingga seperti itu. " Elina terdiam karena memang dia bersama dua temannya lagi mengeroyok Belle yang kebetulan lewat sendiri karena biasanya Belle akan di kawal oleh Aisye dan juga Ailee.
" Xander, Elina menyukai Xander namun Xander menyukai Belle. Tapi Belle tidak menyukai Xander Mom. Belle tidak suka pria sombong seperti Xander. Elina tidak percaya dan langsung menyerang Belle bersama dua temannya lagi. "
" Tidak ! Itu tidak benar. " Elina langsung menyangkal apa yang di katakan Belle.
Sudah sejak lama dia tidak suka dengan Belle karena semua orang memujinya dan berbondong-bondong menyatakan perasaan pada gadis pemalas itu.
Apa kurangnya Elina hingga mereka terus saja menyanjung Belle. Sementara Elina sendiri adalah ketua tim Cheers sekolahnya den Xander adalah anak basket.
" Belle tidak pernah berbohong Mom. "
" Jadi Bapak kepala sekolah. Saya harap anda bisa menyelesaikan masalah ini sebelum suami saya pulang dari luar Negeri dan mengetahui permasalahan ini. Jika sampai suami saya tau masalah ini, Saya rasa anda juga tau apa yang bisa di lakukannya. Lagi pula sekolah ini berdiri di lahan milik suami saya yang memang di berikan untuk pembangunan sekolah agar lebih luas lagi. Jadi saya harap anda bisa lebih bijak lagi Pak. Kalau begitu saya permisi. " Cristal pun menggenggam tangan putrinya dan keluar dari ruangan kepala sekolah tadi.
Cristal bahkan menemani Belle ke kelasnya untuk mengambil barang-barang sekolahnya.
__ADS_1
Dia juga membantu Bella Laptop milik putrinya.
Sepenjang perjalanan menuju halaman parkir, Banyak mata yang menatap pada mereka berdua. Terlebih pada Mommy-nya dan itu membuat Belle terlihat kesal.
" Berhenti menatap Mommy ku seperti itu ! " Cristal kaget saat melihat putrinya yang terlihat marah seperti itu.
Apa yang membuat Belle marah.
" Belle, Sayang. "
" Mereka terus saja menatap pada Mommy. Belle tidak suka cara mereka menatap Mommy. Tidak ada yang boleh menatap Mommy seperti itu. Mommy hanya milik Belle dan Daddy saja. " Cristal pun melihat ke arah anak-anak yang berkumpul ternyata memang ada beberapa pasang mata yang mencuri pandang padanya dan juga Belle.
" Sudah biarkan saja mereka Sayang. Ayo kita pulang. " Belle pun menurut pada Mommy-nya.
Mereka kembali berjalan menuju parkiran hingga saat sampai di dalam mobil, Belle langsung memeluk Mommy-nya.
Cristal yang mendengar tangisan putrinya pun ikut merasakan kesedihan yang tengah di rasakan putri kesayangannya itu.
Entah pa yang membuat Belle hingga menangis seperti itu dan itu membuat Cristal merasa sangat tersakiti.
" Kenapa Sayang ? Belle kenapa ?" Belle yang di tanya seperti itu hanya menggelengkan kepalanya saja di dalam pelukan Mommy-nya.
Dia tidak tau kenapa dia menangis. Tapi yang pasti, Belle merasa sangat bersalah dengan Mom Cristal yang terus saja terlibat masalah dengan dirinya.
" Maafkan Belle Mom. Karena Belle Mommy terus saja datang ke sekolah karena ulah Belle. Belle juga tidak tau kenapa saat malam Belle tidak bisa tidur. Apa ini seperti sindrom begitu Mom ? Apa Belle harus mengikuti terapi agar bisa tidur lebih baik lagi ? Belle tidak ingin Mommy terus merasa lelah karena ulah Belle yang tidak bisa bangun setiap paginya. Belle ingin berubah menjadi lebih baik lagi Mon. Belle ingin menjadi anak yang baik. Belle ingin menjadi wanita anggun seperti Mommy. Tapi Belle tidak ingin jadi dokter. Belle ingin menjadi Desainer terkenal. Belle ingin berkarir di dunia fashion. Belle ingin mencari jati diri Belle sendiri. Belle ingin sukses seperti Mommy dan Daddy. " Cristal merasa bangga dan terharu karena putrinya yang sudah memikirkan semua ini.
Belle ingin melakukan terapi demi kehidupannya yang lebih baik lagi.
" Nanti Mommy akan membawa kamu ke tempat yang menenangkan. Dan Mommy harap kamu bisa tenang di sana nanti. "
...💐💐💐 ...
__ADS_1