RATU YANG TERBUANG

RATU YANG TERBUANG
Next Day


__ADS_3

Belle benar-benar menikmati hidupnya di kota Paris sebagai seorang mahasiswa jurusan desainer dan juga bisnis.


Dia bahkan berani mengambil 2 jurusan sekaligus karena ingin lulus di waktu yang bersamaan.


Belle ingin menjadi desainer terkenal dan dia juga ingin menjadi pebisnis handal seperti ayahnya.


Maka dari itu dia rela melakukan semua itu.


Kemarin setelah dia berhasil mendebat pria bernama Rigel, dia benar-benar merasa puas karena telah bisa membuat pria itu mati kutu di depannya.


Bukan hanya di depannya saja tapi di depan seluruh mahasiswa yang ikut seminar kemarin.


Bahkan setelah kejadian itu Belle tidak pernah lagi bertemu dengan pria bernama Rigel tersebut.


Sampai suatu ketika saat dia telah datang ke sebuah pameran karya seni terbaik di kota Paris, dia kembali bertemu dengan pria itu.


Namun kali ini pria itu terlihat tidak sendirian, Karena dia bersama seorang wanita cantik yang sangat anggun luar biasa.


Sejenak Belle merasa bahwa dirinya tidak pantas untuk bersanding bersama Rigel.


Karena jika dibandingkan dengan wanita itu Belle kalah jauh. Wanita itu benar-benar sangat cantik dengan wajah aslinya sama seperti Rigel.


Sementara dirinya memiliki postur dan wajah seorang keturunan bule dengan rambut pirangnya.


Sakit hati, yah setelah merasakan kedewasaan dan kemandirian dalam hidupnya Belle baru mengetahui bagaimana rasanya sakit hati.


Dan seperti inilah rasanya sakit hati saat kita melihat pria yang kita yakini bahwa kita mencintainya dan berjalan bersama wanita dan terlihat sangat dekat dan mesra.


Entah takdir macam apa yang direncanakan Tuhan untuknya, Sampai saat Belle hendak melewati pria tersebut dan tak sengaja pula pria itu menabraknya.


Maka jadilah tubuh mereka yang bertabrakan Dan hampir saja tubuh Belle limbung.


Beruntung lengan kekar berotot tersebut dengan cepat meraih pinggangnya. Jika tidak Belle tidak akan bisa membayangkan bagaimana malunya dirinya saat jatuh ke lantai seperti itu.


Sungguh karena rasanya pasti akan sangat memalukan baginya.


" Bukan hanya dengan kakimu saja, Tapi kau juga harus menggunakan matamu saat berjalan. " Belle tidak jadi terpesona dengan pria yang telah mencuri hatinya sejak pertama kali bertemu di New York waktu itu.

__ADS_1


Pria yang telah membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama walau tidak mengenal siapa nama pria itu dan bagaimana latar belakang keluarganya.


" Oh, Maaf Tuan Rigel Sky Alexander yang terhormat, Saya rasa saya sudah cukup berjalan dengan baik dan benar. Seharusnya saya yang mengatakan pada Anda, Jika berjalan tidak hanya menggunakan kaki saja tapi juga menggunakan mata. Anda memiliki kedua mata yang seharusnya Anda gunakan dengan baik. Mata Anda tidak hanya Anda gunakan untuk menatap rendah dan menatap tajam pada orang-orang di sekitar Anda. Tapi untuk Anda gunakan saat berjalan seperti ini. Jika memang Anda tidak bisa melihat dan menghargai orang-orang di sekitar Anda tolong jangan pergi ke tempat keramaian. Karena Anda sama sekali tidak cocok di tempat keramaian seperti ini. Permisi !" Belle langsung meninggalkan pria itu setelah mengatakan hal yang cukup pedas lagi.


Sementara wanita yang berada di sisi Rigel hanya bisa menatap aneh pada kakaknya.


" Siapa dia Kak ? Kenapa dia berani melawan Kakak seperti itu. Dia mengetahui nama lengkap Kakak tapi tidak mengetahui siapa Kakak sebenarnya. Apa Kakak memiliki hubungan spesial dengan wanita itu ? "


" Jangan banyak bicara Elle, Kau harus menghemat udara untuk kesehatan jantung mu. Jadi jangan berpikir apapun yang bukan menjadi kepentingan bagi dirimu. " Mereka berdua kembali berjalan meninggalkan tempat pameran tersebut karena rasanya sangat bosan.


Jika bukan karena ini yang memintanya untuk pergi menemani melihat pameran-pameran tersebut Rigel tidak akan pernah mau pergi ke tempat menyebalkan seperti ini.


Entah mengapa jika mengingat dan melihat karya seni seperti ini hati yang kembali sakit.


Hatinya sakit saat dia dan Kakak kembarnya mencintai satu orang wanita yang sama.


Yang lebih parahnya lagi dia tidak mengetahui hal itu semua. tidak mengerti perasaan Kakaknya yang begitu tulus terhadap wanita itu.


Begitu juga dengan wanita yang disukainya dan ternyata menyukai Kakaknya. Bisa saja Rigel bersikap egois tapi dia tidak ingin melakukan semua itu karena selama ini Kakaknya Acher sudah terlalu banyak mengalah untuk dirinya.


Maka kali ini biarlah dia yang mengalah untuk Kakaknya.


Dan di sinilah Belle sekarang menikmati kesendiriannya dan meratapi nasibnya.


" Menyedihkan sekali hidupmu Bel, Kau mencintai pria yang sama sekali tidak mencintaimu. Bukankah itu terlihat lucu ? " Belle berbicara pada dirinya sendiri sambil menertawakan nasibnya.


Bisa-bisanya dia mencintai pria yang bahkan hanya untuk melihatnya saja tidak sudi. Lalu bagaimana bisa Belle mencintai pria macam itu.


Walau dia mengakuinya bahwa Rigel memiliki wajah yang sangat tampan, Tapi tetap saja rasa sakit hati tidak bisa dipungkiri bukan. Dan itu yang dirasakan Belle saat ini.


" Tolong Tuhan, Jika dia memang bukan jodohku tolong berikan aku jalan yang mudah untuk melewati semua ini agar aku melupakannya. Aku ingin secepat mungkin melupakannya sebelum perasaan ini bertumbuh semakin besar dan susah untuk dikendalikan. Aku tidak ingin mencintai seorang pria yang bahkan hanya untuk melihatku saja pun dia tidak sudi. Aku tidak ingin hidup dengan satu cinta saja. Rasanya pasti akan sangat menyakitkan. " Belle berbicara sambil mengadakan kepalanya ke atas menatap langit malam ini.


Malam ini langit kota Paris terlibat sangat indah dengan gumpalan-gumpalan awan dan bintang yang begitu banyak bertaburan di langit.


Terlihat sangat indah dan luar biasa, tapi tidak dengan dirinya saat ini.


" Sungguh indah ciptaan-mu ini Tuhan. Kau menciptakan langit yang begitu indah dengan bintang di sisinya. Lalu apakah aku di ciptakan dengan pasanganku ? Siapa yang akan menemani hari-hariku, Wpakah dia pria yang luar biasa seperti Daddy ? apa dia bisa mencintaiku seperti dia dia mencinta Mommy ? Aku tidak meminta banyak padaMu Tuhan, setidaknya tolong berikan aku jodoh yang benar-benar mencintaiku dengan tulus. Aku juga ingin merasakan bagaimana rasanya hidup dicintai oleh pria yang begitu luar biasa. Dan aku siap untuk menunggu waktu di mana kau akan mendatangkan jodoh itu untukku. " Belle mengatakan semua itu pada dirinya sendiri tanpa dia tahu bahwa sejak tadi apa yang dikatakannya dilihat oleh pria yang dibicarakannya sejak tadi.

__ADS_1


Ya, Rigel mendengar semua yang di katakan wanita itu. Bukan dia tidak mengerti perasaan yang dimiliki wanita itu.


Tapi rasanya untuk membuka diri padahal wanita lain itu sangat sulit baginya. karena hingga saat ini Rigell masih memiliki perasaan terhadap wanita yang telah sah menjadi istri Kakaknya sendiri.


Itu sebabnya Rigell memilih untuk hidup berkelana. bukan untuk menjauhi Kakaknya tapi untuk menghibur dirinya sendiri.


Akankah cinta akan tumbuh di antara mereka berdua ? Akankah hati yang tulus itu bisa menimbulkan luka hati yang begitu membekas.


Semoga Tuhan memiliki rencana indah dibalik semua kesedihan yang dialami mereka.


...TAMAT...


Yuhu akhirnya kita sampai di penghujung cerita Ars dan Cristal yang hidup bahagia dengan begitu banyak drama dalam hidup mereka.


Next kita akan buat cerita tentang kisah princess Belle dan pangeran impiannya.


Aku mau ngucapin terima kasih banyak untuk kalian semua yang telah menemani aku dari karya pertama hingga karya saat ini.


Agak lebay memang tapi ya gimana ya mau bilangnya, Pokoknya aku mau bilang sama kalian terima kasih banyak yang udah mendukung aku selama ini.


Tanpa kalian semua aku nggak akan pernah berada di titik ini.


Alhamdulillah di awal tahun 2023 ini aku mendapatkan kepercayaan dari novel toon untuk bisa berkarya di sini.


Yeew, Diamond guys Diamond. Aku nggak pernah bermimpi sekalipun untuk bisa berada di posisi ini karena rasanya masih nggak mungkin seorang Tessa Amelia Wahyudi dengan segala keterbatasannya yang selalu direndahkan oleh orang banyak yang selalu dikucilkan bahkan oleh iparku sendiri, akhirnya bisa bangkit dan berdiri di kakinya sendiri.


Aku nggak pernah berharap banyak pada diriku sendiri karena aku memang berkarya karena memang aku merasa bahwa inilah diri aku inilah yang aku mau dan inilah yang aku inginkan.


Alhamdulillah Allah ngasih rezeki yang begitu besar sama aku karena bisa berkarya di sini dan bisa menghibur kalian semua dan yang utama aku bisa membahagiakan anakku tersayang.


Wah aku mau nangis sumpah aku nangis beneran, Aku nggak perduli mereka menghantamku dengan kata-kata kasar berusaha merobohkan benteng pertahanan kok aku nggak peduli karena saat ini yang aku pertahani anakku.


Karena apapun yang aku lakukan tujuanku hanya satu untuk membahagiakan dia.


Yee,... sekali lagi selamat tahun baru dari aku tes Amin ya Wahyuni untuk kalian semua.


love you guys.

__ADS_1


Sampai ketemu di karya selanjutnya 💜


__ADS_2