
Cristal sampai sedikit berlari karena begitu khawatir dengan keadaan suaminya yang masih belum diketahuinya saat ini.
Bahkan dia tidak lagi memperdulikan Samy yang memanggilnya untuk tidak berlari. Dia sangat mengkhawatirkan keadaan suaminya saat ini.
Walau bagaimana pun Ars adalah suaminya. Terlepas itu dari masalah yang tengah membelenggu mereka, Tapi Ars tetap pria yang paling di cintanya.
Sangat-sangat di cintainya.
Brak !
" Bagaimana keadaan suami ku ?" Tanya Cristal yang masuk begitu saja ke ruangan tempat suaminya berada.
Dia tidak lagi mempedulikan bagaimana sopan santunnya karena memang dia mengkhawatirkan keadaan Ars.
Melihat pemilik rumah sakit tempat mereka bekerja sekaligus istri dari pria yang tengah mereka rawat membuat dokter dan perawat di sana menunduk hormat pada Cristal sebelum menjelaskan keadaan pria yang tengah tertidur dengan pulas saat ini.
" Tuan Ars kelelahan Nyonya. Lagi pula lambungnya kembali bermasalah. Beliau juga terkena radang usus. Jadi kami mohon perhatikan lagi makanan Tuan Ars. Saya rasa anda juga mengetahui hal itu Nyonya. Apa yang harus anda lakukan untuk menjaga keadaan Tuan Ars. " Cristal mengangguk mendengar jawaban dari dokter yang menangani suaminya.
" Terima kasih. " Selalu berucap demikian apa pun yang telah orang lakukan untuknya.
Karena Cristal tidak pernah menganggap rendah orang-orang yang bekerja dengannya.
Cristal sudah menduga semua ini. Pasti lambung suaminya kembali bermasalah dan juga radang usus.
Apa yang terjadi dengan makanan Ara hingga menyebabkan suaminya ini radang usus seperti ini ?
Jika kelelahan mungkin dia memang lelah karena terlalu memaksa dirinya untuk terus bekerja tanpa jeda.
Duduk di dekat ranjang suaminya dan mengelus kepala serta kening suaminya yang begitu banyak kerutan di sana.
Mendapatkan usapan lembut seperti itu dari Cristal membuat kerutan yang tadinya begitu terlihat kini sudah tidak terlihat lagi karena Cristal yang melakukannya.
" Apa yang membuat mu hingga seperti ini ? Apa begitu berat beban yang kamu tanggung saat ini ? Apa jarak di antara kita membuat kamu begitu tersiksa ?" Tanya Cristal dengan lembut pada suami yang tertidur dengan begitu lelap.
__ADS_1
Cristal terus memberikan usapan lembut dan nyaman di kepala suaminya berharap tidur suaminya semakin nyaman.
Tapi kenyataannya tidak seperti itu karena tiba-tiba saja Anna masuk ke dalam ruangan suaminya.
" Ars .."
" Tidak bisa kah mengetuk pintu lebih dulu ? Suami ku tengah istirahat. " Namun Anna tidak memperdulikannya karena dia begitu khawatir dengan keadaan Ars.
Tadi saat dia mendapatkan kabar dari Leo bahwa Ars di larikan ke rumah sakit dia juga langsung meminta supirnya untuk mengantarkannya ke rumah sakit tempat Ars berada.
Dia sudah banyak berharap bahwa dia yang akan menjadi istri yang pertama kali melihat keadaan suaminya namun dia kembali kalah oleh Cristal yang ternyata sudah berada di rumah sakit ini lebih dulu.
" Ars, Sayang...Kamu kenapa ?" Ars sedikit terganggu, Namun Cristal langsung menarik tangan Anna keluar dari ruangan Ars.
" Apa-apaan ini ? Aku juga ingin melihat keadaan suami ku !"
" Apa yang kau lakukan ?" Tanya Anna merasa tidak terima karena Cristal telah berani menariknya keluar dari ruangan Ars.
" Sudah berapa kali aku katakan pada mu bahwa jaga sikap mu di luar lingkungan hidup mu. Jangan pernah berani mengatakan bahwa Ara adalah suami mu. "
" Istri simpanan lebih tepatnya ! Sampai kapan pun kau tidak akan bisa tampil di depan publik sebagai istri Arsya Antonie Gilbert. Bahkan aku bisa menjamin bahwa anak yang ada di kandungan mu kelak juga akan menjadi anak ku di mata dunia. Pernah melihat film sang pewaris ? Maka seperti itu lah nasib mu dan anak mu kelak. " Anna semakin meradang karena apa yang di katakan Cristal membuatnya emosi.
Plak !
Cristal hanya diam saja saat Anna menampar wajahnya.
Dia tidak mengatakan apa pun selain menahan rasa sakitnya.
Namun, Tanpa di duga Anna, Cristal juga langsung membalas apa yang Anna lakukan tadi padanya.
Plak !
" Aku akan membalas setiap apa yang kamu lakukan pada ku. Apa yang kau lakukan di rumah mu sampai suami ku harus terbaring di rumah sakit seperti ini ?"
__ADS_1
" Bukan kah sudah aku katakan pada mu bahwa perhatikan makanan suami ku ? Kau seharusnya tau tentang penyakit pria yang kau sebut suami mu itu. Dia tidak bisa terlambat makan apalagi sampai tidak makan. Lambungnya bermasalah dan kini ususnya juga bermasalah dan tanpa rasa bersalah kau bertanya kenapa bisa seperti itu ? Di mana otak mu hah ?" Cristal mendorong kening Anna dengan kasar karena dia sangat kesal pada wanita yang mengaku mencintai suaminya tapi tidak mengerti dengan apa yang menjadi penyakit suaminya.
" Kenapa kau mendorong kening ku ? Kau itu sudah keterlaluan ! Walau aku hanya istri ke-dua tapi tidak sepantasnya aku mendapatkan perlakuan kasar seperti ini. " Anna merasa harga dirinya di injak-injak oleh Cristal yang berbuat sesukanya.
" Agar kau tau di mana posisi mu saat ini. Jika kau masih ingin memiliki waktu bersama Ars, Maka berpikir dengan otak mu ! Jangan hanya berpikir bagaimana caranya merebut perhatian Ars dan menghabiskan uangnya. " Cristal pergi meninggalkan Anna setelah dia berhasil membuat wanita itu bungkam oleh ucapannya.
Dia tidak bermaksud kasar pada Anna, Tapi dia harus melakukan itu semua agar Anna mengerti bagaimana cara mengurus Ars.
Karena Cristal sudah mendapatkan kabar, Bahwa kemungkinan besar anak yang di kandung Anna adalah anak Ars juga yang itu artinya Cristal akan selalu hidup berdampingan dengan Anna.
" Aku ingin menjenguk Ars juga ! Aku ingin mengetahui keadaannya. " Ucap Anna lagi menghentikan langkah Cristal yang terpaksa harus berhenti karena ucapan madunya.
" Kau harus bersabar sampai waktu ku bersama suami ku selesai karena saat ini adalah waktunya Ars bersama ku. Jadi jangan mengangguk waktu ku bersama Ars sebagaimana aku yang tidak menganggu waktu mu bersama Ars. " Cristal meninggalkan Anna begitu saja di luar ruangan Ars.
Bahkan dia juga mengunci pintu ruangan tempat suaminya di rawat.
" Cristal..." Merasa namnya di panggil Cristal pun langsung menghampiri suaminya yang ternyata masih tidur.
Tapi saat dia menyentuh kening Ars dan ternyata panas.
Ars demam dan mengingat memanggil namanya.
Dengan segera Cristal menyuntikan obat penurun panas ke infus suaminya.
Dia juga membuka baju kemeja suaminya dan menggantinya dengan piyama rumah sakit.
" Cristal..." Suara Ars kembali terdengar dengan lirih yang membuat Cristal merasa kasihan dengan suaminya.
Dia tidur sambil mengigau dengan menyebut namanya.
" Ini aku...Ini aku Sayang..."
" Cristal..." Panggilnya lagi.
__ADS_1
Akhirnya Cristal memilik untuk naik ke tempat tidur dan memeluk tubuh suaminya yang juga terus saja memanggil namanya.
...💐💐💐...