Romansa Kala Senja

Romansa Kala Senja
Hadiah dari Ryota


__ADS_3

Hari demi hari berlalu dengan sangat cepat. Tak terasa sudah enam bulan Senja berada di perusahaan Akira Indonesia. Dan hari ini adalah hari penentuan bagi Senja. Apakah dia akan tetap berada di perusahaan ini dan naik level menjadi karyawan tetap atau harus rela berakhir masa kerjanya.


Walaupun Senja sebagai manajer namun status Senja masihlah karyawan kontrak. Masa kontraknya adalah enam bulan. Dan selama enam bulan tersebut Senja juga diberikan project khusus. Project yang diusulkan oleh Senja adalah pembangunan pabrik baru di Jawa Timur. Namun ternyata project tersebut tak semudah yang dia bayangkan. Banyak riset yang dilakukan dan endingnya izin dari pemegang saham pun harus didapatkan. Sudah beberapa kali Ryota meeting untuk project Senja ini kepada dewan komisaris, dan beberapa kali pula komisaris masih belum setuju dan meminta revisi.


Sudah dua minggu Ryota dan Raka ke Jepang. Biasanya meeting dilakukan secara virtual, kali ini dia langsung terbang ke Jepang, sekaligus ingin pulang ke negara asalnya. Senja makin dag dig dug karena di hari penentuannya, Ryota juga tiba kembali di Indonesia membawa keputusan hasil meeting atas projectnya di sana.


Bagaimana hubungan Senja dan Ryota? hmmm masih biasa saja karena keduanya tengah disibukkan dengan banyaknya pekerjaan dan meeting terlebih untuk project Senja ini. Irwan? hmm jangan ditanya dia makin gencar mendekati Senja, dan lembur adalah alasan Senja untuk menghindar.


"Haduh dag dig dug yaa," ucap Alya tengah duduk berdua di ruang meeting HRD menunggu kedatangan HRD yang akan memberikan pengumuman status terbaru mereka.


"Semoga kita berdua diangkat semua ya Al," doa Senja agar dia dan Alya sama-sama diangkat.

__ADS_1


"Aamiin," sahut Alya.


Tak berapa lama, manajer HRD datang kemudian memberikan pengumuman bahwa Senja dan Alya diangkat menjadi karyawan tetap. Kinerja baik mereka selama enam bulan mengantarkan mereka menjadi karyawan tetap. Tentu mereka berdua sangat bersyukur, karena ini artinya mereka tak perlu pusing mencari pekerjaan lagi.


"Selamat untuk kalian ya, untuk Alya nanti akan pindah ke Financial Planning Division, kamu menjadi sekretaris Pak Radit, menggantikan sekretaris beliau yang resign, dan untuk Senja saat ini ditunggu di ruang meeting Sachou bersama Pak Radit disana," ucap Awan manajer HRD mengakhiri pengumuman siang itu.


"Baik, terima kasih pak," ucap Senja dan Alya, keduanya pun undur diri, Alya bersiap untuk pindah ruangan dan Senja segera menuju ruang meeting sachou.


Tok tok tok.. "Permisi Pak," ucap Senja saat sudah tiba di ruang meeting sachou. "Silakan masuk mba Senja" ucap Raka.


"Dewan komisaris setuju untuk melanjutkan project ini, pemaparan yang sudah diberikan Bu Senja sangat detail dan lengkap sehingga itu menjadi salah satu pertimbangannya," Radit dan Senja bernafas lega dan bangga karena terselip pujian dari dewan komisaris.

__ADS_1


"Saya harap Pak Radit bisa memimpin project ini dibantu oleh Bu Senja sebagai wakilnya. Segera siapkan tim-tim yang terkait dan proposal tender untuk perusahaan konstruksi yang akan membangun pabrik kita nantinya," Lanjut Ryota.


"Baik sachou, akan kami siapkan sebaik mungkin," ucap Radit, kemudian meeting diakhiri mereka segera meninggalkan ruang meeting itu.


"Bu Senja sebentar," Ryota meminta Senja untuk tetap duduk di ruang meeting. Senja berbalik dan duduk di sebelah Ryota. Sedangkan Raka dan Radit kembali ke ruang kerjanya.


"Sebelumnya selamat ya untuk pengangkatannya, ini saya ada hadiah kecil buat kamu," Ryota mengeluarkan paperbag yang berisi action figur tokoh animasi favorit Senja yaitu detective conan.


"Terima kasih sachou, eh Ryota maksudnya," Jika hanya berdua Ryota memang tak mengizinkan Senja memanggilnya formal. Senja membuka hadiah dengan mata berbinar karena action figure dengan model yang diberikan Ryota belum dia punya dan terlebih dibawa langsung dari Jepang, tentunya harganya lebih mahal dari yang biasa dia beli secara online.


"Sama-sama, semoga jadi semangat untuk menjalankan projectnya yaa dan ini buat temen-teman di ruanganmu," Ryota memberikan satu paper bag lagi berisi snack ringan agar bisa dibagi dengan yang lain. Ryota sengaja memberikan snack tersebut agar tidak ada yang curiga tentang sikapnya terhadap Senja.

__ADS_1


"Terima kasih lagi, saya permisi,"


Ryota tersenyum karena Senja menerima hadiahnya dengan senang. Ryota tentu tahu kesukaan Senja, siapa lagi kalau bukan dari Raka, dan Raka tahu dari Dila. Sungguh pasangan makcomblang yang kompak.


__ADS_2