Romansa Kala Senja

Romansa Kala Senja
Ketahuan Duo Al


__ADS_3

Dan akhirnya kedua bibir berhasil menempel sempurna, hanya menempel tanpa aksi lanjutan, hanya menempel tanpa *******. Senja mengerjapkan kedua matanya merasa terkejut dengan apa yang baru saja dialaminya. Ryota telah berhasil mencurinya.


Setelah adegan berlangsung beberapa detik, keduanya membalikkan muka kembali fokus ke layar. Adegan film yang mulai mencapai klimaks pun tak lagi keduanya dihiraukan. Senja memegang bibirnya. Matanya memang menatap layar bioskop namun isi kepalanya tengah sibuk berkelana dengan adegan film yang pindah ke dunia nyata barusan.


Ryota kembali menoleh. Dia mendapati Senjanya tengah terdiam. Tangannya masih berada di bibir. Sungguh, dia merasa bersalah. Seharusnya di hari terakhir sebelum dia pergi selama dua minggu nanti, hanya menyisakan hal menyenangkan buat snag kekasih, bukan malah seperti ini.


"Maaf," ucap Ryota pelan namun Senja masih bisa mendengarnya. Ryota mengatupkan kedua tangannya dan menunduk sedih. Dia ingin berminta maaf dengan sungguh-sungguh.


Senja menoleh dan memegang tangan Ryota. Diangkatnya dagu pacar tersayangnya. "Maaf," sekali lagi Ryota mengiba. Senja membalasnya dengan senyuman dan gelengan kepala.


"It's okay," gerak bibirnya tanpa mengeluarkan suara. Dia kembali mengenggam tangan Ryota dan mencoba fokus kembali dengan layar yang tinggal beberapa saat menuju akhir.


Lampu bioskop dinyalakan tanda film telah usai. Senja dan Ryota masih terpaut dalam genggaman. Mereka belum bisa keluar karena masih menunggu antrian. Saat sudah di pintu keluar seseorang menepuk pundak Senja.


"Mbak Ja," pekik Dila.


"Hai, wah janjian ya kalian?" tanya Senja kepada pasangan Dila Raka dan Rinta Radit yang tak sengaja berjumpa.


"Enggak Ja, ga sengaja ketemu di sini aja, ada duo Al juga," ucap Rinta. Duo Al yang dimaksud di sini adalah pasangan Alya Aldi.


"Wih serunya," ucap Senja.


Pasangan duo Al tiba dari toilet dan heboh saat melihat Senja.

__ADS_1


"Hai Senja... wahh nonton juga kamu," pekik Alya.


"Ya dong gamau kalah sama kalian bertiga hehe," jawab Senja.


"Karaokean rame-rame yuk, sekalian gua ada berita heboh," ajak Alya. Dia ingin menyampaikan hal tak terduga yang tadi dilihatnya di dalam bioskop.


"Yuk," jawab lainnya kompak.


Ketiga pasangan lainnya berjalan dengan mesra. Dila dan Raka saling memeluk pinggang. Kemudian Alya dan Aldi serta Rinta dan Radit hanya bergandengan tangan. Senja dan Ryota? tentu hanya berjalan sendiri-sendiri karena malu bersikap mesra di hadapan teman-temannya terlebih setelah aksi yang membuat canggung selama di dalam bioskop tadi.


Mereka tiba di tempat karaoke keluarga. Ke delapan orang ini masuk dan tak lupa memesan minuman.


"Mbak Al, ada berita heboh apa sih?" tanya Dila mengingatkan Alya. Alya saat ini berkutat dengan remote untuk memilih lagu yang akan dinyanyikannya.


"Iya jadi apa?" Rinta sudah tak sabaran.


"Pas di bioskop tadi ada yang melakukan hal tak senonoh," ucap Alya penuh keyakinan. Aldi hanya bisa menahan senyum mengingat kejadian tadi.


"Gak senonohnya kayak gimana?" Radit ikut membuka suara.


"Ciuman haha," tawa Alya.


"Kan emang kita tadi nonton film yang banyak adegan ciumannya," heran Raka.

__ADS_1


"Hiss bukan itu," bela Aldi.


"Jadi, tadi pasangan di depanku ciuman dong sambil malu-malu gitu, kan lucu haha," ucap Alya. Senja dan Ryota makin tegang mendengar kalimat Alya barusan.


"Wow, makin berani ya orang-orang," ucap Dila kemudian menggeleng-gelengkan kepala.


"Ja, lu diem aja, laper?" Rinta menoleh ke arah Senja yang hanya diam tanpa berkomentar. Senja hanya membalas dengan gelengan kepala karena sibuk menyesap lemon tea.


"Kamu duduk di sebelah mana?" Ryota mencoba menghilangkan ketegangan dengan pura-pura bertanya ke Alya. Dia berharap bukan aksinya tadi yang dipergoki oleh bawahannya.


"Kami di barisan D, pojok deket tembok," jawab Alya sambil menahan senyum.


Uhuk.. Uhuk.. Senja dan Ryota tersedak berjamaah. Dirinya baru sadar jika tempat Alya tersebut berarti di atas tepat barisan duduknya. Hal ini artinya Alya dan Aldi memergoki aksi tanpa malunya tadi bersama Senja.


"Tapi gak lama kok ciumannya, mungkin baru pertama untuk keduanya," goda Alya melihat pipi Senja mulai memerah.


"Keren pertamanya sudah di dalam bioskop," goda Dila.


Ahh malu sekali rasanya. Senja dan Ryota berharap seharusnya tak bertemu mereka, atau setidaknya bisa menghilang saat ini juga.


\=\=\=\=\=\=


Hai-hai terima kasih untuk dukungan kalian melalui like, comment, vote dan rate bintang 5 🥰🤗🙏.

__ADS_1


__ADS_2