
Vero___
Kalian tentu tahu siapa cowok yang bernama Vero ini,dia adalah kekasih dari mendiang Lala.
Mari kita bahas tentang kisah keduanya secara singkat,Vero dan Lala bertemu dan mulai kenal sejak hari pertama mereka menjadi murid baru diSMA ERLANGGA.
Kala itu keduanya berada dikelopok peserta MPLS yang sama,bukan hanya Vero dan Lala saja namun juga dikelopok itu pula mereka berkenalan dengan teman teman mereka yang lain.
Lala yang saat itu berkenalan dan berteman dengan ketiga sahabatnya yaitu Agnes,Desy,dan Rora.Sedangkan Vero juga mulai berteman dengan Alan dan Jaka.
Entah kebetulan atau emang sudah takdir,Alan ternyata merupakan sepupu dari Lala.Dan dari hubungan persepupuan inilah yang membuat Circlenya Lala dan Vero menjadi dekat dan akhirnya berteman,dan sering berkumpul disana disekolah maupun diluar sekolah.Selesai MPLS-pun mereka semua ternyata juga ditempatkan dikelas yang sama,tentu ini semakin membuat intensitas pertemuan kedua Circle itu menjadi rutin.
Vero yang sejak pertama kali mengenal Lala,memang sudah merasakan ketertarikan pada gadis itu.Aura cerah yang terpancar dari gadis itu sangat mempesona,belum lagi Lala yang ternyata memiliki sifat yang ramah,baik,dan tidak pernah membeda bedakan orang lain membuat Vero semakin tertarik.Setiap kali melihat Lala dari jarak jauh ataupun dekat apalagi saat gadis itu tersenyum manis,jantung Vero terasa berdetak berkali kali lipat.
Vero yang ingin mendekati Lala-pun awalnya merasa segan kepada Alan kawannya,namun ternyata kawannya itu sangat peka kalau dirinya tertarik dan mungkin menyukai Lala.
Alan tanpa pikir panjang mempersilahkan Vero untuk mencoba mendekati dan mendapatkan hati sepupunya itu dengan catatan Vero tidak akan menyakiti atau bersikap kurang ajar pada Lala,bahkan Alan menawarkan bantuan pada Vero.
__ADS_1
Dan akhirnya setelah hampir setahun Vero berusaha dan saat awal awal mereka resmi menginjak bangku kelas 11 SMA,Vero akhirnya memberanikan diri mengungkapkan perasaannya kepada Lala sekaligus mengajak gadis itu untuk berpacaran alias menjadi sepasang kekasih.Serta sesuai harapan semua orang,Lala yang ternyata memiliki perasaan yang sama dengan Vero akhirnya menerima cinta cowok itu.Terjalinnya hubungan sepasang kekasih antara kedua insan itu bukan hanya membuat diri mereka dan kawan kawan mereka senang,namun juga banyak murid disekolah mereka yang turut senang karena dua orang yang dinilai sebagai Cople goals oleh warga sekolah itu akhirnya mematuskan berpacaran.
Selain itu bukan hanya para sahabat atau para murid SMA ERLANGGA saja yang tahu akan hubungan kedua remaja itu,namun baik Vero dan Lala juga sepakat untuk memberitahukan hubungan mereka kepada orang tua masing.Dan kedua orang tua mereka tampaknya senang senang saja akan hubungan mereka,baik Vero dan Lala juga bahkan tak jarang diundang untuk hadir jika salah satu keluarga mengadakan sebuah acara.
Meski sudah setahun berlalupun, hubungan Vero dan Lala nampak baik baik saja dan hampir tidak ada perselisihan yang pernah terjadi antara mereka.Bahkan saking harmonisnya hubungan sepsang kekasih itu,kedua keluarga mereka bahkan mulai berencana untuk supaya mereka bertunangan setelah kedua remaja itu resmi lulus SMA nanti dan tentunya baik Vero maupun Lala tidak keberatan untuk itu.
Mungkin hubungan keduanya selalu baik terjadi karena Vero yang selalu siap sedia menjaga Lala baik disekolah maupun diluar sekolah,Lala yang memiliki sifat yang pengertian kepada Vero.
Namun ditengah keadaan yang baik baik saja itu dan terlihat tak ada masalah,kabar mengejutkan Vero dapatkan.Pemuda itu mendapatkan kabar dari Alan yang merupakan kawannya sekaligus sepupu dari sang kekasih,Alan memberikan sebuah kabar yang membuat Vero hancur berantakan.
Dalam keadaan hancur dan berantakan,
Vero segera bergegas menuju kerumah sakit yang sudah diinformasikan oleh Alan sebelumnya,Alan mengatakan padanya melalui sambungan telepon kalau sang kekasih masih bernyawa saat ditemukan oleh tante Linda yang datang kekamar itu berniat mengajak sang putri untuk makan malam bersama.Namun kondisi Lala dinyatakan kritis oleh dokter yang menangani setelah melakukan penanganan,Vero hanya bisa berharap kalau kekasihnya itu dapat bertahan.
Namun nahas,semua harapan dari orang orang tersayang dan usaha dokter tak membuat Lala membaik malah paling buruknya yaitu gadis itu dinyatakan telah pergi untuk selama lamanya pada Sore hari itu.Sore yang sama dimana untuk pertama kalinya Vero bertemu dengan seseorang yang sangat mirip dengan kekasihnya,wajah yang bisa diumpamakan pinang dibelah dua.
Pada saat itu pula-lah untuk pertama kalinya Vero tahu kalau kekasihnya itu memiliki seorang kembaran,tidak ada yang pernah memberitahunya baik Lala sendiri,Alan,bahkan kedua orang tua kekasihnya.
__ADS_1
Kini Vero sedang duduk dibangkunya sendiri,cowok itu menatap jauh keluar jendela kelas yang berada tepat disampingnya.
Lily
Sejak beberapa hari belakangan ini entah kenapa selalu membuat atensi Vero terfokus padanya,bukan cuma atensi saja namun Vero juga tak bisa berhenti memikirkan kembaran dari mendiang kekasihnya itu dibenaknya.
Vero tak tahu apakah itu karena Lily memiliki kemiripan wajah yang sangat mirip dengan wajah mendiang kekasihnya atau karena hal lain, cowok itu juga bungung.
Bukan hanya itu saja tapi Vero juga entah kenapa merasa tidak suka saat Lily dekat dengan orang lain khususnya cowok,terutama jika cowok itu adalah Alex.Ah laki laki yang menjadi berandalan sekolah itu terlihat sangat dekat dengan Lily, yang membuat emosi Vero terasa naik saat itu juga.Ia juga tak suka saat Lily terlihat bergaul akrab dengan para penghuni Ruang 11 itu,Vero tak mau kalau gadis itu sampai ikut terbawa arus oleh sifat buruk kumpula berandal itu.
Vero menggelengkan kepalanya pelan saat sadar kalau dirinya sudah terlalu banyak memikirkan tentang Lily,ia harus sadar kalau pacarnya adalah Lala dan ia akan terus mencintai gadis itu.Vero sudah berjanji pada dirinya sendiri kalau ka tidak akan melupakan ataupun mengkhianati sang kekasih,meski Lala sendiri sudah pergi untuk selama lamanya dari dunia ini.
"Lo gak papa Ver?"
Jaka,kawan sekaligus teman sebangku Vero menanyakan keadaan Vero.Sejak tadi Jaka sudah memperhatikan kalau kawannnya itu lama melamun menatap kearah luar jendela, padahal didepan sedang ada guru yang menerangkan.Jaka juga melihat saat Vero menggelengkan kepala sendiri entah karena apa,oleh karena itulah cowok itu bertanya karena takut kawannya itu kenapa napa.
"Gue gak kenapa napa kok Jak,tenang aja"saut Vero,cowok itu terlihat memperbaiki posisi duduk kemudian mulai memperhatikan kedepan.Sedangkan Jaka hanya bisa diam saja mendengar re
__ADS_1