
"Hai Guys,ada yang mau snack?!"seru Lily sesaat setelah memasuki kelasnya bersama dengan Alex satu langkah dibelakangnya.
Tak butuh waktu lama bagi Lily untuk dikerubungi oleh teman teman sekelasnya,lebih tepatnya sih mengerubuni snack yang dirinya bawa.
Tak sampai hitungan menit,kantung plastik tempat semua snack yang dirinya tadi sudah tak ada ditangannya lagi dan hanya perlu beberapa detik untuk kantong plastik itu kosong.Dalam hati Lily bersyukur susu kotaknya sudah terlebih dahulu dia asingkan kedalam tasnya,kalau enggak bisa bahaya.
"Snack yang lo bawa kayaknya kurang banyak deh Zi"ujar Abi yang tengah memunguti kantong plastik yang tergeletak dilantai kelas.
"Bukan kayaknya sih keliatannya"saut Lily,setelah itu gadis itu dengan santai berjalan kearah mejanya yang berada dibagian paling pojok belakang kelas.Alex?jangan tanya, cowok itu juga sudah duduk tenang ditempat duduknya sejak tadi.
"WOI SAMPAH LO PADA JANGAN ADA YANG BERESERAKAN,AWAS AJA KALAU ADA GUE LIAT"baiklah pemilik suara menggelegar itu adalah Iren, nampaknya ketua kelas ruang 11 itu sedang dalam mode emak emaknya.
"Kalau Sampai Ada,Gimana Mak?"tanya Erlan sambil berseru.
"Gue Buang Lo Semua ke TPA bareng sampah yang lo serakin!"saut Iren judes,dan seperti biasa ancaman dari ketua kelas ruang 11 yang satu ini selalu berhasil bikin semua penghuni kelas merinding.
Lily mengamati keributan pagi dikelasnya itu dengan tenang sambil menyeruput susu kotak rasa coklat miliknya,ini adalah hiburan pagi yang selalu berhasil membuat mood gadis itu naik.
Skip_
Istirahat___
Hari ini entah sedang sehati atau hanya kebetulan,tidak ada satupun para ciwi ciwi ruang 11 yang pergi kekantin saat jam istirahat tiba.
Mereka lebih memilih ngadem didalam kelas dengan duduk lesehan dilantai marmer yang sudah disapu terlebih dahulu untuk menghilangkan debu debunya,supaya tidak mengotori seragam yang mereka kenakan.
Ketujuh gadis cantik itu duduk melingkar dengan urutan duduk:
Iren-Lily-Axa-Jessi-Nesa-Biya-Naira
__ADS_1
"Gosip atau info terhot hati iniĀ dong Bi"pinta Axa kepada Naira sikoran sekolah.
"Nah bener tuh Bi,ada gak?"itu adalah Iren,kalau masalah gosip murid paling waras dikelas inipun pasti gak mau ketinggalan.
"Gosip baru ya,hmm apa ya?"gumam Biya mulai mengingat dan berfikir.
"Yang itu aja Bi,adkel kena labrak kemarin itu loh"Naira patnernya Biya mengingatkan gadis itu.
"Ah iya kalian tau gak sih...?"Biya mengingat apa yang dimaksud patnernya.
"Apa apa?cepet kasih tau dong"pinta Nesa tak sabaran dengan calon bahan gosipan mereka ini.
"Ituloh kemarin kan pas udah jam pulang sekolah,ada geng adkel kelas 10 yang dilabrak sama salah satu geng cewek adkel kita kelas sebelas loh"
Biya mulai.
"Gara gara apa itu sampai adkel yang kelas sepuluh dilabrak?"tanya Iren
lanjut Biya.
"Wih kurang kerjaan banget ya anak kelas sebelas itu ngelabrak orang,
padahalkan bisa aja cowoknya yang keganjenan"komen Axa.
"Bisa jadi,emang seganteng apa sih itu cowok yang diributin?"tanya Nesa.
"Gak ada cakepnya menurut gue pas udah gue liat orangnya"jawab Naira patner Biya sekaligus intel kelas.
"Diantara anggota cowok kelas kita, tampang tuh cowok masuk level yang mana?"tanya Jessi mulai ikut masuk dalam kegiatan gosip itu,meski salah satu telinganya terpasang satu AirPods yang tengah memutar salah satu lagu grub Kpop kesukaannya.
__ADS_1
"Jauh banget dibawah level kecakepan anggota cowok dikelas kita"jawab Nesa.
"Wah berarti tampang tuh cowok segak meyakinkan itu dong,padahal anggota cowok dikelas kita aja mukanya pada pas pas-an semua"ujar Iren yang langsung diangguki setuju oleh keenam cewek yang lainnya.
Walaupun sebenarnya itu hanya anggapan mereka saja kalau para cowok dikelas mereka itu pada punya tampang pas pas-an,padahal mah enggak sekali.Ruang 11 selain dikenal sebagai kelas buangan atau tempatnya para murid bandel berkumpul,disisi lain kelas ini juga dikenal dengan gudangnya para visual angkatan bahkan sekolah.Bukan cuma para cowok cowoknya aja tapi anggota ceweknya juga gitu,meski berat tapi anak anak kelas lain juga mengakui itu kok.Kumpulan iblis bertampang malaikat nah ini nih julukan lain buat dari warga sekolah buat penghuni kelas ini.Ya cuman mungkin karena ketujuh cewek cewek ini terutama enam diantara mereka udah biasa liat tampang anggota kelas mereka hari hari dan juga udah liat segala tingkah para cowok cowok ini,
jadikah menurut para cecan cecan cantik ini para cogan cogan dikelas mereka itu tampangnya biasa aja dimata mereka.
Oke lanjut...
"Emang beneran itu yang anak kelas sepuluh ganjen ke pacar cewek yang kelas sebelas?"tanya Lily ingin tahu,membuat yang lain juga ikut ingin tahu dan langsung menatap Biya dan Nesa bergantian untuk meminta jawaban.
"Kayaknya enggak deh,soalnya menurut info yang gue dapet sih katanya si anak kelas sepuluh itu udah punya pacar juga mana satu kelas lagi mereka"jawab Nesa.
"Bener tuh yang dibilang siNesa,
selain itu yang cowok ini nih juga ternyata udah dikenal suka ganjen deketin cewek cewek apalagi adik kelas"ujar Biya menambah info dari Nesa.
"Jadi bisa dibilang cowoknya yang keganjenan,ceweknya yang kagak mau cari tahu dulu dan keburu suuzon sama cewek lain"sambung Biya.
"Eh tapi Bi,Na.Itu kejadiannya kapan deh,perasaan kemarin gue pulang aman aman aja tuh?"tanya Naira kepada Biya dan Nesa.
"Kejadiannya itu pas sekolah udah sepi,sekitaran sejam atau dua jam setelah sekolah bubar deh kalau gak salah"jawab Biya.
"Ooh pantes gue gak liat,orang kemarin gue langsung pulang pas bel"ujar Naira setelahnya.
"Gue juga kemarin pulang cepet juga,aih gak asik banget.Coba aja gue ada disana pas kejadian,pasti asik tuh liat adegan jambak jambakan rambut tepat didepan mata"ujar Axa dengan nada kecewa.
"Gue juga mau lihat drama melabrak direal life"ujar Jessi yang duduk disebelah Axa,raut wajahnya juga nampak kecewa.Padahal seru tuh menurut Jessi kalau bisa lihat, hitung hitung visualisasi adegan yang sering dia tonton didrakor.
__ADS_1
Baiklah kegiatan pergibahan ciwi ciwi ini tak sampai disitu saja,baik Biya maupun Nesa langsung mengeluarkan topik gibah baru lagi yang tentunya adalah gosip terbaru.Kegiatan itu baru berhenti setelah jam istirahat berakhir serta guru mata pelajaran selanjutnya datang,
jangan ditiru ya kawan kawan yang masuh sekolah.