Saat Sang Malam Dituntut Menjadi Siang

Saat Sang Malam Dituntut Menjadi Siang
Bab 35


__ADS_3

Lily langsung menerima kantong itu dan membukanya,gadis itu bisa langsung menemukan ada total 6 susu kotak yang terdiri dari 3 susu rasa  strowbery,2 rasa pisang,dan yang terakhir adalah 1 rasa coklat didalam kantong itu.Dan tentunya Lily langsung mengambil tiga diantaranya dan langsung menyerahkan kantong yang berisi tiga susu kotak sisanya kepada Agnes kembali.


Agnes menerima kantong yang tadi diserahkan kepada Lily kembali,pacar Anan itu melihat tersisa tiga susu kotak susu lagi disana dan semuanya adalah susu kotak varian rasa strowbery.


"Lo gak suka yang varian strowbery Ly?"tanya Agnes,Lily mengangguk mengiyikan.


"Lily gak suka banget alias bisa dibilang benci sama segala hal yang berhubungan dengan strobery ay"ujar Anan yang tengah menyetir kepada pacarnya.


"Gitu ya,yaudah lain kali kalau gue mau ngasih Lily susu kotak lagi, nanti gak ada yang varian rasa strowbery lagi deh"ujar Agnes.


"Terima kasih atas pengertiannya" ucap Lily.


Agnes sekarang tau salah satu perbedaan dari mendiang sahabatnya dahulu dengan Lily,Lala dahulu sangat suka dengan strowbery dan apapun yang berkaitan dengan buah itu.Sedangkan Lily ternyata malah sebaliknya,fisik sikembar itu memang bak pinang dibelah dua namun diluar itu ternyata banyak perbedaan antara keduanya.Agnespun mencatat baik baik dalam benaknya kalau untuk kedepannya ia tak boleh menyamaratakan cara dirinya melihat Lala dan Lily.


Dua puluh menit dalam perjalanan, akhirnya ketiga remaja SMA itu sampai disekolah mereka.Setelah mobil berhenti dan terparkir rapi sejajar dengan kendaraan murid lainnya diparkiran,Anan dan Agnes serta Lily-pun keluar dari dalam mobil milik Anan.


Ketiganya berjalan beriringan memasuki area gedung sekolah,mereka dijadikan pusat perhatian selama dilorong sekolah karena berjalan bersama.Posisi mereka yaitu Zia ditengah dengan Anan dan Agnes dikedua sisi sampingnyq,Zia sebenarnya tak suka dengan posisi itu.


"Ini kenapa harus gue yang ditengah lo berdua sih?"protes Lily,entah kepada Anan atau Agnes.


"Udah bagus lo ditengah Ly,lagian kalau lo disamping bisa nanti protes dijadiin nyamuk"ujar Anan menyauti protesan sepupunya itu.


Sedangkan Agnes hanya diam saja menyaksikan kedua orang yang bersepupuan itu,dari pada ikut bicara si Agnes lebih salfok pada tinggi badannya yang sama dengan Lily.


*Tinggi gue sama Lily sama,itu artinya Lily lebih pendek dari Lala*batin Agnes,ia kembali menemukan perbedaan antara Lala dan Lily.


Anan dan Agnes ternyata mengantar Lily sampai didepan kelas gadis itu,


meskipun sebenarnya awalnya Lily protes tapi Anan dan Agnes tetap kekeh untuk mengantar gadis itu sampai depan pintu kelasnya.

__ADS_1


"Dah sampai sono masuk,pulang nanti jangan inget jangan kabur.Lo pulang sama gue dan Agnes nanti"ujar Anan pada Lily.


"Hm"Lily malas menanggapi jadi hanya berdehem saja lalu langsung melangkah kedalam kelasnya,sedangkan Anan dan Agnes berbalik dan pergi kekelas mereka pula.


Skip__


Istirahat telah tiba,Lily berada dikantin bersama dengan keenam ciwi ciwi ruang 11 yang lain.Ketujuhnya duduk disebuah meja yang berada dibagian pojok kantin,sembari mengisi perut mereka sempatkan medengarkan gosipan dari Biya dan Naira.


"Eh tau gak guys,menurut kabar yang gue denger katanya besok Yura udah masuk sekolah lagi loh"ujar Biya memulai sesi pergibahan itu.


"Oh ya,denger dari siapa lo?"tanya Nesa kepada Biya.


"Gue sama Naisa gak sengaja denger anggota gengnya si Yura ngobrol ditoilet pagi tadi,mereka bilang besok kayaknya ketua geng mereka itu udah masuk"jawab Biya.


Lily yang mendengar pembahasan itupun langsung bertanya


"Yura yang lo berdua maksud itu, Yura yang jadi saingan mendiang kembaran gue bukan"tanya Lily kepada teman temannya itu,membuat semuanya  serempak melihat kearah Lily.


"Bukan,gue tau dari cerita Alex"ujar Lily.


Ooh...teman temannya Lily itu beroh ria mendengarnya.


"Tapi gue jadi penasaran gimana reaksinya si Yura ngeliat Lily besok kalau mereka ketemu,kaget atau gimana ya rekasinya?"ujar Axa.


"Kayaknya kaget pasti sih tapi bisa jadi enggak"ujar Iren.


"Kenapa gitu?"tanya Naisa.


"Bisa aja anggota gengnya udah kasih info duluan tentang keberadaan Lily sebagai kembarannya mendiang saingannya disekolah ini"jelas Iren.

__ADS_1


"Kalau lo sendiri gimana Ly,tentang si Yura itu?"tanya Jessi pada Lily yang kebetulan duduk disebelahnya.


"Gak tau sih,liat nanti kalau gue udah ketemu langsung sama dia.Baru deh gue bisa berpendapat"jawab Lily.


"Wah dari jawaban lo itu,kenapa gue malah ngerasa kayaknya lo punya niatan buat ketemu sama Yura Ly"ujar Iren kepada Lily.


"Emang ada"jawab Lily membuat teman temannya menaikkan alis sebelah dan ada juga yang mengkerutkan kening seolah bertanya apa alasan dari gadis itu.


"Gue penasaran aja gimana si Yura itu sebenernya,gue tentu gak mau terpengaruh dari cerita orang orang yang bilang cewek yang namannya Yura itu jahat sama kembaran gue"lanjut Lily langsung menjawab pertanyaan dibenak keenam temannya itu.


"Tapi menurut gue pribadi nih ya Ly,


si Yura itu gak bisa dibilang jahat.


Gue malah seneng liat persaingan antara dia dan mendiang kembaran lo,


kayak fair dan asik aja gitu"ujar Axa mengutarakan pendapatnya tentang Lala dan Yura kepada Lily.


"Buat orang yang suka berantem kayak lo mah pasti asik asik aja Xa"ujar Biya.


"Tapi gue malah sepakat sama Axa, Bi.Yura memang bisa dibilang satu satunya musuh Lala disekolah ini dulu,tapi Yura gue liat gak punya aura jahat"ujar Jessi setuju dengan pendapat Axa.


"Iya juga sih,tingkah si Yura kalau diinget inget gak pernah berlebihan juga sih.Malahan tingkah anak kelas kita kalau bandingin kejahatan kesadisannya juga masih menang anak kelas kita"ujar Iren turut berpendapat.


Lily terdiam berfikir setelah mendengar komentar dan pendapat pendapat dari keenam teman temannya itu,ia menyimpannya dibenaknya sebagai bahan catatan penyelidikannya.


"Satu pertanyaan"ujar Lily.


"Apa?"tanya keenam ciwi ciwi yang lain hampir bersamaan.

__ADS_1


"Cewek yang namanya Yura itu,pernah gak sampai ngelukain kembaran?"tanya Lily,pertanyaan Lily itu langsung dijawab dengan gelengan yang kompak oleh Iren,Biya,Naira,Nesa,Jessi, serta Axa.Oke itu salah satu poinnya batin Lily setelah mendapatkan jawaban akan pertanyaannya,kini gadis itu jadi semakin tak sabar ingin bertemu dengan si Yura itu secara langsung dan melihat bagaimana respon Yura padanya.


__ADS_2