Saat Sang Malam Dituntut Menjadi Siang

Saat Sang Malam Dituntut Menjadi Siang
Bab 98


__ADS_3

Yura berjalan menuju salah satu meja kantin yang telah ditempati oleh beberapa orang sambil membawa nampan kecil berisi makanan yang baru dibeli di stan penjual kantin, dibelakangnya terdapat dua kawannya yaitu Cristy dan Ella yang setia mengikuti setiap langkahnya sambil membawa makanan masing masing pula.


"Hai,kita bertiga boleh gabung gak?"tanya Yura setelah sampai dimeja kantin yang dituju.


"Duduk aja"Iren mewakili penghuni meja itu.


Yura,Cristy,dan Ella langsung mengambil posisi bergabung duduk dimeja itu.


"Tanks"ucap ketiganya.


"No problem"saut Iren.


"Lily kamu kenapa,kok mukanya kayak lagi gak mood gitu?"tanya Yura kepada Lily yang duduk didepan alias diseberangnya.Gadis itu terlihat tak seceria biasanya dan bahkan saat meminum susu kotak kesukaannyapun, Lily masih memasang tampang bad mood.


"Emang lagi bad mood dia tuh dari pagi,baru ditinggal tantenya balik ke Australia"lagi lagi Iren yang berbicara,ya penghuni meja itu awalnya hanya Iren dan Lily saja.


Teman sekelas mereka yang lain memilih untuk duduk dimeja lain didekat situ,alasannya?ya supaya Lily yang lagi bad mood enggak ke ganggu kalau mereka ribut ngebahas hal hal random.


"O..oh,tante kamu udah balik toh ke Australia...,"Yuri nampak berfikir sejenak kemudian"Berarti rencana kita minggu lalu bisa dilaksanain dong ya"lanjutnya bicara.

__ADS_1


Iren terlihat membuka mulut hendak bicara menjawab pertanyaan Yura namun tertahan karena bingung harus menjawab apa,dia gak tau menau soal topik yang lagi Yura bicarain ke Lily.Beruntung Lily yang sejak datang ke kantin selalu mengunci mulut akhirnya bersuara


"Bisa,kapan pastinya?"tanya Lily ke Yura.


"Kapan aja bisa sih,tergantung kamunya mau nanti pulsek atau besok atau mungkin lusa"ujar Yura menjawab pertanyaan Lily.


"Yaudah nanti pulsek aja,gue lagi males pulang cepet kerumah"Lily menetapkan kapan rencananya ia dan Yura pergi.


"Boleh.Berarti pulsek langsung pergi nih enggak pulang dulu?"tanya Yura memastikan sekali lagi dan Lily langsung mengiyakan kalau mereka langsung pergi aja,gak usah pulang dahulu kerumah masing masing.


"Emangnya lo berdua mau kemana?gue sama Cristy gak boleh ikut?"tanya Ella salah satu sahabatnya Yura.


"Adalah suatu tempat.Enggak kali ini cuma gue sama Lily aja yang pergi, besok baru gue ajak lo berdua jalan bareng sama gue"Yura menjawab pertanyaan sahabatnya itu.


Iren menatap Yura,Ella,Cristy secara bergantian lalu berkata


"Gue perhatiin sejak awal Yura kembali sekolah selepas izin dua minggu,lo bertiga kok jarang banget keliatan nongol dikantin.Gak pada jajan apa kalian hari hari?"tanya ketua kelas 12 IPS 6 itu kepada tiga siswi 12 IPS 1 itu.


"Noh si Yura sering males makan dikantin,jadi ya hampir setiap hari kita cuma mampir buat beli makanan aja trus makannya dikelas atau ditempat lain disekolah"jawab Cristy.

__ADS_1


"Gue bukan males ke kantin,cuma males ribut aja sama geng para manusia suci aja"ujar Yura.


"Maksud lo pasti geng onoh yah...,"


Iren menunjuk geng sepupunya Lily yang duduk tak begitu jauh dari meja mereka dengan lirikan mata "Pantes ini kantin akhir akhir ini terasa adem tentram gak ada yang panas bara api lagi"lanjut Iren.


"Lo gak marahkan Ly,kita lagi bahas geng sepupu lo?"tanya Ella.


"Ngapain gue marah,peduli aja enggak"jawab Lily dengan acuh,gadis itu hanya fokus meminum susu kotak kedelapannya hari ini.Ia harus banyak meminum minuman favorit-nya ini untuk memperbaiki moodnya yang masih buruk sejak pagi.


"Lily serem juga ya kalau lagi bad mood gitu"bisik Cristy ke Ella.


"Iya ty,padahal hari biasa selalu keliatan santai dan tipe malaikat kebahagian sekali" balas Ella sambil berbisik juga.


Yura yang melihat kedua kawannya yang tengah bisik bisik sambil sesekali mengintip kearah Lily hanya diam memaklumi saja


"Susu kotak keberapa Ly?"tanyanya kepada Lily.


"Delapan"jawab Lily melirik singkat kearah Yura yang bertanya.

__ADS_1


"Kalau udah yang ke-10,untuk hari ini di stop ya.Perut kamu bisa sakit kebanyakan minum itu"ujar Yura,Lily hanya mengangguk pelan mengiyakan.


"Hm"


__ADS_2