Saat Sang Malam Dituntut Menjadi Siang

Saat Sang Malam Dituntut Menjadi Siang
Bab 36


__ADS_3

"kita ngapain kerumah sakit Nan?"


Agnes bertanya kepada kekasihnya.


Kini dirinya beserta Anan dan Lily tengah berada disalah satu rumah sakit besar dikota,tadinya sang kekasih mengatakan kepadanya kalau dirinya tidak akan langsung diantar pulang.Mereka bertiga akan mampir dulu ketempat lain tapi Agnes tak menyangka bahwa tempat yang dimaksud oleh Anan ternyata adalah rumah sakit.


"Kita nemenin Lily dulu bentar buat beli obat,yuk"Anan menggandeng pergelangan tangan kekasihnya, sedangkan Lily melangkah didepan mereka.


Lily berhenti berjalan lalu menoleh kebelakang dan berkata


"Lo berdua tunggu disini aja,gue bisa sendiri"ujar Lily setelah itu ia langsung berjalan kembali menuju kearah bagian apotik rumah sakit.


Mendengar perkataan sepupunya itu membuat Anan menarik pelan pergelangan kekasihnya yang sejak tadi dia genggam dan membawanya kesalah satu kursi panjang yang tak jauh dari tempat Lily pergi.


"Kita nunggu disini aja"ucap Anan kepada Agnes setelah keduanya duduk dikursi panjang itu.


Agnes memandangi dari jauh sepupu dari kekasihnya yang tengah nampak berbicara kepada petugas apoteker yang berjaga dibagian apotik rumah sakit itu,terlihat apoteker itu menyiapkan sesuatu setelah keduanya selesai bicara.Agnes menoleh kearah Anan yang juga melihat kearah yang sama.


"Nan"panggil Agnes.


"Hm,kenapa?"tanya Anan menoleh kearah Agnes.


"Sepupu kamu memangnya mau beli obat buat apa?dia ada sakit kah?"tanya Agnes kepada pacarnya.


"Kardiomiopati-nya,Lily lagi beli obat untuk itu"jawab Anan.


"Kardiomio_ apa tadi?"Agnes tak bisa menangkap dengan jelas apa yang disebutkan oleh kekasihnya itu.


"Kardiomiopati,lain kali aku jelasin apa itu.Itu sepupu aku kayaknya udah selesai,yuk"ujar Anan beranjak dari tempatnya dan mengajak pacarnya untuk menyusul sang sepupu.


Agnes juga ikut beranjak dari tempatnya mengikuti sang kekasih,


meski sebenarnya dalam hati ia penasaran apa maksud dari yang disebutkan oleh Anan tadi padanya.


Apa itu kardiomiopati?sakit jenis apa itu?dan apakah berbahaya?

__ADS_1


"Udah dapat obatnya?"tanya Anan pada Lily dan dijawab anggukan kecil oleh Lily.


"Kalau gitu ayo aku antar kalian pulang"ujar Anan merangkul kedua gadis itu,satu adalah pacarnya dan yang satu lagi adalah sepupunya.


Anan mengantar mengantar pulang kekasihnya terlebih dahulu aman sampai kerumah,setelah memastikan kekasihnya sampai dengan selamat kini barulah pemuda itu mengantar Lily sepupunya dengan aman sampai kerumah pula.Sebenarnya Anan ingin menginap lagi mengingat paman dan tantenya alias kedua orang tua Lily belum kembali dari luar kota.Namun tak jadi karena Lily menyuruhnya pulang saja karena sepupunya itu mengatakan Anan juga tak begitu berguna disana dan selain itu masih ada bibik pengurus rumah serta pekerja lain disana jadi sang sepupu merasa tidak akan kesepian dirumah.


Untuk kali ini Anan sih nurut nurut saja apa kata sepupunya itu,lagi pula ada benarnya juga yang Lily katakan.


Skip__Keesokannya.


Brum...brum...brum...sebuah mobilĀ  yang sudah cukup lama tak terlihat oleh murid murid SMA ERLANGGA hari ini terlihat lagi memasuki area parkir sekolah itu,kehadiran mobil itu atau mungkin pengemudi mobil itu tentunya langsung menjadi pusat perhatian dari para murid ERLANGGA yang kebetulan berada didalam area atau sekitaran area parkir.


Mobil sport berwarna merah itu melambat dan akhirnya berhenti disalah satu area parkiran mobil yang kosong,tak lama berselang pintu mobil itu terbuka dan keluarlah dari dalam sana seorang gadis cantik bergaya modis dengan seragam sekolah yang ditutupi jaket dan sebuah kaca mata hitam bertengger dihidung mancung pemakainya.


"SMA Erlangga,i'm back"gumam gadis itu pada dirinya sendiri disusul sebuah senyuman yang terukir dibibir.


Tap...tap...tap...gadis itu melenggang melangkah memasuki area gedung sekolah dengan santai,tak sedikitpun peduli pada para rekan rekan satu sekolahnya yang mulai menjadikannya objek perhatian khususnya saat dirinya memasuki area koridor sekolah.


*Dasar murid Erlangga yang tak punya kerjaan*batin gadis itu mencibir para makhluk yang menurutnya sangat kurang kerjaan.


12 IPS 1


Sudah dua minggu dirinya tidak menginjakkan kaki dikelas itu,ia kembali mengangkat kakinya dan akhirnya ia masuk kedalam kelasnya kembali.


"YURA!"


oh tidak,panggilan dari dua orang beraroma kerusuhan itu kembali terdengar ditelinganya setelah dua minggu.Tidak!kalian tidak salah salah baca,gadis itu adalah Yura Aditama.Kalian pasti sudah penasaran dengan sosok ini bukan?


"Ella.Cristy.jangan teriak kenapa sih"ujar Yura kepada kedua sahabatnya yang kini memeluk dirinya erat.Pasti keduanya merindukannya, Yura tahu akan hal itu.Tapi tunggu! Ini terlalu erat membuatnya sulit bernafas,Yura segera berontak melepaskan dirinya dari pelukan itu sebelum dirinya mati kehabisan nafas.


"Kenapa dilepasin sih Ra?masih kangen kita lo"ujar sahabat Raya yang pertama,Cristy.


"Tau tuh,kayaknya cuma kita aja deh ty yang kangen sama Yura.Yura-nya enggak"itu adalah Ella.


"Gue juga kangen sama lo berdua.

__ADS_1


Tapi masalahnya lo berdua meluk gue kekencengan.Sesek gak bisa nafas gue"ujar Yura kepada Cristy dan Ella.


Setelah mengatakan hal itu Yura melangkah menuju meja dan bangkunya yang sudah cukup lama tak dia huni,


sedangkan Cristy dan Ella tentu mengekor dibelakang.


"Kangen banget gue sama nih meja,selama gue pergi gak ada yang gunainkan?"tanya Yura.


"Tenang beb gak ada kok"jawab Ella.


"Oke baguslah"gumam Yura


"Btw lo berdua pasti punya kabar bagus apa buat gue tentang sekolah inikan?"tanya Yura kepada dua sahabatnya.


"Gue sama Cristy sih gak tau ini lo anggap kabar bagus apa kabar buruk Ra,Kembaran dari mendiang rival lo baru aja pindah ke ERLANGGA"ujar Ella langsung memberitahu sebuah kabar yang cukup menggemparkan sekolah mereka akhir akhir ini.


"Jadi gimana Ra,lo anggap itu kabar baik atau kabar buruk?"tanya Cristy.


Yura tak langsung memberi respon atas kabar dari Ella atau menjawab pertanyaannya Cristy.Ia malah tersenyum penuh arti dan berkata


"Thanks infonya La.And Of course this is good news in my way Cristy"


ujar Yura.


"Jadi masuk kekelas mana gadis itu,


kelas mendiang kembarannya dulu or kelas lain mungkin?"tanya Yura sambil melihat kepada kedua temannya bergantian.


"Lily masuk menjadi anggota Ruang 11 alias 12 IPS 5.Ra"saut Cristy.


"Benarkah?sedikit mengejutkan.Gue jadi makin gak sabar ingin bertemu dengannya"ujar Yura.


"Lo pengen nemuin dia?"tanya Ella.


"Yap,atau mungkin malahan Lily yang akan nemuin gue terlebih dahulu"ujar Yura tersenyum penuh arti,membuat Cristy dan Ella saling melihat satu sama lain karena penasaran akan arti senyuman sahabat mereka yang satu itu.

__ADS_1


__ADS_2