
Lily berjalan memasuki ruang kelasnya,hari ini perjalanannya menuju kelas bisa dibilang mulus tanpa ada pengganggu.
"Pagi Ren,datang pertama lagi lo?"
tanya Lily kepada Iren yang terlihat tengah melakukan kegiatan rutin dipagi hari yaitu menghapus papan tulis dan merapikan meja guru, padahal bukan dia yang piket.
"Pagi juga Ly.Dan ya begitulah, seperti yang bisa lo liat"saut Iren.
Setelah menyapa Iren,Lily pergi menuju mejanya.Seperti biasa meja gadis itu selalu saja ada isinya, apalagi kalau bukan kotak kotak susu
kemasan yang masih tersegel rapi tentunya.Lily segera menyimpan tasnya dan langsung mengangkat hampir semua susu kotak itu lalu membawanya menuju ke lemari dibelakang kelas,ia menyimpannya dengan rapi disana bersama susu kotak lainnya yang terlebih dahulu ada disana.Hah...Lily menghela nafas memandangi isi lemari didepannya ini,kenapa jumlah susu kotak yang dirinya terima tidak habis habis juga malah bertambah setiap hari.
Ia memang bisa dibilang maniak susu kotak tapi kalau jumlahnya sebanyak ini?pusing dia mau ngabisinnya gimana padahal temen sekelasnya udah ikut bantuin minum juga.
"Udah bisa bikin warung susu kotak lo ini mah Ly"ujar Iren yang entah sejak kapan sudah berdiri disebelah Lily,ketua kelas 12 IPS 6 ini nampak ikut memandangi isi lemari didepan.
"Pusing gue gak habis habis ini susu kotak Ren,padahal lo sama anak anak yang lain udah bantuin minum tapi tetep aja sisa banyak"ujar Lily kepada Iren.
"Gue sama anak anak yang lainkan emang hampir gak ada yang terlalu doyan minum susu kotak macem lo,mentok mentok yang paling banyak bantuin lo cuma sifangirl kelas alias si Jessi,gak heran sih gue jadi numpuk gini.Yang ngasih lo susu kotak ini kayaknya kayaknya bukan cuma Vero,Agnes,Alex,sama Yura aja deh tapi banyak anak kelas lain yang mulai ikutin kebiasaan mereka berempat"ujar Iren.
"Udah gue tebak sih,soalnya jumlah yang ada dimeja gue tiap pagi lebih sering nambah soalnya"ujar Lily.
"Oh iya btw tadi Yura dateng kesini buat nyariin lo,dia kira lo udah dateng tadi"ujar Iren memberitahu sebuah informasi kepada Lily.
"Dia ada nitip pesan?"tanya Lily ke Iren.
"Ada.Dia minta lo nyamperin dia keperpus kalau lo udah dateng katanya"ujar Iren menjawab pertanyaan Lily.
"Huf perpus ya,oke deh tanks udah nyampein ke gue"ujar Lily yang langsung bergerak menutup pintu lemari lalu berbalik arah dan melangkah kedepan.
"Mau nyusulin dia lo?"tanya Iren yang melihat pergerakan Lily.
"Iya.Btw lo mau ikut gak,dari pada sendirian dikelas?"Lily menawarkan Iren untuk ikut dengannya keperpustakaan guna menemui Yura.
"Gak deh,gue disini aja"tolak Iren.
"Yakin nih?gak papa gue tinggal?" Lily bertanya kembali untuk memastikannya.
__ADS_1
"Yakin,iya gak papa gue disini aja.
Lagian gue rasa Yura ngajak lo ketemuan mau bicarain sesuatu yang privasi antara lo berdua doang,jadi gue disini aja nungguin yang lain datang"jawab Iren,ia benar benar menolak untuk ikut.Lagi pula Iren juga punya kegiatan lain dikelas.
"Yaudah deh kalau lo gak mau ikut.
Gue pergi dulu ya Ren"pamit Lily sebelum beranjak meninggalkan kelas.
"Iya iya sono,kasian si Yura nungguin lo lama"saut Iren.
Setelah memastikan Lily benar benar pergi keluar dari jelas,Iren kini mengambil posisi duduk dibangkunya.
Siswi cantik itu mengeluarkan kotak Airpodsnya dan menyumpalkan Airpoda itu dikedua telinganya setelah menyambungkannya dengan hp.
Kini Iren mulai fokus menonton sebuah vidio
..."Kita akan mempelajari ucapan ucapan dasar terlebih dahulu,harap simak baik baik ya semuanya"...
..."どうもありがとうございました (dou mo arigatougozaimasi ta)"...
..."Artinya: Terima kasih banyak"...
..."Sampai jumpa lagi"...
..."はじめまして (hazime masi te)"...
..."Senang berkenalan dengan anda"...
Iren sedang menonton vidio pembelajaran bahasa jepang,entah untuk apa tapi ketua kelas 12 IPS 6 itu memang sedang mempelajari bahasa negri para anime ini.Kita tinggalkan Iren sekarang pada kegiatannya dan kini kita beralih kepada Lily yang saat ini sudah tiba didepan perpustakaan.Saat melangkah memasuki tempat yang identik dengan banyaknya rak rak buku itu,Lily tak melihat satupun orang disana setelah mengedarkan seluruh pandangan keseluruh penjuru ruangan.
"Kamu mencari siapa?"petugas perpustakaan yang ternyata ada disana langsung bertanya kepada Lily,setelah melihat siswi itu nampak mencari seseorang.
Lily berbalik dan mendekat ke meja penjaga perpus
"Ternyata kamu toh,kembarannya mendiang"ujar penjaga perpus itu setelah dapat melihat wajah Lily dengan jelas.
"Iya ini saya buk"ujar Lily.
__ADS_1
"Mau cari siapa?"tanya penjaga perpustakaan itu.
"Siswi 12 IPS 1 yang namanya Yura buk"jawab Lily menyebutkan siapa yang dirinya cari.
"Oh anak itu ada kok,Yura tadi ada diruang baca dilantai dua.Kamu susul kesana aja"ujar penjaga perpus menyebutkan dimana Yura saat ini berada.
Namun meski sudah mengetahui dimana keberadaan Yura sekarang,Lily belum berniat beranjak pergi menyusul karena dirinya punya satu masalah kecil
"Buk"
"Apa lagi?"
"Kalau boleh tau,letak dan jalan menuju ruang baca dilantai dua itu dimana ya buk?"tanya Lily agak malu sebenarnya,pasti ketahuan betul dirinya tak pernah mampir keperpustakaan sekolahnya ini.
"Kamu sudah dipastikan tak pernah menginjakkan kaki kesini sebelumnya"
Tuhkan,penjaga perpus langsung tau.
"Hehehe"Lily hanya bisa menyengir saja,sedangkan penjaga perpus itu nampak menggelengkan kepala pelan.
"Itu kamu naik tangga yang ada dibalik rak paling belakang sana.
Sering sering mampir kesini,gak perlu kayak kembaranmu tapi minimal pernah mampir"ujar penjaga perpustakaan itu kepada Lily.
"Iya buk,lain kali saya kesini lagi.
Kalau begitu saja pergi nyusul temen saya dulu buk,mari"Lily secepatnya mengundurkan diri dari hadapan penjaga perpustakaan itu.
Mengikuti perkataan penjaga perpus tadi,Lily melangkah menuju ke begian paling belakang ruangan itu dan benar saja dibalik rak buku besar paling belakang langsung terlihat sebuah tangga menuju kelantai kedua perpustakaan itu.Tak menunggu lama Lily mulai menaiki satu persatu anak tangga itu.
Disebuah meja diruang baca perpusatakaan lantai dua,terlihat Yura yang dengan tenang membaca sebuah buku.Dengan santai tangan kanan milik gadis cantik itu sesekali membalik kertas halaman buku yang tengah dirinya baca.
Tap...tap...tap..Yura mendengar dan merasakan bahwa seseorang tengah melangkah mendekat kearahnya,namun ia memilih untuk tetap melanjutkan kegiatannya.
"Disini lo ternyata"
Yura langsung segera mendongak setelah suara seseorang yang dirinya kenal terdengar didepannya,ternyata pemilik langkah yang tadi dirinya dengar adalah Lily.
__ADS_1
"Hai Ly,selamat pagi"