Saat Sang Malam Dituntut Menjadi Siang

Saat Sang Malam Dituntut Menjadi Siang
Bab 52


__ADS_3

Lily memasuki minimarket yang biasa dirinya datangi setiap pagi dengan tujuan yang sama,sama halnya dengan pagi ini.


"Selamat datang bocah"sapa kak Liora sipemilik minimareket itu.


"Terima kasih sambutannya buk"saut Zia tanpa menoleh kearah wanita muda itu,tangannya meraih dua susu kotak coklat dan meletakkan dua susu kotak strowbery yang dia ambil dari tasnya keatas meja kasir itu.


"buk?hei usiaku masih muda bocah,jangan panggil aku dengan panggilan itu"seru kak Liora yang tak terima dipanggil dengan panggilan buk oleh Zia.


"Kenapa protes,saya tak pernah tuh protes setiap dipanggil bocah sama ibuk"ujar Zia menatap pemilik minimarket itu dengan tatapan tengil.


Baiklah Liora mengerti sekarang, rupanya bocah didepannya ini tak terima dipanggil bocah olehnya.


"Kakak akan mengusahakan memanggilmu bocah lagi,tapi jangan panggil kakak dengan panggilan Buk lagi"


"Lihat nanti"setelah mengatakan hal itu,Lily langsung pergi dari sana.


SMA ERLANGGA___


Lily keluar dari dalam mobilnya yang terparkir rapi diparkiran sekolah. Sambil meminum susu kotak ditangannya,ia melangkah memasuki area gedung sekolah dengan langkah santai dan perasaan damai.


"Lily!"


Baiklah kelihatannya kata damai diatas akan Lily tarik lagi,orang yang baru memanggil namanya seperkian detik yang lalu adalah penyebabnya.


"Hai Lily selamat pagi"sapaan itu diberikan oleh Vero.


"Pagi"saut Lily malas.


"Ini,susu kotak buat kamu.Biar tambah semangat"Vero memberikan susu kotak yang tentu saja adalah rasa strowbery kepada Lily,baiklah mau tak mau Lily langsung menerimanya supaya cowok itu cepat pergi dari sana meskipun itu susah.


"Habisin ya Ly,supaya hari kamu makin bagus"ucap Vero.


*Makin buruk yang ada.Trus ini cowok kok kebiasaan banget sih pake aku-kamu kalau ngobrol sama gue?eneg gue dengernya*batin Lily.


"Hm"hanya itu respon yang Lily berikan.

__ADS_1


"Ngomong-ngomong Ly,hari ini pulang bareng aku ya"pinta Vero


Lily langsung menghentikan langkahnya,ada apanih tiba tiba ini cowok gak jelas ngajak pulang barenag.


"Gak,gue bawa mobil"Lily tentu langsung menolak mentah mentah permintaan itu.


"Kalau gitu besok gak usah bawa mobil ya,biar kamu pulang pergi bareng aku aja"ujar Vero yang membuat sebelah alis Lily terangkat dan menatap aneh cowok itu.


"No.Mending gue bareng Alex aja"ujar Lily.


Perkataan Lily itu membuat raut wajah Vero berubah drastis dari yang awalnya nampak ramah dan sumringah menjadi memerah seperti orang yang menahan emosi


"Kenapa Alex,kenapa gak sama aku aja?"tanya Vero dengan nada seolah olah tengah menuntut penjelasan.


"Kenapa gue harus sama lo,sedangkan gue lebih akrab dan deket sama Alex?"Lily membalikkan pertanyaan itu,membuat Vero langsung terdiam nampak tak tahu harus menjawab apa.


"Udah lo sekarang mending kekelas lo aja sana,gue risih lama lama diliatin anak anak yang lain karena lo ngikutin gue dari tadi"lanjut Lily.


Mendengar perkataan Lily,Vero seketika langsung melihat kesekitar dan benar saja ternyata mereka kini tengah menjadi bahan perhatian murid lain yang ada dilorong kelas.


Vero kembali melihat kearah Lily, tatapan dingin itu lagi.Kenapa gadis itu tak pernah mengubah tatapan itu untuknya,Vero ingin Lily menatapnya lembut sama seperti Lala mendiang pacarnya itu menatapnya dahulu setiap kali mereka bertemu.Hais apa yang Vero pikirkan.


12 IPS 5


Lily memasuki ruang kelasnya,jika dilihat lihat sepertinya semua penghuni kelas ini sudah datang semua.Itu artinya dirinya yang datang paling akhir,tumben Alex datang lebih cepat darinya batin Lily saat melihat Alex yang sudah terlelap dibangku sendiri.


Lily melangkah menuju kursi tempat duduknya berada,ia berhenti sebentar didekat meja milik Axa-Jessi dan meletakkan susu strowbery yang diberikan Vero tadi tepat dihadapan Jessi.Hal ini membuat Jessi mendongak menatap kearahnya


"Dari dia Lagi?"tanya temannya itu kepadanya.


"Hm,buat lo aja ya.Mau kan?"tanya Lily kepada Jessi,temannya itu mengangguk.


"Mau"jawab Jessi.


"Kalau gitu tanks"ucap Lily,setelah itu ia melanjutkan langkah menuju ke kursinya.

__ADS_1


"Itu susu kotak dari si Vero lagikan?"tanya Axa kepada Jessi sepeninggal Lily.


"Iya dan dikasih ke gue lagi"saut Jessi,ia meraih susu kotak itu dan mulai meminumnya.


"Vero kayaknya punya niatan buat deketin Lily deh,apa dia naksir sama Lily ya?"ujar Axa sambil sedikit berbisik kepada Jessi supaya tidak ada yang mendengar kecuali mereka berdua.


"Bukan naksir sih menurut gue,Vero cuma lagi ngerasa devaju aja liat wajah Lily yang mirip pacarnya"ujar Jessi pelan mengeluarkan pendapatnya.


"Wah bahaya gak sih?"tanya Axa.


"Bahaya kalau Vero gak menyadari atau menolak sadar soal itu"jawab Jessi.Axa mengangguk anggukkan kepala mendengar jawaban Jessi yang dapat dia mengerti maksudnya.


Ia menatap susu kotak ditangan Jessi itu lalu mengintip kebelakang telatnya kearah Lily yang tengah duduk menatap kearah luar jendela,


Sudah keempat harinya Vero rutinĀ  memberikan susu kotak serupa yaitu rasa strowbery kepada Lily,apa cowok itu tak tahu apa kalau Lily sangat membenci varian rasa susu yang satu itu.


Lily duduk ditempatnya menatap kearah luar jendela kelas dengan pikiran kosong.Drrt...gadis itu menoleh kearah mejanya saat merasakan ada getaran,ada pesan masuk.Tangannya terulur meraih hpnya lalu membuka dan membaca pesan yang masuk itu.


Yura:


Hai Ly,selamat pagi.Sdh menemukan susu ktk pemberian gue didlm laci meja lo?


Lily langsung menjulurkan tangan kirinya meraba kedalam laci meja setelah membaca pesan pertama dari Yura itu,ah benar Lily lupa memeriksa lacinya hari ini dan ternyata memang benar ada susu kotak didalam sana.Mari baca pesan selanjutnya


Yura:


Istirahat nanti ayo ngobrol dirooftoof berdua,dikantin terlalu bnyk kuping.


Gue bakal kasih tau lo sedikit info tntng kakak lo,mungkin bisa membantu lo buat nemuin jawaban dari pertanyaan lo.


Kening Lily sontak langsung sedikit mengkerut gara gara membaca pesan Yura yang satu ini,dari mana Yura tau kalau dirinya mencari jawaban untuk sebuah pertanyaan besar dikepalanya?padahal Lily tak pernah bilang padanya.Seingat Lily,mulut Alex juga gak seember itu itu deh.


Ah sudahlah nanti Lily tanyakan saja ke Yura-nya langsung,sekarang Lily memilih membalas pesan dari yura terlebih dahulu.


Lily:

__ADS_1


Oke,jam istirahat kita ketemu dirooftoof sklh.


Lily tak tau kalau seseorang tersenyum setelah membaca balasan pesan darinya.


__ADS_2