Saat Sang Malam Dituntut Menjadi Siang

Saat Sang Malam Dituntut Menjadi Siang
Bab 39


__ADS_3

Alex memasuki rumah mewah yang menjadi tempat tinggal dirinya dan kedua orang tuanya dengan raut wajah datar serta gaya acuh tak acuh khasnya.Cowok itu terus berjalan hingga melalui area sofa,namun langkahnya tiba tiba berhenti dan kepalanya menoleh kesamping setelah ada seseorang yang duduk disalah satu sofa disana.


"Papa udah pulang dari singapur?"


sebuah pertanyaan yang lebih terdengar seperti basa basi langsung keluar dari mulutnya.


Yap disalah satu sofa itu terlihat pria paruh baya yang duduk sambil memangku laptop,dia adalah papa dari Alex.Papanya Alex terlihat mendongak sekilas mamastikan siapa yang bicara lalu kembali menatap laptopnya.


"Sudah.Jam sebelas tadi.Bagaimana kabarmu?"ujar laki laki yang berstatus sebagai papa dari Alex itu menyaut tanpa melihat kearah anaknya.


"Baik"jawab Alex seadanya.


"Baguslah.Makan siang sana minta bibik masak.Mama-mu tidak ada,entah pergi kemana lagi wanita itu bersama geng sosialitanya itu.Apa dia terus seperti itu setiap papa pergi?"ujar papanya Alex.


"Ya.Pasti tante atau nenek yang mengajaknya"jawab Alex.


Hah...papanya Alex menghela nafas berat,laki laki paruh baya itu langsung melatakkan laptop yang tadi berada dipangkuan ke atas meja lalu melepas kaca mata kerja kemudian menatap kearah sang putra.


"Papa heran kenapa mama-mu selalu saja melibatkan diri dengan keluarganya itu"

__ADS_1


"Tentu saja,mereka-kan keluarganya" ujar Alex.


"Papa tahu,tapi kamu tahu sendiri Alex.Setiap mama-mu pergi dengan mereka,pasti ada hal baru yang dituntutnya.Baik kepada papa atau kepadamu.Papa selalu tidak habis pikir soal itu"ujar papanya Alex.


"Lihatlah.Bukannya menunggu anaknya pulang sekolah,dia malah memilih keluyuran dengan tujuan yang tak jelas"ujar papanya Alex.


"Bukankah papa juga jarang dirumah"ujar Alex.


Papanya Alex langsung menatap putranya dalam,laki laki paruh baya itu langsung menghela nafas sekali lagi.


"Maafkan papa soal itu Alex,tapi kamu tahu jelas alasan papa selalu berusaha keras mencurahkan waktu demi memajukan perusahaankan?itu untukmu.Ya meski papa tahu seharusnya papa juga harus meluangkan waktu setidaknya sedikit tapi papa lebih menghawatirkan masa depanmu.Papa ingin mewariskan perusahaan yang besar dan kuat untukmu.Papa tidak ingin kamu seperti papa,selalu direndahkan oleh istri dan keluarganya hanya karena papa tidak terlahir dari keluarga kaya raya seperti mereka.Cukup papa yang selaku mereka rendahkan tidak boleh anak papa"ujar papanya Alex sarat akan emosi.


Papanya Alex langsung tersenyum mendengar jawaban putranya itu


"Alex mau memahami papa seperti ini saja,papa sudah senang.Papa tidak mau menuntut hal lain,cukup pahami papa dan belajar perlahan mengurus perusahaan saja.Yang lainnya?soal nilai dan prestasi bagus tidak masalah,bandelpun juga tak masalah asal tak berlebihan"ujar papanya Alex.


"Hm,kalau begitu permisi"ucap Alex pamit,cowok berseragam SMA itu melanjutkan langkahnya kembali untuk menuju kamarnya.Sedangkan sang papa kembali melanjutkan pekerjaan yang sempat tertunda karena berbicara dengan sang putra tadi.


Alex menutup pintu kamarnya,cowok itu meletakkan tasnya diatas meja belajar dan setelah itu langsung masuk kedalam kamar mandi setelah meraih handuk yang ada digantungan dekat lemari.Beberapa waktu kemudian pemuda itu sudah keluar dari dalam kamar mandi dengan sudah tidak menggunakan seragam sekolah lagi,

__ADS_1


Alex mengenakan baju kaos putih polos lengan pendek dan juga celana pendek.Dilihat dari pilihan jenis pakaian yang dipakai Alex, kelihatannya pemuda itu tidak berniat pergi keluar rumah setelah ini.


Setelah selesai mengeringkan rambutnya,Alex duduk dikursi gaming-nya.Pemuda itu tidak sedang akan bermain game dengan komputernya melainkan hanya menjelajahi dunia internet saja,ia sempatkan membuka aplikasi WA miliknya sebentar untuk mengabari teman temannya kalau dirinya tidak akan kemarkas hari ini.Kemungkinan Besar.


Ia akan tetap dirumah karena papanya sedang ada dirumah sekarang,meski berakhir hanya berdiam diri didalam kamarpun Alex tak apa.Asalkan papanya tak merasa rumah ini kosong karena tidak ada satupun anggota kekuarganya dirumah saat dirinya punya waktu dirumah.


Kehidupan Alex memang sedikit berbeda dengan para anak laki laki diluar sana,jika anak laki laki lain seumurannya kebanyakan sering bermasalah dengan sosok ayah maka Alex berbeda.Alex malah sebaliknya karena ia justru lebih dekat dan lebih saling pengertian dengan papanya,malahan mamanya-lah sumber masalah besar yang ada dihidup Alex sekarang.Belum lagi keluarga pihak mamanya yang sering menyusahkan dan mengusik ketenangan kehidupan dirinya dan sang papa.


Sekedar cerita,hubungan Papa dan mama Alex memang tidak begitu disukai oleh pihak keluarga mamanya.


Dulu yang selalu mendukung dan peduli hanyalah mendiang kakeknya Alex saja.Jika kalian penyebabnya apa?itu adalah karena perbedaan derajat asal keluarga kedua orang tuanya.Mamanya Alex itu berasal dari keluarga yang berada alias kaya raya,jabatan dan kedudukan serta asal usul seseorang yang akan dekat dengan mereka harus bagus.


Sebaliknya dengan sang papa,papanya Alex itu terlahir dari keluarga ekonomi pas-pasan bahkan kadang kadang bisa dikategorikan kekurangan.Kerja keras sejak masih muda dari papanya Alex-lah yang membuat sang papa bisa sukses membangun perusahaannya sendiri dari nol,meski sempat jatuh bangun sebelum berdiri kokoh seperti saat ini.


Perbedaan asal keluarga itulah yang membuat hubungan papa dan mamanya Alex sangat ditentang hampir seluruh keluarga pihak sang mama,menurut mereka dengan menjalin hubungan dengan laki laki dari keluarga miskin seperti papanya Alex hanya akan merusak keturunan saja.Oleh sebab itulah hubungan kedua orang tua Alex sempat akan berakhir sebelum membangun rumah tangga.


Beruntung saat itu ada kakek yaitu ayah dari mamanya Alex yang mendukung dan memberikan restu kepada sang papa.Saat itu sang kakek merasa kagum pada usaha dan kerja keras sang papa dalam membangun perusahaannya sendiri,kakeknya tahu kalau papa tidak main main akan hubungan yang sang mama dan papanya jalin hingga sampai kepada bahligai pernikahan.


Awalnya semuanya berjalan cukup baik,meski cemooh tetap ada namun kedua orang tua Alex dapat hidup bahagia bahkan sampai Alex lahir juag baik.Namun saat usia Alex menginjak 11 tahun,semuanya mulai berubah karena kepergian sang kakek untuk selamanya.

__ADS_1


Sejak kakeknya meninggal,sikap dan cara pandang sang mama terhadap keluarga kecilnya sendiri mulai berubah.Mamanya Alex mulai terbawa arus oleh sifat buruk dari keluarga besarnya dan termasuk nenek Alex sendiri.Sang mama mulai banyak menuntut banyak hal,baik kepada suami bahkan anaknya sendiri yaitu Alex.


__ADS_2