
Anan berjalan sambil memasukkan kedua tangannya kedalam saku almamater osis yang dirinya kenakan,
dengan tas yang disandang hanya dengan satu lengan membuat sepupu Lily yang satu ini nampak terlihat keren dan mempesona saat berjalan.
Anan baru saja sampai kesekolah,jika biasanya ruang kepengurusan osis atau ruang kelasnya yang akan menjadi tujuan pertama dirinya setiba disekolah namun hari ini berbeda.Anan harus mengurus surat izin tak masuk untuk sepupunya terlebih dahulu dan setelah selesai maka kini surat izin itu akan dirinya antar menuju keruangan kelasnya Lily.Jujur saja Anan sebenarnya sedikit anti berada disekitar ruangan 11 itu,takut terkontaminasi aura aura negatif dari para penghuninya yang didominasi oleh para brandalan sekolah diangkatannya.Tapi ya demi sepupunya,Anan harus keruangan itu seperti kini yang dia lakukan.
Suara bising mulai terdengar sayup sayup dari jarak lima meter dari pintu kelas 12 ips 6,semakin Anan mendekat maka semakin terdengar keributan dari kelas itu.Wajar saja kelas ini diasingkan sedikit jauh dari kelas lainnya,pagi pagi begini saja sudah sebising ini apalagi nanti saat matahari semakin meninggi.Anan semakin heran kenapa Lily memilih menjadi bagian kelas buangan itu.Dan kini Anan sudah berdiri didepan pintu kelas.
"BANGSAT!Itu Musuh Dikiri Woi"
"Sabar ANYING!Gak Usah Ngegas Gitu,
Ini Gue Lagi Dikepung"
"WOI YANG PIKET HARI INI SIAPA!CEPET NYAPU!"
"JADWAL HARI INI ALDO,NAIRA,SAMA YAYAT MAK"
"HEH ITU NAMA YANG DISEBUT AXA BARUSAN AYO PIKET CEPAT,SEBELUM GUE GIBENG KEPALA KALIAN"
"MALES MAK"
"KAL.."
Tok...tok...tok...
__ADS_1
Iren langsung menoleh kearah pintu masuk kelas saat mendengar ada yang mengetuk pintu,bukan cuma Iren namun yang lain juga.Ruangan seketika senyap setelah melihat siapa sosok yang berdiri dipintu kelas mereka,
murid berseragam osis yang artinya musuh bersama kelas ini.
Iren selaku ketua kelas langsung berjalan mendekati pintu menghampiri cowok yang ia ketahui sebagai salah satu bagian dari organisasi OSIS sekaligus sepupu dari salah satu anggotanya.Btw Lily tumben belum datang?
"Ada perlu apa lo kesini?"tanpa basa basi Iren langsung menanyakan tujuan Anan kekelasnya.
"Ribut banget kelas lo pada,gak ada tertib tertibnya"ujar Anan yang tak langsung menyampaikan tujuannya kesana melainkan mengomentari kelas itu terlebih dahulu.
"Oh"Iren hanya memberikan respon itu.
Merasa perkataannya tak diterima dengan baik dan juga menyadari tatapan seluruh penghuni kelas itu yang menatap penuh ketidaksukaan akan kehadiran dirinya,Anan akhirnya tak mekanjutkan komentarnya tentang kelas itu lagi.Cowok itu langsung menyodorkan surat izin tak masuk sepupunya kepada Iren.
"Tolong pastiin sampai ketangan guru"ujar Anan.
"Loh Lily kenapa,kok gak masuk?" tanya Iren kepada Anan.
"Sakit,kondisinya sedikit drop"jawab Anan.
"Kok bisa?apa penyebabnya?"tanya Iren lagi.
"Lo barusan nanya kok bisa?ya bisalah dan penyebabnya udah jelas Gara Gara Lo Semua Ngajak Dia Keluyuran Seharian Kemarin"Anan sengaja mengeraskan sedikit suaranya supaya bisa didengar anak anak ruang 11 yang lain.
"Gara gara kita?"Iren menunjuk kearah dirinya sendiri.
__ADS_1
"Jelaslah!Kan Lo Semua Yang Ngajakin Dia Pergi.Dan Lo Sebagai Ketua Kelas Seharusnya Udah Dikasih Tau Sama Pihak Sekolah Kalau Anggota Lo itu Gak Bisa Beraktivitas Fisik Berlebihan"Anan menjeda sedikit perkataannya untuk mengambil nafas.
"Lain Kali Kalau Ngajak Sepupu Gue Pergi,Minimal Ingetin Dia Minum Obat dan Gak Beraktivitas Berlebihan"
"Kasihin itu surat,gue permisi"
Anan langsung pergi dari sana setelah selesai bicara.
"Dih Apa apaan itu orang main nyalahin kita?"komen Rio tak terima.
"Tau tuh,kalau bukan sepupunya Lily pasti udah gue hajar itu orang tadi"
ujar Jake.
"Tapi kayaknya ada benernya juga gak sih yang dibilang itu orang tadi, Lily drop gara gara kita ajakin jalan jalan kemarin.Dia pasti kelelahan makanya drop gitu"ujar Nesa turut berkomentar.
"Tapi pas kemarin,Lily gak ada ngeluh tuh.Malah keliatan happy banget"kini Aldo yang bicara.
"Udah udah gak usah diributin,nanti malah berantem"Iren menghentikan perdebatan itu sebelum meluas entar.
"Bener tuh,cukup doain aja Lily cepat membaik trus bisa masuk sekolah secepatnya"ujar Abi kepada yang lain.
"AMIN!
seru semuanya kompak meski spontan.
__ADS_1
Iren menggekengkan kepalanya pelan melihat para anggotanya itu,kini ia kembali menatap surat izin ketidak hadiran Lily.
*Lily drop,separah apa ya?nanti gue jengukin aja kali ya?*batin gadis cantik ketua kelas 12 ips 6 itu.