Saat Sang Malam Dituntut Menjadi Siang

Saat Sang Malam Dituntut Menjadi Siang
Bab 93


__ADS_3

Mobil Axa berhenti didepan gerbang sebuah rumah mewah,gadis pemilik mobil itu menyandarkan diri kebelakang menunggu salah satu penghuni rumah itu keluar dari dalam gerbang dan menghampiri dirinya.


Tuk...tuk...tuk...gadis itu langsung menurunkan kaca mobil.


"Ada apa pak?"tanya Axa kepada sosok laki laki paruh baya yang merupakan  security dirumah besar itu.


"Kenapa mobilnya gak masuk non?" tanya pak security.


"Males pak.Ada bos bapak didalam"jawab Axa.


"Pasti yang non maksud itu tuan ya?"


Security.


"Bapak pasti tau siapa yang saya maksud"ujar Axa,dari gaya percakapannya dengan pak security itu terlihat cukup jelas kalau keduanya lumayan sering berbincang seperti ini.


"Berarti bener,yang non maksud itu pak bos.Nah itu nan Jessi-nya udah keluar"ujar pak security.


Axa melihat kearah pintu gerbang dan memang benar dari sana muncullah Jessi yang nampak rapi dengan seragam sekolah yang sama dengan dirinya,jangan lupakan tas sekolah bergaya feminim tersandang dipunggung gadis itu.


"Pagi pagi udah ngegosip aja lo sama pak security.Ngegosipin siapa?"ujar Jessi sesampai didekat mobil Axa.


"Ngegosipin papa lo noh"ujar Axa.


"Gue gak punya papa btw,papa lo itu"saut Jessi.


"Dih,orang dia dirumah lo.So sudah pasti dia papa lo-lah"Axa.

__ADS_1


"Numpang aja dia itu,bentar lagi juga diusir sama nyokap gue"ujar Jessi santai.


"Pak security,Jessi pamit dulu ya.Itu tolong yang didalam rumah diawasi,takut saling bunuh kalau dilepas berdua"lanjut Jessi kepada pak Security dirumahnya,lalu gadis itu berjalan memutar memasuki mobil Axa melalui sisi pintu yang lain.


"Dengerin tuh pak,pesen tuh bocil.Jangan sampai bapak jadi pengangguran karena gak punya bos lagi.Eh tapi kalau nanti perang trus gak bisa dipisahin,kasih pisau aja masing masing pak"ujar Axa kepada pak security.


"Xa,jalan"pinta Jessi.


Axa langsung tancap gas meninggalkan tempat itu.


Pak security yang mendengar pesan dari kedua gadis yang baru saja berangkat ke sekolah itu hanya bisa mengelus dada maklum.


"Putri putrinya tuan kok ngeri ngeri ya.Tapi gak gak heran sih,orang tuan sama nyonya2 juga sama sama gak ada yang waras"security itu berujar pelan.Kemudian langsung menoleh ke sekeliling guna memastikan tak ada yang mendengar perkataannya itu, bahaya kalau ada yang denger.


"Huh...aman.Ngintip kedalam rumah ah,takut ada perang beneran didalam"


Didalam mobil Axa_


"Gimana semalam?ada perang gak?"tanya Axa yang tengah menyetir kepada Jessi.


"Gak ada"jawab Jessi.


"Tumben,biasanya kalau udah ribut sama nyokap gue.Pasti selalu ada ribut part 2 sama nyokap lo, begitupun sebaliknya"ujar Axa.


"Gak ada karena belum sempat memulai ribut,bokap lo itu keburu dikasih minum yang ada campuran obat tidur sama nyokap gue.Ya langsung molor lah.Tadi pagi aja pas gue sama nyokap mau berangkat kegiatan masing masing,bokap lo masih molor dikamar"jelas Jessi.


"Lo sendiri gimana,ada luka karena tadi malam?"kini Jessi yang bertanya kepada Axa.

__ADS_1


"Cuma lebam kayak biasa aja.Ya walaupun gue hampir aja lewat semalam gara gara kehabisan nafas dicekik nyokap,untung bokap lo datang ngelepasin leher gue dari cengkraman nyokap"jawab Jessi santai,ia terlihat biasa saja saat menceritakan hal itu.Sama halnya dengan Jessi yang terlihat biasa saja saat mendengar Axa bercerita.


"Kenapa lo gak lewat aja sekalian, biar warisan jatuh ke gue semua?"


pertanyaan tak terduga malah keluar dari mulut Jessi dengan lancarnya.


"Dih.Sebelum itu warisan jatuh ke lo semua,emang lo yakin kuat gak nyusul gue secara mandiri?"tanya Axa ke Jessi.


"Gak juga sih,paling dua minggu. Habis itu gue pasti udah otw nyusul lo"jawab Jessi.


"Nah maka dari itu,gak usah sok nyuruh gue lewat duluan.Lagian kalau gue mati duluan-pun,belum tentu warisan jatuh ke elo.Gak ada jaminan kalau bajingan itu gak punya perempuan lain selain nyokap gue sam nyokap lo"ujar Axa kepada Jessi.


"Kalau sampai itu bajingan emang punya,kita racun sampai mati sama sama yuk Xa"ajak Jessi.


"Boleh,ajak nyokap kita juga.Mereka dengan senang hati pasti bersedia join"jawab Axa dengan senang hati menerima ajakan dari Jessi.


Keduanyapun langsung tertawa jahat,


kemudian lanjut mengobrol membicarakan banyak hal sampai akhirnya keduanya sampai disekolah mereka.


Axa dan Jessi,kedua gadis yang saat ini menjadi murid kelas dua belas disekolab serta ditempatkan dikelas yang sama.Yaitu kelas 12 IPS 1 alias ruang 11 tingkat 3.Bagi orang orang diluaran sana termasuk itu teman sekolah serta sekelas keduanya, melihat mereka sebagai dua gadis yang bersahabat akrab dan sangat menempel satu sama lain.Namun sudah pernah dikatakan kalau hubungan keduanya tidak sesederhana itu,mereka memang mengumumkan hubungan mereka ke publik sebagai sahabat.Tapi kenyataannya,keduanya adalah dua gadis yang berasal dari darah yang sama alias hubungan keduanya terikat dalam sebuah persaudarian.Meski dilahirkan dari dua rahim wanita yang berbeda,namun mereka memiliki satu laki laki yang sama yang berstatus sebagai ayah.Yap mereka itu saudari se-bapak.Apakah itu bisa terjadi?oh tentu sangat bisa terjadi.Agak sedikit rumit untuk dijelaskan meski tak serumit itu juga jika dipikirkan baik baik soal sumber alias alasan kenapa Axa dan Jessi ini punya satu papa yang sama.


Singkatnya,papanya Axa dan Jessi ini punya dua istri yang dinikahi hampir diwaktu yang sama.Cuma beda satu bulan doang asal kalian tau,usia nih dua orang juga cuma beberapa bulan doang jaraknya dan Axa yang lebih tua.Kalau kata Axa sih,papa mereka baru pulang bulan madu sama nyokapnya trus langsung tuh nikahin nyokapnya Jessi.Entah bener atau enggak sih,ya cuma mereka dan tuhan yang tau.


Eits...tapi jangan ada yang berspekulasi kalau nyokapnya Jessi itu pelakor ya,apalagi kalau ada yang berfikir kalau nyokapnya Axa itu iklas dan dengan suka rela memperbolehkan suami aka bapaknya Axa nikah lagi dengan perempuan lain.BIG NO!!!


Pas nikahin mamanya Jessi,papa mereka itu ngaku single ke mamanya Jessi.Trus mamanya Jessi percaya gitu?Ya jelas percayalah orang mereka udah pacaran aja udah bertahun tahun.Nah mamanya Axa juga awalnya gak tau sama sekali kalau suaminya nikah lagi sama perempuan lain,mana jaraknya cuma sebulan lagi.Masih ada penjelasan lainnya tentang hubungan keluarga ini, dibahasnya perlahan aja.Tapi yang jelas,kedua nyokapnya Axa dan Jessi serta dua anak SMA ini sendiri baru tau tentang hal ini pas saat usia Axa dan Jessi menginjak 10 tahun.

__ADS_1


WOW sekali bukan?


__ADS_2