Salah Alamat Berujung Nikah

Salah Alamat Berujung Nikah
Apa aku pernah bermain-main dengan uacapan ku?


__ADS_3

mungkin semua orang menganggap ku lemah, tapi bukan untuk sekarang. Aku tidak akan pernah meninggalkan yang menjadi milikku, walaupun seberat apapun rintangan yang ku hadapi. Aku tidak akan pernah meninggalkan yang menjadi milikku.


"Gadis bodoh! Kamu tidak pantas berada disini karena disini bukan tempat mu!" Via mendekatiku menatapku dengan sinis.


"Apa maksudmu?" tanyaku membalas tatapan Via


"Hahaha...Kamu tanya maksudku? Maksudku kamu tidak pantas lagi bersama devan! Karena sebentar lagi saya yang akan menjadi nyonya Devano!" ucap Via tanpa ada rasa malu.


"Kamu terlalu yakin nyonya Via"


"Kamu berani dengan ku!" ucap Via nada tinggu


"Aku tidak pernah takut dengan seseorang, selagi aku benar dan tak menganggu orang itu"


"Oke! kalau kamu berani menentang ku. Kamu lihat saja apa yang akan terjadi dengan mu!!" Via mengancam ku lalu pergi meninggalkan ku.


"Baik aku tunggu!" teriak ku karena Via sudah pergi meninggalkan ku.


Di tempat lain.....


Tuan Devan menyandarkan tubuhnya yang kekar, di sebuah kursi sofa yang berukuran jumbo. Sambil menghirup sebatang rokok di tambah dengan secangkir kopi.


"Dev, mau berapa lama kamu berada disini?" tanya seketarsis Revan bersama Tuan Devan yang tengah mengisap sebatang rokok.


"Kenapa? kamu mengusir saya?" tanya Tuan Devan dingin


"Bukan, seperti itu. Apa kamu tidak kasihan dengan istri mu itu?" ucap seketaris Revan.


"Kamu tahu sendiri Dev, bagaimana Via bersama mama kamu memperlakukan istri kamu."


"Aku masih ingin melihat kebohongan apa yang mereka perbuatankan lagi"

__ADS_1


"Tapi Dev"


"Kamu tidak perlu kuatir. Karena istri ku bukan gadis yang lemah. Aku yakin ia akan bisa melawan kedua wanita itu"


"Baik lah Tuan, atur semua dengan baik!"


"Sudah berapa kali aku katakan dengan mu seketaris Revan jangan pernah memanggil ku Tuan jika kita berada di luar jam kerja!"


"Upz sori" canda Seketaria Revan


"Dev, apa yang ingin kau balaskan perbuatan nona Via atas kelakuannya dengan istri kamu" Tuan Devan membisikkan sesuatu ke telingan seketaris Revan hingga membuat seketaris Revan merinding.


"Kamu yakin Dev?" tanya seketaris Revan tidak percaya.


"Apa kah saya pernah bermain-main dengan ucapan saya?"


Kembali ke Sanas..


"Sanas!" panggil sang mama mertua


"Lama sekali!"


"Maaf ma, tadi aku di dapur lagi menyiapkan makanan malam buat kita"


"Kamu berani melawan ya!"


"Bukan melawan ma, aku mengatakan yang sejujurnya"


"Terserah lah! Yang penting sekarang beli mama sate kambing"


"Sekarang ma?"

__ADS_1


"Tidak, tahun depan. Iya sekarang la!"


"Baik ma" aku pun mengambil ponsel ku yang berada di dalam kamar, setelah itu aku memesan lewat aplikasi online.


"Sanas!" lagi-lagi mama mertua ku berteriak tidak jelas, dia pikir di sini hutan mungkin.


"Iya ma"


"Kenapa kamu belum pergi juga!"


"Sanas pesan lewat ojek online ma, supaya cepat"


"Kamu itu ya malas, kalau lewat itu mama juga bisa" aku tidak menjawab ucapan mama. Dari pada nanti urusannya jadi panjang lebih baik diam. Tidak menggunakan waktu lama pesanan pun tiba.


"Tok, tok" aku pun langsung membuka pintu melihat siapa yang tiba


"Apa benar ini buk Sanas ?" tanya kurir itu


"Ya pak saya sendiri" Kurir itu pun memberi satu bingkisan dengan ku.


"Terimakasih pak" ucap ku sambil menyodorkan uang 20 ribu dengan pak kurirr


"Ini apa nona? Bukankah ini sudah di bayar"


"Ini untuk bapak, tanda terimakasih saya dengan bapak" ucap ku. Kurir itu pun pergi meninggalkan kalangan rumah Tuan Devan, Setelah kurir itu tidak tampak, aku langsung menutup pintu rumah ku.


"Ma, ini pesanannya"


"Letakkan saja di sana!" aku pun meletakkan pesanan mama mertua ku di atas meja, tidak lupa ku sediakan piring dan segelas air putih


*Kamu itu wanita baik-baik. Tapi, mama tidak bisa menerima kamu lagi menjadi menantu mama. Karena kamu tidak bisa memberi kami keturunan.

__ADS_1


Ber*sambung..


Terimakasih yang sudah setia membaca karua author. Jangan lupa tinggalin jejak nya ya. Dengan cara like, komen dan vote.


__ADS_2