
Radja dan Ye Mo sampai di alam bawah lagi. Ye Mo langsung melempar tubuhnya ke kasur empuk kesukaannya.
Belum dua detik ia merentangkan badannya, Radja sudah berteriak.
"Ye Mo, bantu aku potong hewan besar ini!" seru Radja dari dapur istana kerajaan.
Sontak Ye Mo langsung berdiri dan berlari ke dapur, ia lebih memilih memotong daging monster daripada terbang ke langit beberapa kali.
Keduanya memotong daging monster layaknya ayam yang baru di sembelih, Radja memasukkan beberapa tanaman obat yang ia temukan di alam atas.
Ye Mo tak kuasa menahan bau masakan yang sangat menyengat. Ia segera menutup hidung dengan kedua tangannya.
Anehnya Radja segera mencelupkan tangannya dan masakan yang sangat bau berubah jadi harum serta menggairahkan.
Tangan Ye Mo mencoba untuk melakukannya tapi tangannya malah terpanggang hingga merah. "Sialan, apa yang dilakukan bocah gila ini!"
Masakan Monster ilahi sudah selesai, Radja segera menyantap makanan. Ye Mo yang membantu tidak bisa menahan napsu, ia memakannya dengan lahap.
Setelah semua hidangan habis, Ye Mo merasakan suhu tubuhnya meningkat. Tidak terasa kepadatan ototnya semakin tinggi, ia sudah biasa merasakan sakit, jadi tidak mengatakan apapun.
"Dimana kita dapat daging sapi besar lagi?" tanya Radja dengan santainya sambil mengelus perutnya.
Bukannya mendapatkan jawaban, Radja malah melihat Ye Mo yang meringis kesakitan. "Apaan si, cepat sadar!"
Tangan tak bersalah Radja langsung memukul pipi Ye Me dengan keras. Ye Mo yang masih dalam perbaikan tubuh langsung terbang hingga menjebol tembok dapur.
Karena merasa bosan, Radja berkeliling kerajaan. Ia belum tahu bagaimana keluar dari dunia aneh ini. Tanpa pikir panjang Radja melompat ke dua atas.
Wajahnya yang polos membuat semua orang tampak bingung melihat Radja yang mengenakan kaos berwarna hijau bergambarkan ikan tuna.
Semua orang berbisik membicarakan Radja yang seperti gembel, padahal mereka ada di dalam kerajaan dunia dewa.
"Hei, apa disini ada musuh yang sangat kuat?"
Seorang pria tampan membawa pedang di punggungnya menjawab, "Kaisar langit adalah orang terkuat!"
"Oh, antarkan aku!"
Radja menjawabnya dengan wajah polos, padahal tidak ada seorangpun yang berani menghadpai kaisar langit. Pria tampan itu hanya ingin menjerumuskan Radja.
Keduanya berjalan menuju istana langit, pria tampan itu menunuk ujung istana. "Dia disana!"
Setelah menoleh ke arah lawan bicaranya, ia tidak melihat Radja sama sekali. "Sialan dia mempermainkanku!"
"Hei, apa kau tau kode untuk masuk? Aku sudah sampai sana dan disuruh mengatakan kodenya."
Pria tampan itu terkejut mendengarnya, hanya beberapa detik sebelum ia memikirkan Radja kabur darinya.
__ADS_1
"Tidak ada kode."
"Ok!"
Radja kembali ke istana langit dan mengatakan Tidak ada kode, bukannya mendapatkan persetujuan untuk masuk, para penjaga malah menghajarnya.
Tangan lembut Radja langsung menampar pipi para penjaga hingga tersungkur. "Jangan membuatku merasa bersalah, dimana kaisar!" teriaknya.
Setelah membuat kerusuhan di istana langit, sosok pria paruh baya mengenakan pakaian yang serba mewah muncul. Dia melayang di udara dan menatap rendah ke arah Radja.
"Apa kau Kaisar?" tanya Radja dengan tatapan polos.
"Benar..."
Sebelum menyelesaikan perkataannya, tangan Radja sudah menampar Kaisar dengan kekuatan yang tidak masuk akal. Kaisar yang penuh dengan martabat langsung menembus tanah melayang milik istana langit.
"Sialan, aku akan membunuhmu!"
Kaisar dengan kekuatan penuh menyerang Radja, istana langit langsung bergetar hingga membuat orang di dalamnya berhamburan keluar.
Pipi Radja yang terkena pukulan tampak merah, ini adalah pertama kalinya Radja merasakan sakit. Meskipun hanya seperti di lempar kerikil oleh seekor semut, Radja tetap saja meraskan sakit.
"Apa itu tadi serangan jiwa, menarik. Biarkan aku melakukannya." Tangan Radja mengepal dan meninju tanah istana langit.
Ledakan super besar terdengar, istana langit yang mengambang di dunia atas runtuh menjadi debu. Radja dengan santainya memegang dagunya.
"Bajingan!" teriak Kaisar tidak terima istananya yang telah berdiri jutaan tahun hancur dengan satu pukulan saja.
Kemarahannya memuncak, ia menyerang Radja dengan kekuatan penuh. Dunia atas benar-benar berguncang, tidak ada satupun orang yang tidak menyadari murka kaisar langit.
Bukannya terluka parah, Radja malah memegang dagunya sambil terkena pukulan. "Aku merasa masih ada yang kurang, hei sebenarnya siapa orang paling berbahaya di dunia ini?"
Radja dengan polosnya menanyakan pada orang yang menjadi musuhnya saat ini.
Kaisar menghentikan serangannya, ia mengerutkan alis karena musuhnya tidak terluka sama sekali padahal setiap pukulannya mengguncang dunia atas.
"Tentu saja Raja Iblis yang terkuat!"
"Dimana Raja Iblis?"
Kaisar memanfaatkan situasi dan menjelaskan bahwa raja iblis adalah sosok seperti sapi yang melindungi sekte demon.
"Emm... Apa maksudmu dia?" tanya Radja sambil menunjukkan dua tanduk pelindung sekte demon.
Kaisar terkejut, ia tidak pernah menyangka pelindung sekte demon telah mati. Sekarang ia bisa fokus membunuh Raja Iblis yang belum menyembuhkan kekuatannya.
Tepat setelah memikirkannya, sosok pria berkulit putih yang mengenakan pakaian hitam dengan aksen biru tua melayang di langit.
__ADS_1
"Aku kira siapa, ternyata hanya Kaisar bodoh!" kata Raja Iblis dengan penuh percaya diri.
Aura di sekitar tubuhnya melonjak, Kaisar kebingungan ia tidak pernah menyangka musuh bebuyutannya menjadi begitu kuat.
"Bagaimana kau bisa..."
Radja dengan polos menyerang Raja Iblis yang dipuji menjadi orang terkuat di dunia. Alasannya menyerang karena Raja Iblis punya kalung yang mengandung racun mujarap.
Tanpa sadar tangan sucinya menembus dada Raja Iblis. "Tidak, aku tidak bermaksud membunuhmu. Kalungmu terlihat menarik, aku minta ya?" tanya Radja sambil menarik tangannya.
Raja Iblis membelalakkan matanya, ia tidak tahu kematiannya begitu absurd. Radja yang polos malah memberikan Raja Iblis obat untuk menyembuhkan dirinya.
"Makan ini, kau akan sembuh." Radja memasukkan pil ke dalam mulut Raja Iblis. Seperti yang dia katakan, Raja Iblis sembuh total, bahkan kekuatannya melonjak.
Radja dengan santainya juga memberikan pil mujarap pada Kaisar. "Ayo bertarung dengannya, aku knginymelihat pertarungan epik."
Kaisar dan Raja Iblis bertarung sesuai permintaan Radja tanpa pikir panjang. Mereka telah mendapatkan kekuatan yang entah kapan akan hilang.
Dunia atas benar-benar hancur, sedangkan Radja malah menonton di atas gunung sambil memasak nasi goreng kesukaannya.
"Hei, Ye Mo. Menurutmu siapa yang akan menang?"
"Tentu saja Raja Iblis, ini sudah terjadi berkali-kali."
"Ayo taruah nasi goreng, aku pegang Kaisar yang menang."
"Baiklah!"
Tidak lama setelah Ye Mo mengatakannya, Kaisar jatuh ke dunia manusia dengan luka di sekujur tubuhnya.
Radja tiba-tiba muncul di sebelahnya dan memasukkan pil ke mulutnya. "Jangan kalah bodoh, aku sedang taruhan nasi goreng!"
Aura di sekitar Kaisar melonjak sekali lagi, pukulannya menghancurkan dunia atas. Pertarungan keduanya berlanjut, Kaisar menghajar Raja Iblis sampai sekarat.
Ye Mo tampak panik, ia tidak bisa melihat apa yang dilakukan Radja sebelumnya. Hal itu karena Radja bergerak dengan kecepatan super tinggi.
"Aku akan menulis sejarah umat manusia!"
Kaisar membunuh Raja Iblis dengan tangannya. Raja Iblis tumbang dan sebuah portal muncul dibelakangnya.
"Ye Mo, waktuku sudah habis. Semoga kau menjadi orang yang merubah dunia layaknya Kaisar itu!"
Radja dengan cepat masuk ke dalam portal, ia kembali ke dunianya. Sedangkan Ye Mo melihat runtuhnya dunia atas, senyum muncul di wajahnya.
"Akan aku turuti permintaanmu, Guru."
Ini adalah pertama kalinya Ye Mo menyebut Radja sebagai gurunya.
__ADS_1