Sang Gitaris

Sang Gitaris
Luka yang Berakhir Manis


__ADS_3

Rani membalikkan tubuh nya membelakangi Hendy. Bahu nya naik turun karena menahan tawa. Hendy sadar Rani sedang menggoda nya dan dia pun menjewer telinga Rani.


"Aduh.. sakit." Rani berakting seakan dia kesakitan padahal Hendy menjewer nya perlahan.


"Kamu tuh ya.. " Hendy yang semakin gemas dengan akting Rani mencubit kedua pipi nya.


"Ampun-ampun.. Sorry.. Habis nya ekspresi kamu lucu banget. Lagian bisa-bisa nya kamu cemburu sama Bang Aldo." Rani tertawa lepas dan membuat Hendy akhirnya melepas tangan nya.


Cewek ini benar-benar bisa membuat nya bertekuk lutut. Rasa cinta nya pada Rani menancap semakin dalam. Cantik, lucu, perhatian, dan sekarang dia melihat sisi lain dari nya yang ternyata menggemaskan.


"I love you. Tolong jangan buat aku cemburu lagi." ucap nya dan mengecup dahi Rani. Rani tersenyum, dia bisa mendengar jantung Hendy yang masih berdetak cepat. Dia mengajak Hendy duduk dan meraih tangan nya yang terluka.


"Lihat, darah nya keluar lagi kan." dia memperhatikan darah segar yang keluar dan membalik kan pergelangan tangan Hendy.


Rani menekan punggung tangan cowok itu dan melihat Hendy, tidak ada reaksi. Dia menekan nya sekali lagi dan kembali melihat Hendy, tetap tidak ada reaksi.


"Aneh.. ini retak lho Hen. Harus nya ini sakit banget kalau dipegang." kata Rani dengan keheranan. Dahi nya berkerut seakan dia menemukan sesuatu yang baru yang sulit dijelaskan.


Hendy pun tersenyum. Bagaimana dia bisa merasakan sakit saat hatinya sedang berbunga-bunga. Bahkan seandainya tangan nya patah sekali pun dia tidak akan kesakitan. Hendy memperhatikan Rani yang serius merawat luka nya. Terlihat dia sangat terampil seakan itu sudah sering dia lakukan.

__ADS_1


"Kamu pernah ikut ekskul PMR? Atau ikut pelatihan pertolongan pertama mungkin?"


"Enggak. Kenapa?"


"Soalnya kamu terampil banget. Kayak nya kamu familiar sama peralatan medis dasar kayak gini."


Rani tersenyum mendengar nya. Sambil memberikan obat ke tangan Hendy, dia pun bercerita.


"Bang Aldo sering banget dapat luka kayak gini waktu awal-awal masuk militer. Kadang luka nya bisa dalam banget dan mulai infeksi, cuek sih orang nya. Ya kamu tahu sendiri kan latihan militer itu berat nya kayak gimana."


(Oh.. Jadi kakak Rani tentara.. Pantes aja badan nya perfect banget)


"Lagian dia paling susah kalau disuruh periksa ke dokter. Akhirnya aku deh yang ngobatin dia. Nih.. udah selesai." Rani memasukkan kembali P3K ke dalam tas.


"Jadi.. Apa aku boleh menganggap kamu milik ku? Apa kamu hanya melihat aku sekarang?" tanya Hendy dengan penuh harap.


Rani kembali menaikkan sebelah alis nya. Dia bingung dengan pertanyaan Hendy yang terakhir. Dia melihat sisi kiri dan kanan Hendy.


"Hen.. Jangan nakutin aku dong. Aku gak bisa lihat hantu lho."

__ADS_1


"Ha ha.. kamu kok lucu banget sih. Jadi ingin cium." Hendy sudah maju akan mencium Rani. Namun Rani menutupi bibir nya dengan tas kecil yang dibawanya.


"Hen.."


"Maksud ku.. Apa kamu sudah bisa lihat aku sebagai Hendy, bukan Evan?"


Pertanyaan Hendy membuat Rani sedikit terkejut. Bagaimana dia bisa tahu tentang Evan?


(Hhmm.. Oliv..)


"Aku gak pernah lihat kamu sebagai Evan. Aku memang mencintai nya, tapi itu dulu."


"Tapi kenapa kamu selalu kelihatan sedih kalau lihat aku manggung? Aku tahu dulu dia gitaris Stars juga dan gitar yang aku pegang pun punya dia."


Hendy menanyakan semua itu dengan menahan kesedihan. Namun dia sudah bertekad menanyakan nya untuk mendengar jawaban langsung dari Rani.


"Hen.. Gimana pun juga dia pernah ada di kehidupan ku. Aku hanya teringat saat-saat ketika dia masih hidup. Lagipula sekarang sudah ada kamu." Rani mencoba meyakinkan Hendy bahwa Evan hanyalah masa lalu. Hendy mengangguk, dia percaya Rani sudah berpaling padanya.


"I love you.."

__ADS_1


"I love you too.."


Ucapan Rani menandakan dia sudah membuka hati nya untuk cowok lain, meninggalkan bayangan Evan sepenuh nya dan membuat Hendy menjadi orang paling bahagia di dunia sekarang. Akhirnya dia mendapatkan cinta Rani yang untuk saat ini sudah menjadi pacar nya.


__ADS_2