Sang Gitaris

Sang Gitaris
Mega


__ADS_3

Stars tampil sebagai salah satu pengisi acara di sebuah cafe yang cukup terkenal. Semua personil lengkap termasuk Hendy yang sudah bersedia ikut andil meramaikan acara malam itu.


Namun gaya berpakaian nya berubah. Dia tidak mau memperlihatkan wajah tampan nya di depan panggung sama sekali. Hendy selalu memakai masker dan hoodie di setiap penampilan nya.


Perubahan itu awalnya di tentang teman-temannya. Menurut mereka Hendy lah yang selama ini berperan besar dengan kesuksesan Stars.


Fans cewek rata-rata akan langsung tertarik saat melihat wajah Hendy di samping permainan gitarnya yang cemerlang. Namun sebagai sabahat, mereka menghormati setiap keputusan Hendy. Yang terpenting adalah kenyamanan nya saat manggung.


Candra akhirnya mengambil alih semua fans Stars. Memang dia lah orang kedua yang paling tampan setelah Hendy. Suara emasnya yang mendayu-dayu menjadi sorotan mata semua penonton di setiap performa Stars.


Dia pun mendapat julukan sang suara emas. Sangat kontras dengan Hendy yang mendapat julukan baru sebagai sang gitaris misterius.


Tak disangka penampilan nya yang misterius itu menarik salah satu penonton yang sering nongkrong di cafe itu.


Seorang cewek tengah memperhatikan nya dari awal Stars memainkan musik. Dia bertanya-tanya kenapa cowok ini selalu memakai hoodie, apakah dia punya banyak jerawat?


**


"Hai.." cewek itu menyapa Stars sesaat setelah mereka turun dari panggung. Leo melirik ke cewek yang berjalan mendekati meja mereka.


"Hai.." jawab Rudy. Dia memperhatikan cewek itu dengan seksama.

__ADS_1


"Boleh gabung di sini kan?"


"Boleh, duduk aja." ucap Candra ramah.


Dia tersenyum memandang satu per satu cowok yang duduk melingkar di meja itu. Mata nya lalu tertuju pada Hendy yang sibuk mengaduk jus jambu nya dan duduk membelakangi meja. Dia sudah melepas maskernya, namun hoodie tetap berpasang menutupi kepala.


"Aku Mega." gadis itu mengulurkan tangannya dan menjabat tangan semua personil Stars. Mereka semua berkenalan kecuali Hendy. Mega semakin penasaran dengan cowok itu.


"M.. Dia Hendy." ucap Candra setelah Hendy mengacuhkan tangan Mega yang masih menjulur.


"Kenapa dia selalu pakai hoodie?" bisik Mega


Candra hanya tersenyum. Dia tahu tidak berhak menjawab pertanyaan itu.


Hendy sekilas memalingkan wajahnya melihat Mega yang tersenyum ke arahnya. Namun seperti yang sudah diperkirakan Leo, sahabatnya itu tidak tertarik menanggapi.


Sebenarnya Mega terbilang cukup cantik apalagi ada lesung kecil di pipi kirinya saat dia tersenyum. Namun jika dibandingkan dengan Rani, tentu masih jauh perbedaannya.


"Gue balik duluan." suara Hendy spontan membuat Mega terbelalak.


(Astaga.. suaranya seksi banget!)

__ADS_1


Mega mengikuti Hendy yang berjalan meninggalkan cafe. Dia menarik jaket Hendy dan tak sengaja membuat hoodie nya lepas.


Hendy menoleh ke arahnya dengan kesal namun sebaliknya, Mega justru terkesima dengan wajah yang ada di balik hoodie itu.


"Ganteng.." tanpa sadar dia bergumam sendiri. Hendy yang terlanjur kesal menutupkan hoodie lagi ke kepalanya dan langsung meninggalkan Mega yang masih melongo.


Gadis itu kembali masuk ke dalam dimana personil Stars yang lain berada. Dia tersenyum dan mulai bertanya-tanya tentang Hendy.


"Hendy.. M.. temen kalian itu kenapa dingin banget ya? Apa emang kayak gitu orangnya?"


Mereka berlima saling pandang. Masing-masing enggan menjawab hal yang paling sensitif bagi Hendy.


Ya benar, walau Hendy sudah mau keluar dan berinteraksi dengan yang lain tapi dia masih sering kambuh jika teringat Rani. Karena itu mereka benar-benar menjaga perasaan Hendy.


"Kenapa sih? Kok langsung pada diem?" tanya Mega menyelidik. Duh, cewek ini benar-benar tipe kepo. Leo pun akhirnya angkat suara.


"M.. tanya orangnya aja lah Meg.."


"Gimana mau tanya kalau dia nya susah banget di deketin." Mega pun cemberut.


Masuk akal juga alasan Mega. Semua mata lantas tertuju pada Leo seakan menuntut agar dia saja yang menjelaskan ke cewek ini.

__ADS_1


Leo menarik napas dalam-dalam lalu mulai menceritakan apa yang telah dialami Hendy. Sebuah kisah cinta antara Hendy dan cewek yang masih sangat dia cintai sampai sekarang.


__ADS_2