SEJUTA CINTA UNTUK HANUM

SEJUTA CINTA UNTUK HANUM
Bab 21.Membereskan Kekacauan Di kampus


__ADS_3

Di kampus Hanum baru saja turun dari mobilnya.


"Itu Hanum ! Ayo kita kesana Bri !"ajak Siska pada Brian.


Lalu mereka mendekati Hanum.


"Hai Num ! Bawa mobil sendiri nih sekarang ?".


"Hehe iya sis ! Masuk yuk !" ajaknya kemudian


"Num kamu tau gak dikampus lagi heboh tau !".


"O'ya kok bisa emang ada apaan?".


"Kamu tau Hanzen Bramasta ! presdir muda perusahaan HB group yang kegantengannya diatas rata itu?".


Ya jelas taulah orang dia suamiku. Tapi belum saatnya kalian tau kalo aku adalah istrinya.


"Emang kenapa dengannya?" tanya Hanum.


"Foto foto mesumnya bersama kekasih bulenya terpampang disetiap sudut dinding kampus ini tau Num !".


"Apa ! Kamu serius dimana aku mau lihat!". Sontak saja Hanum terkejut dan langsung menghentikan langkahnya.


"Ya seriuslah didepan aula kampus juga ada ".tutur Siska.


Hanum segera berlari dengan cepat menuju aula kampus tanpa mempedulikan panggilan siska.


"Num tunggu aku!"seru Siska."semangat banget sih pengen liat pasangan mesum itu !"


Deg


Hatinya memanas , marah dan cemburu bercampur jadi satu kala melihat foto foto yang terpampang dengan nyata di dinding tersebut.


"Wah ternyata benar ya gosip yang sering ku dengar kalo presdir muda perusahaan HB group itu adalah casanova liat saja salah satu pasangan mesumnya adalah wanita bule cantik banget men !" ucap salah satu mahasiswa.


"Jelas aja udah ganteng kaya raya pula cewe mana sih yang bisa menolaknya!". Timpal yang lainnya.


"Orang kaya mah bebas berkencan dengan siapa aja bahkan dulu beliau pernah digosipkan berkencan dengan seorang aktris terpopuler nomer 1 di dunia tau!!".


Dan masih banyak lagi ucapan ucapan yang membuat hati Hanum mencelos berdenyut nyeri bagai tersayat belati , rasanya begitu pedih. Sakit tapi tak berdarah itulah dirasakan oleh Hanum saat ini.


Kedua tangannya terkepal dibawah sambil menatap dan mendekat pada foto foto itu.


Tanpa sadar ia langsung mengambil lalu meremas satu persatu foto foto yang sedang jadi bahan tontonan para penghuni kampus lalu melemparnya kebawah lantai.


"Bubar kalian !! ini bukan lelucon atau pun tontonan apa kalian tidak malu melihat foto foto seperti ini !" seru Hanum dengan suara yang sedikit bergetar.


Hanum berucap dengan sangat marah dan emosi hingga menjadi pusat perhatian orang seantero kampus.


"Hei nona kamu bersikap seolah olah pria itu adalah kekasihmu ! Lihat dirimu dan bandingkan dengan foto wanita bule yang ada disampingnya seperti langit dan bumi bukan !" ucap salah seorang wanita yang ada diantara kerumanan.


"Hahaha"!! Tawa yang lainnya


Seketika Hanum tersadar bahwa mereka memang belum tau siapa dirinya .kemudian segera mengendalikan keadaan dirinya dan berusaha bersikap biasa saja.


"Bukan begitu maksud aku, aku tau dia memang bukan siapa siapa aku. Tapi ini kan kampus tidak pantas terpajang foto foto mesum seperti itu!".

__ADS_1


"Anda benar Nona , ini adalah kampus tidak seharusnya foto foto seperti itu menjadi tontonan ! Maafkan saya nona ! Saya akan segera membereskan kekacauan dikampus anda ini !" ucap Boy seraya menunduk hormat pada Hanum.


Sudah aku duga Nona Hanum pasti akan melihatnya


Aku harus segera menemukan pelakunya.


Dia harus bertanggung karna masalah yang ia buat.


"Peringatan buat semuanya !! Jika sampai ada yang memotret kembali foto foto ini maka dia akan berurusan denganku dan saya pastikan tidak akan mendapat pekerjaan setelah lulus kuliah !!!"


Dan seketika semua orang mulai menghapus foto foto yang mereka ambil melalui ponselnya.


"Sudah lah Num ayo kita masuk kelas !".Brian menarik tangan Hanum.


Melihat tangan Nona nya ditarik oleh seorang lelaki sontak Boy langsung mendekat dan mendorong Brian hingga terjerembab kebelakang dan jatuh.


"Berani menyentuhnya sekali lagi kupatahkan kedua tanganmu itu !" ucap Boy seraya menatap tajam pada Brian.


Sadar akan tingkah laku Boy yang berlebihan karna pasti akan jadi pertanyaan banyak orang. Hanum segera berlalu menjauh .


Seketika Brian menciut lalu berjalan disamping Hanum.


"Kenapa dia sangat marah melihat aku menarik tanganmu barusan. Kamu bukan kekasih asisten dingin itu kan Num?!".tanya Brian kemudian seraya menggaruk kepalanya.


Semua orang tau bahwa Boy adalah asisten pribadi Presdir HB Group yang terkenal dingin tegas dan kaku.


" Tentu saja bukan Bri !". Hanum memukul pundak Brian sambil tertawa" ya kali aku menjalin hubungan sama orang dingin seperti itu !".


Tapi Presdirnya yang bernama Hanzen Bramasta itu adalah suamiku. Tentu saja dia sangat marah melihat kamu menarik tangan istri presdirnya itu.


"Hanum ! Brian tunggu !" teriak Siska sambil berlari dan mengekor dibelakangnya.


Tapi hatiku sangat sakit melihat foto foto masalalu Hanzen . Rasanya aku tidak rela membayangkan saat dia menyentuh dan disentuh oleh wanita lain. Apalagi diatas tempat tidur . Rasanya hatiku seperti ditusuk ribuan jarum lalu dicabutnya satu persatu. Siapa ya orang yang telah tega menyebarkan foto toto itu ?. Apa mungkin mbak Helga ! Tapi masa iya sih mbak Helga serendah itu menyebarkan foto foto mesumnya sendiri ! Apa dia tidak takut karirnya hancur.


...****************...


Berjalan memasuki sebuah apartemen dilantai 2. Lalu Pria itu mencoba membuka pintu dengan kode lama yang ia tau dan ternyata berhasil.


Ting


Pintu terbuka


"Hel ! Helga dimana kamu!". Teriak Hanzen


"Hanz kamu datang ,kangen kan sama aku?". ucap Helga menggoda Hanz seraya memainkan manik matanya yang berwarna keabu abuan itu .


"Apa maumu Helga ! Kenapa kamu menyebarkan foto foto kita yang sedang berada diatas tempat tidur!". Tanya Hanzen dengan begitu marahnya menatap Helga.


"Foto foto apa maksud kamu Hanz !".


"Gak usah berpura pura tidak tau Hel ! Aku tau itu semua ulah kamu! Kamu menyuruh orang untuk mencetak foto foto masa lalu kita diatas tempat tidur lalu memajang disetiap dinding aula kantor aku iya kan ! Dan bukan hanya dikantorku tapi juga dikampus istriku !".


"Kamu pikir aku bodoh apa ! Menyebarkan aib ku sendiri itukan sama saja menghancurkan karirku sendiri Hanz ! Aku tidak pernah melakukan itu !". Ucap Helga yang sama sekali tidak mau mengaku.


"Kalo bukan kamu lalu siapa !".


"Bisa jadi istrimu yang marah sama kamu!".

__ADS_1


"Tutup mulutmu Helga , tidak mungkin istriku melakukan semua itu ! Aku tau benar siapa Hanum !".


"Ya bisa aja dia marah dan cemburu dengan masa lalu kamu lalu dia mempermalukan kamu!".


"Itu tidak mungkin ! Ingat aku masih terus mencari pelakunya, jika sampai kamu terlibat habislah kamu!".


Kemudian Hanzen berlalu pergi meninggalkan apartemen milik Helga tersebut.


"Hanzen tunggu!". Teriak Helga


Namun Hanzen tidak mengindahkan teriakan Helga ia terus saja berjalan hingga didepan mobilnya lalu masuk dan berlalu pergi.


*


*


*


*


Disebuah rumah kontrakan nampak seorang pria sedang meringis kesakitan karna kondisinya yang sudah babak belur tapi masih tetap saja dihajar oleh Boy.


"Masih tidak mau mengaku siapa yang telah membayarmu melakukan pekerjaan itu!".


"Maafkan aku bang , sama sekali tidak ada yang menyuruhku aku hanya iseng saja . Aku menemukan sebuah memori card lalu aku membukanya dan melihat foto itu lalu aku mencetaknya!".


"Kamu pikir aku ini bodoh!".


Bugg


Lagi lagi Boy melayangkan pukulannya.


"Tidak Bang maafkan aku!".


"Ikat dan kurung dia di ruang bawah tanah jangan keluarkan dia sampai dia memberi tahu untuk siapa dia bekerja!!".


"Ampun bang tolong lepaskan aku ! aku benar benar minta maaf telah berbuat iseng . Aku janji tidak akan mengulanginya lagi !".


"Masukan dia !" Boy berteriak


"Siap bos!".


Dengan segera anak buahnya menyeret pria itu untuk dibawa keruang bawah tanah.


Lalu Boy mengambil ponselnya dari dalam saku kemudian menghubungi seseorang .


"Aku butuh informasi data seseorang yang telah aku kirim fotonya ke ponselmu.!"


"Siap pak Boy mohon ditunggu sebentar!".


Tut tut tut


Sambungan telpon terputus.


*


*

__ADS_1


*


BERSAMBUNG....


__ADS_2