SEJUTA CINTA UNTUK HANUM

SEJUTA CINTA UNTUK HANUM
Bab 22. Itu Hanya Masa Lalu


__ADS_3

Didalam kelas Hanum sedang mengikuti mata kuliah. Tubuhnya berada didalam kelas tapi hati dan pikirannya entah kemana. Tatapan matanya menerawang jauh .


Ia terus memikirkan tentang siapa orang yang telah menyebarluaskan foto foto itu. Ia sangat yakin Helga tidak mungkin sampai serendah itu.


Ia mencoba berpikir sehat dan dewasa.


Siapapun dia yang pasti tujuan adalah menghancurkan hubungan pernikahanku dengan Hanzen. Aku yakin orang itu ada hubungan dengan masa lalu diantara kami. Hanya saja aku tidak mau berburuk sangka.


"Kamu kenapa Num ? Kayak gak fokus banget pikirannya ! Masih mikirin foto foto tadi kah?!". Bisik Brian yang duduk dimeja sebelah kiri Hanum.


"Ah gak papa Bri ! Aku memang sedikit kurang enak badan sejak pagi tadi!" jawab Hanum asal.


"OMG !! Num lihat deh ada videonya juga yang di Instagram. Ya alloh ya Alloh gak kuku liatnya Num!".


"Apaan si kamu Sis . Inget kamu itu belum menikah kagak usah liat yang begituan!!".ucap Hanum


seraya berusaha mengendalikan ekspresi mukanya karna terkejut dengan penuturan siska tentang video suaminya dan Helga


"Ya kalo gak boleh dilihat jangan diaploud dong iseng banget sih orang ini ya!".


"Hsssttt ! Heboh banget sih . Video gituan doang juga!" ucap salah satu mahasiswa .


"Video gituan doang gimana maksudnya ! Ini adalah video paling mesum yang pernah aku lihat !".


"Kasian deh lo!".


Siska hanya melototkan matanya kesal.


Kemudian mereka kembali fokus dengan dosen yang sedang menerangkan materi kuliahnya.


Mendengar apa yang dikatakan salah satu mahasiswa barusan membuat Hanum sedikit merasa tenang karna ternyata video yang tersebar tidak seperti yang ada dalam bayangan dirinya.


Mungkin hanya sekedar ciuman atau apalah dan tidak sampai sevulgar yang ia bayangkan.


Karna jujur saja Hanum tidak berani melihatnya . Dia takut hatinya akan bertambah semakin sakit jika melihat video itu.


Sudah cukup dengan ia melihat foto foto itu saja ia merasakan sakit layaknya ditusuk ribuan jarum. Ia tidak mau menambahnya lagi dan memperbesar luka dan rasa sakit itu.


Sesaat kemudian ponsel Hanum berbunyi tanda ada pesan yang masuk .


Bip bip...


"Aku didepan gedung kampus sayang keluarlah ada yang mau aku bicarakan penting !".


"Aku masih mengikuti malah kuliah mas !".


"Berapa lama lagi ?"


"Setengah jam kurang lebih ".


"Oke ! Aku tunggu aja ya !".


"Baiklah !".

__ADS_1


Pesan berakhir .


Namun baru saja Hanzen hendak meletakan ponsel tiba tiba kembali berdering.


"Boy"


Nama yang tertera dilayar ponsel miliknya.


"Bagaimana Boy? Apa sudah kamu dapatkan informasi tentang lelaki bayaran itu !".


"Sudah pak ! Bisa kita bertemu sekarang?"


"Merapatlah ke kampus istriku aku sedang menunggunya disini !".


"Siap dengan segera pak".


Hanya 10 menit saja Boy telah tiba.


"Jadi siapa pria itu apa benar dia hanya iseng atau ada yang membayarnya?".


"Pria itu sama sekali tidak mau mengaku siapa yang telah membayarnya . Tapi saya sangat yakin seseorang telah menyuruhnya !"


"informasi apa yang kalian dapat!".


" Ada sebuah video anda dan mbak Helga yang juga sudah tersebar luas dijejaring sosial pak! Aku sudah berusaha membereskannya tapi karna itu sudah jauh menyebar kita tidak bisa mengatasi sepenuhnya !".


"Ya aku sudah tau. Lalu informasi apa yang kamu dapat mengenai pria itu?!".


"Adik perempuannya sedang menjalani kemo terapi karena kanker ganas yang dideritanya dan dia membutuhkan uang yang cukup banyak untuk biayanya. Sedangkan pekerjaannya yang sekarang hanya sebagai seorang penjaga warnet kecil dipinggir kota. kedua orang tuanya telah lama meninggal dunia!".


"Siap pak! Kalo begitu saya pamit kembali kekantor !".


"Heem " kemudian mengangguk.


Hanzen sangat menyesali perbuatannya dimasa lalu. Ia tak pernah menyangka jika kebiasaan dimasa lalu yang sudah ia tinggalkan bahkan jauh sebelum ia menikahi Hanum sekarang terbuka lagi.


Setelah kepergian Boy munculah Hanum dengan menyetir mobilnya dan segera mendekat pada mobil Hanzen.


"Tinggalkan saja mobilmu! Nanti Boy akan menyuruh anak buahnya untuk ambil disini titipkan kuncimu pada scurity itu!".


Kemudian Hanum segera menyerahkan kunci mobil pada security dan menitipkan pesan bahwa nanti akan ada orang yang mengambil mobilnya lalu masuk kedalam mobil suaminya.


"Ada hal penting apa mas?".


"Mengenai foto fotoku yang kamu lihat tadi!".


"Terus!".


"Aku minta maaf sayang ! Aku benar benar gak nyangka akan ada kejadian seperti ini! Kamu gak marah kan?!".


"Ya udah la mas Itukan masa lalu aku mau marah juga percuma semua udah terjadi. Dan gak kan bisa mengembalikan waktu untuk bertemu denganmu lebih dulu sebelum kamu menjadi seorang casanova mas. Anggap aja ini adalah konsekuensi menjadi istri mantan casanova kelas 1 yang gantengnya diatas rata rata!". Ucap Hanum seraya tersenyum kecut.


Bohong jika ia tidak sakit hati atupun marah . Hanya saja Hanum merasa percuma karna kemarahannya malah akan membuat orang yang punya misi dan tujuannya itu merasa menang.

__ADS_1


Hanzen hanya menunduk lesu dengan ucapan istrinya. Dia membenarkan omongan istrinya. Bahwa memang benar kita tidak akan bisa memutar waktu kemasa lalu .


"Lalu apa sudah ketemu siapa pelakunya?"


"Boy masih menggali informasi tentang siapa orang yang membayarnya untuk melakukan pekerjaan itu !".


"Lalu image mu dikantor gimana karna foto itukan bukan hanya dicetak dan ditempel didinding kampus dan juga kantormu mas . Bahkan di IG dan juga medsos lainnya sudah menyebar luas. Apalagi video itu mas!".


"Boy sudah mengatasinya. Jadi kamu juga udah tau video itu ?".


"Ya mas, tapi aku tidak berani melihatnya. Tadi Siska yang lihat di akun Instagram miliknya!".


Hanzen kembali tertunduk lesu. Ia paham betul dengan perasaan wanita yang kini ada disampingnya itu. Tanpa mengatakan bahwa dia sakit tapi tak berdarah pun Hanzen sangat tau jika hati istrinya saat ini sangat sakit.


Dia tidak bisa membayangkan andai saja dia yang ada diposisi Hanum saat ini mungkin sudah mengamuk dan tidak terima dengan semua itu. Bahkan mungkin akan pergi meninggalkannya.


Ia tidak akan rela melihat orang yang kini menjadi istrinya itu pernah melakukan hal menjijikan dengan pria lain.


Membayangkan saja sudah merinding apa lagi benar terjadi seperti yang sekarang sedang menimpanya. Ia tidak akan bisa sekuat dan setenang Hanum menghadapinya saat ini.


Lalu Hanzen memegang kedua tangan Hanum dan menciumnya berkali .


"Terimakasih sayang !". Ucapnya kemudian menarik Hanum kedalam pelukannya.


"Terimakasih buat apa mas?!".


"Karna kamu sudah sangat sabar dan tenang menanggapi masalah ini. Aku sendiri belum tentu bisa setenang kamu!". Mencium kembali tangan Hanum.


"Kita ini suami istri mas, status kita bukan lagi pacaran jadi kita harus bisa menghadapi semua masalah dengan sebaiknya. Aku udah belajar dari masalah kita yang kemarin mas".


"I love you sayang ! ".


"Aku sadar diluar sana banyak sekali wanita cantik dan modis bahkan para model terkenal yang berlomba lomba ingin menjadi istrimu karna ketampanan dan kekayaanmu mas. Dan aku tidak mau memberi sedikitpun cela buat mereka masuk kedalam hatimu. Aku tidak mau karna sikapku yang kekanak kanakan membuatmu merasa muak dan jenuh. Sehingga kamu akan mencari kenyamanan diluar sana dari wanita lain!". Ucap Hanum panjang lebar tanpa membalas ungkapan Hanzen.


"I love you my wife !"


Lagi lagi Hanum tidak menjawab


"I love you Hanum ! ".


Hanum tetap tidak menjawab.


"Aku mencintaimu Hanum pradipta wanita sederhana dengan sejuta pesona. Murah senyum . Ramah tamah dan juga suka menolong ,berhati lembut dan......"


Hanzen tidak bisa melanjutkan katanya katanya karna Hanum membekap bibir Hanzen menggunakan bibirnya. Dengan lembut ia ******* dan terus menyesap bibir suaminya terus menekan dan bermain main dengan bibirnya ia sangat menikmatinya hingga ia merasa puas lalu melepas tautan bibirnya seraya nafasnya tersengal karna kehabisan oksigen.


*


*


*


*

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2