Sendiri

Sendiri
Episode 35


__ADS_3

Semalaman Naomi tidak tidur, Ia hanya duduk di pinggir tempat tidurnya sambil menangis. Tangisannya makin terisak-isak dengan memandang foto Ayahnya dan Ranvie, Ia begitu merindukan mereka.


Apa yang ku perbuat hari ini pada Darvin? Aku tidak mengerti perasaanku terhadapnya, apakah cintaku ke Mas Ray hilang selama Darvin disampingku? Batin Naomi yang bertanya-tanya terus dalam dirinya tapi tidak menemukan jawaban.


Kini aku kembali ke titik awal, kembali sendiri tanpa kehadiran Darvin beberapa minggu. Darvin masih saja membantu ku dari belakang, untuk terakhir kalinya Ia membantuku mendapatkan keadilan dengan mengeluarkan Tasyi dari kampus dan aku tidak perlu menuntutnya karena pencemaran nama baik, karena Tasyi di keluarkan secara tidak terhormat. Aku masih bingung dengan pengaruh Darvin dikota B, Ia sangat mudah melakukan sesuatu hal.


Dari kejauhan seseorang meneriaki namaku, "Naomi".


Akupun menoleh kearah suara yang melambaikan tangan dari kejauhan dan berlari kearahku, " Kak Hans". Naomi tercengang.


"Bagaiman kabarmu?" Tanya Hans lembut.


"Aku baik, Kak". Balas Naomi senyum.


" Aku mau tanya?!"

__ADS_1


"Kak Hans mau tanya apa?" Tanya Naomi balik.


"Apa hubunganmu dengan Tuan Darvin?"


"Hubunganku dengan Tuan Darvin hanya sekedar guru dan murid. Kenapa kak Hans bertanya seperti itu?" Tanya Naomi penasaran.


"Apa kau tahu Darvin itu siapa?"


"Hmm, tidak". Balas Naomi menggelengkan kepala.


" Naomi, kau menjadi muridnya tapi tidak tahu siapa Tuan Darvin".


"Tuan Darvin orang yang sangat berpengaruh di kota B, Ia pebisnis yang cerdas dan sangat kejam dalam mematikan lawannya, tidak mengenal ampun jika orang itu mengusiknya atau orang terdekatnya. Bagi Tuan Darvin menyingkirkan Tasyi sangat mudah". Jelas Hans.


Sejenak Naomi terdiam mendengar cerita Hans, Ia baru menyadari semua hal yang begitu mudah dikerjakan Darvin. Naomi bertanya lagi pada Hans, " Apa Kak Hans pernah dengar hubungan Tuan Darvin dengan seorang wanita?"

__ADS_1


"Tentu saja, Tuan Darvin pernah memiliki seorang tunangan dengan seorang wanita biasa yatim piatu, namanya "Sagita Savinda", yang di panggil Mbak Gita. Ia cantik dan polos tapi sayang... " Hans terhenti dengan mimik sedih.


"Sayang kenapa?" Tanya Naomi penasaran, Ia tidak menyangka Darvin pernah bertunangan tapi selama hampir 4 tahun Ia dikejar-kejar terus oleh Darvin.


"Mbak Gita meninggal, karena dibunuh oleh mafia yang bekerjasama dengannya".


" Maksudnya?" Tanya Naomi kaget dan makin penasaran.


Hans menceritakan semua yang Ia ketahui tentang Darvin. Pernah bertunangan, dikhianati tunangannya dan patah hati hebat ditinggal mati tunangannya kala itu, Gita di jadikan umpan oleh ketua mafia di kota B hanya ingin Darvin mati, tapi saat Gita mulai mencintai Darvin, Ia mengorbankan nyawanya demi Darvin. Setelah mendengar semuanya, Naomi bertanya pada Hans, "Darimana kamu tahu semua itu?"


"Semua orang di kota B tahu, tapi entah itu benar atau tidak tentang Tuan Darvin, tapi Gita itu memang ada karena Tuan Darvin pernah mengumunkannya di media". Balas Hans.


" Kenapa aku tidak tahu?" Menyentuh dagunya dengan jari telunjuk kanannya lalu bola matanya mengarah keatas.


"Kamu sendiri yang tidak cari tahu". Balas Hans sambil mencubit pipi kanan Naomi.

__ADS_1


" Auw".


Pukul 15:15 jam kuliah Naomi selesai, Ia kemudian ke kantor Darvin karena tahu jam segini masih jam kerja. Setelah tahu cerita masa lalu Darvin, Naomi jadi mulai khawatir terhadap Darvin terlebih lagi soal mafia-mafia yang berusaha ingin membunuhnya. Naomi merasa sedih di dalam hatinya, Darvin ternyata memiliki kehidupan yang rumit dibanding dirinya, bahkan pernah kehilangan orang yang amat dicintainya. Ia tahu bagaimana rasanya kehilangan, perbedaannya Darvin dikhianati oleh Gita.


__ADS_2