Sendiri

Sendiri
Episode 46


__ADS_3

Setelah mereka makan malam, Darvin kemudian mengajak Naomi ke tempat yang paling indah dan paling di sukai Naomi, melihat bintang di tempat tertinggi di kota B.


Naomi sangat takjub melihat bintang-bintang yang bertaburan di langit. Darvin senang membuat bahagia Naomi karena itulah tujuannya, di saat Naomi menikmati keindahan malam dengan taburan bintang. Darvin memeluknya dari belakang dan membisikkan ke telinga Naomi dengan lembut, "apa kau menyukainya?"


"Yah, aku sangat menyukainya. Terima kasih karena berusaha menyiapkan semua ini". Balas Naomi.


"Ini hanya permulaannya saja, masih banyak kejutan yg akan menanti mu setelah menjadi istriku". Jelas Darvin seraya mengeratkan pelukannya. Naomi membalikkan badannya ke Darvin.


" Kau sungguh romantis Tuan cemburuan". Ucap Naomi sambil tertawa kecil.


"Tapi kau menyukai ku, meski aku cemburuan kau tetap saja memilih ku".


" Yah itu benar. Katakan dari mana kau belajar jadi lelaki romantis". Ujar Naomi sembari melingkarkan kedua tangannya ke leher Darvin.


"Aku memang romantis, kau saja yang baru menyadarinya". Jelas Darvin.


" Oh, benarkah?" Naomi tidak yakin.


"Yah, tentu saja". Jelas Darvin singkat.


" Bagaimana kalau aku memberi mu hadiah". Imbuh Naomi.


"Hadiah? Apa?" Tanya Darvin penasaran.


Naomi kemudian mengagetkan Darvin dengan mencium pipi kanannya sembari melepas lingkaran di leher Darvin dan memegang pundaknya karena Darvin lelaki tinggi, Naomi terpaksa menjinjit.

__ADS_1


"Kamu sudah mulai berani sekarang!" Tandas Darvin senyum menyeringai. Naomi melepaskan diri dari pelukan Darvin dan berlari sambil tertawa.


"Kenapa aku tidak berani kepadamu?" Ejek Naomi.


"Yah, kau orang yang paling berani kepadaku". Ujar Darvin sembari menarik tangan Naomi kembali ke pelukannya. " Aku mencintaimu". Lanjutnya dengan lembut.


Naomi tersenyum lebar mendengar pengakuan Darvin. "Berapa kali kau harus mengatakannya lagi? Telingaku panas mendengarnya". kemudian menaruh tangannya ke dada Darvin.


" Romantislah sedikit, tadi kau sudah janji. Nikmati romansa kita berdua yang jarang kita lakukan".


"Yah, baiklah". Ucap Naomi singkat.


Setelah menikmati malam yang bertaburan bintang, mereka tiba dirumah pada pukul 00:00 tengah malam. Raka yang sedari tadi mengkhawatirkan Naomi, tidak bisa tidur hingga Ia menunggu Naomi di ruang tamu. Selama Raka ada dirumah Naomi, Darvin tidak pernah menginap, Ia tidak mau Raka salah sangka kepada Naomi sehingga Darvin memilih tinggal di rumahnya kemabali sementara waktu. Ia berusaha tidak menjadi orang yang cemburu, Darvin percaya Raka tidak akan melakukan hal apapun terhadap Naomi, Ia percaya adanya Raka dirumah itu bisa mengalihkan perhatian para mafia.


" Mas Raka belum tidur?" Tanya Naomi yang melihat Raka baring di sofa.


" Aku baik-baik saja Mas, tidak perlu khawatir ".


" Tetap saja aku mengkhawatirkan mu, kamu pergi dengan orang asing".


"Mas Raka, Darvin bukanlah orang asing. Kamu pasti paham dengan hubungan kami". Sergah Naomi tegas.


" Iya aku menyadari hubungan kalian, tapi aku juga tetap ingin melindungi mu. Kamu pasti tahu Darvin terlibat dengan para mafia berbahaya di kota B". Jelas Raka lirih.


"Aku mengetahuinya, tapi itu bukanlah masalah. Aku percaya Darvin akan menjagaku, Ia tidak akan membiarkan sesuatu apapun terjadi kepadaku". Tegas Naomi.

__ADS_1


"Omi, aku dan mama hanya takut kamu kenapa-kenapa". Ujar Raka sedih.


" Tidak perlu takut mas, aku bisa menjaga diriku sendiri. Tidak akan ada sesuatu yang terjadi". Imbuh Naomi dengan tatapan sayu.


"Aku harap kau akan baik-baik saja". Ujar Raka seraya memegang bahu Naomi dan berlalu pergi menuju kamarnya. Naomi terdiam tak bergeming memikirkan kata-kata Raka.


Apakah aku sudah salah mencintai Darvin? Tapi aku benar-benar tidak bisa jauh darinya. Entah aku telah membuat diriku berada masalah besar atau sudah tepat memilih jalan seperti ini bersama Darvin. Batin Naomi menghela nafasnya, Ia pun bergegas menuju kamarnya untuk segera beristirahat.


Setelah Naomi membersihkan dirinya, Ia mengirim pesan ke Darvin


❤Naomi


Apa kamu sudah tiba?


❤Darvin


Ya sayang, baru saja.


❤Naomi


Segeralah beristirahat, aku juga ingin segera tidur.


❤Darvin


Good night, sayang.

__ADS_1


Naomi tidak membalas pesan dari Darvin, Ia meletakkan handphonenya di lemari kecil dekat tempat tidurnya lalu Ia pun memejamkan matanya.


__ADS_2