Sendiri

Sendiri
Episode 8


__ADS_3

Tiba dirumah Darvin bergegas ke kamarnya sambil memegang buku dari Naomi, Ia bergegas mandi, mengganti baju dan pergi keruang kerjanya. Perlembar demi perlembar Ia buka dan baca.


Isi buku diary :


*Tanggal x-xx-xxxx


Hari dimana bertemu Mas Rayyan, tak ku sangka yang dijodohkan orang yang tampan.


Tanggal x-xx-xxxx


Aku sudah resmi jadi tunangan Mas Rayyan. Sebulan lagi akan menjadi istrinya, semoga Mas Rayyan bahagia menikahiku.


Tanggal xx-xx-xxxx

__ADS_1


Hari pertama jadi istrinya, awalnya aku gugup berduaan dikamar saja. Tapi Mas Rayyan mampu menghilangkan rasa gugupku kepadanya dan malam ini tidak terjadi apa-apa hanya memelukku sebentar saja, Mas Rayyan pengertian dan mau sabar menungguku sampai aku siap.


Tanggal xx-xx-xxxx


Sebulan jadi istri Mas Rayyan akhirnya mencium ku dan mengambil ciuman pertamaku. Aku senang bersamanya, Ia juga senang terhadapku*.


Darvin melewatkan beberapa lembar yang membuatnya terbakar api cemburu. Ia tidak sanggup membayangkan Naomi bersama laki-laki lain meskipun dengan mantan suaminya yang kini sudah tiada. Ia kembali membuka lembaran-lembaran dimana Naomi mulai kehilangan anak dan suaminya.


*Tanggal x-xx-xxxx


Tanggal xx-xx-xxxx


2 minggu Ranvie tidak sadarkan diri, akhirnya sadar dalam keadaan sekarat. Ia terus memanggilku "Mama", aku yang berada disampingnya hanya bisa menggegamnya dengan erat dan air mataku pun membasahi pipiku. Setengah jam sekarat akhirnya, Ranvie pergi lebih dulu meninggalkanku. Aku menangis sejadi-jadinya, aku hanya bisa menangis dalam pelukan ayah.

__ADS_1


Tanggal x-xx-xxxx


Setelah sebulan Ranvie dikubur, Mas Rayyan akhirnya sadar tapi dalam keadaan tidak membaik. Tiga hari sadar, Mas Rayyan menyusul Ranvie, aku syok dan selalu ingin ikut mereka. Aku selamat tidak terjadi apapun padaku, karena saat itu aku duduk di kursi penumpang seorang diri, Ranvie punya kebiasaan selalu ingin duduk di depan bersama Mas Rayyan*.


Setelah semua Darvin baca, Ia akhirnya mengerti dengan sikap dingin Naomi. Rasa bersalah selamat dari kecelakaan dan terjebak dalam situasi hati yang tidak bisa menerima kepergian orang yang paling Ia cintai.


Darvin menutup buku Diary Naomi dan meninggalkan buku itu diatas meja kerjanya, lalu pergi menuju kamarnya.


Malam ini rasa penasarannya terhadap Naomi yang begitu keras hati tidak bisa menerima siapapun dan memilih selalu sendiri, Darvin kini mengerti hati Naomi susah ditaklukan karena masih terbayang-bayang dimasa lalu dan juga statusnya yang bukan gadis.


Lama berpikir sembari berbaring ditempat tidurnya, membuat hati Darvin gelisah. Disatu sisi Ia sangat mencintai Naomi dan disisi lain statusnya yang sulit Ia terima.


Rasa kecewanya membuatnya menjauhi Naomi selama beberapa bulan, Ia menyesal memaksa Naomi berterus terang. Pikiran Darvin pun jadi kacau, bekerja tidak fokus, diam dan selalu merenung.

__ADS_1


Naomi juga merasakan sesuatu yang hilang, semenjak pertemuan terakhirnya dengan Darvin malam itu, Ia tidak pernah lagi bertemu bahkan setiap mengajar Livy dirumahnya Darvin tidak pernah terlihat olehnya.


__ADS_2