
"Nao". Hans memulai pembicaraan dengan lembut.
" Ya Kak Hans ada apa?" Tanya Naomi heran.
"Aku suka sama kamu". Ucap Hans dengan lantang.
Seketika Naomi berhenti mengunyah makanan yang ada di mulutnya, Ia terkejut dengan pengakuan Hans yang tiba-tiba. Entah berapa kali Hans mengatakan suka padanya secara berulang-ulang. " Kak Hans kamu pasti sudah tahu jawabanku". Tandas Naomi senyum kecil.
"Aku tidak akan menyerah mengatakannya padamu". Hans tegas dengan wajah serius.
"Kak Hans aku tidak cocok untuk mu".
" Atas dasar apa kau selalu saja berkata seperti itu?" Tanya Hans menaikkan alisnya.
Naomi diam tak menjawab pertanyaan Hans, Ia kemudian membuka penutup botol minumannya dan meneguknya sekali. Lalu meletakkannya ke meja, dengan menghela nafas yang panjang Naomi menjawab pertanyaan Hans dengan tatapan berbinar, "aku sudah pernah menikah Kak Hans".
Seketika Hans tak bergeming, Ia terkejut luar biasa mendengar pengakuan Naomi dan beranggapan hanya untuk menghindarinya, "aku tidak percaya".
"Aku benar-benar pernah menikah 3 tahun lalu dan punya anak". Jelas Naomi.
"Cukup". Teriak Hans lalu pergi meninggalkan Naomi. Betapa kagetnya Naomi dengan gertakan Hans Ia jadi sedih dan menundukkan kepalanya.
Naomi masih duduk terdiam di kantin seraya menikmati makanannya perlahan-lahan, tetiba notif pesan masuk whatsappnya berbunyi dan muncul di layar Handphonenya.
❤Darvin
Aku punya kejutan untukmu malam ini, bersiaplah sayang❤
Seketika wajah Naomi tersenyum mendapat pesan dari Darvin Ia pun membalasnya.
❤Naomi
Sekarang Tuan Darvin jadi begitu romantis yah haha..
__ADS_1
❤Darvin
Apa yang kau tertawakan? Aku sedang berusaha menyenangkan mu.
❤Naomi
Lucu saja seorang Tuan Darvin yang tidak tahu apa itu romantis bisa menyiapkan kejutan untuk kekasihnya.
❤Darvin
Cukup, sebaiknya kau menurut saja. Aku malas meladenimu, jam 7 malam kau harus sudah bersiap dan dandan yang cantik.
❤Naomi
**Apa selama ini aku jelek? Sampai harus berdandan cantik untuk sebentar malam😡
❤**Darvin
❤Naomi
Pergilah sendiri, aku tidak akan pergi denganmu malam ini.
❤Darvin
Jika kau tidak menurut aku akan menculik mu dengan keadaan apapun.
❤Naomi
Tidak bisakah kau membujuk ku? Bukan mengancamku😡
❤Darvin
Menurutlah, jangan membuatku menunggu malam ini. Kamu tahu konsekuensinya jika tidak menurut.
__ADS_1
Huh?! Dasar Darvin, entah kenapa aku bisa jatuh cinta dengan lelaki seperti dirinya? Gumam Naomi seraya memajukan bibirnya dan melipat kedua tangannya ke perut wajahnya terlihat kesal dengan pesan whatsapp dari Darvin. Kadang Ia merasa senang, marah, takut dan sedih semuanya bercampur menjadi satu selama Ia bersama dengan Darvin. Sekalipun bersama Rayyan dulunya, Ia tidak pernah merasakan campur aduk, Rayyan selalu membuatnya bahagia. Naomi tidak membalas pesan Darvin tapi handphonenya berdering melihat panggilan dari Manda, Ia segera mengangkatnya dengan hati senang.
"Halo, Mah". Sapa Naomi.
" Halo sayang". Jawab Manda dari seberang telpon. "Bagaimana kabarmu?" Tanyanya.
"Baik, Mah. Mama dan Papa sehatkan?" Tanya Naomi balik.
"Yah, kami baik. Kamu sedang apa?" Tanya Manda lagi.
"Aku baru saja selesai makan, Mah".
" Kamu harus banyak makan yah, pokoknya jangan malas makan, jika Raka menyusahkanmu Mama akan hukum dia".
"Haha, mama jangan". Ucap Naomi tertawa. " Mah aku rindu kamu". Lanjut Naomi dengan lembut.
"Apa kau ingin mama ke kota B untuk mengunjungi mu?" Tanya Manda khawatir.
"Hmm, tidak perlu mah. Aku sedang sibuk dengan kuliah ku yang sebentar lagi akan selesai, mama tunggu Omi bisakan? Jangan tinggalkan Omi yah mah". Ucap Naomi berderai air mata di balik telpon. Saat mendengar suara Manda Ia sangat merindukan belaian seorang Ibu yang selama ini hanya di dapatkannya dari Manda.
" Kau sedang bicara apa? Mama akan selalu menunggumu".
"Terima kasih Mah sudah menyayangi Omi".
" Dasar anak bodoh, kamu putri Mama jelas mama akan selalu sayang kamu, tidak perlu berterimakasih".
"Iya Mah, Omi rindu masakan dan suapan tangan Mama". Ucap Naomi sesugukan.
" Omi kamu sebenarnya ada apa? Jika ada apa-apa kanu cerita ke Mama kalau kamu tidak mau cerita ke Raka".
"Iya Mah, sekali lagi terima kasih".
" Yah sudah, mama tutup telponnya. Jika kamu rindu mama dan ingin cerita hubungi mama ya sayang. Mama akan selalu ada untukmu, kamu jaga diri disana". Jelas Manda seraya menutup telpon.
__ADS_1