Story Maya

Story Maya
Pilih yang mana


__ADS_3

"Kak, Maya mandi duluan ya," ucap Maya ketika mereka sudah tiba dirumah dan sudah berada didalam kamar, Aldo pun mengangguk sambil duduk ditepi ranjang dan Maya langsung masuk kekamar mandi.


Saat gadis itu selesai mandi, dia melihat suaminya berada di balkon dan sepertinya tengah menelfon dengan seseorang, Aldo juga terlihat sangat serius, karena penasaran, Maya pun mendekat dan menguping pembicaraan Aldo.


"Kita ketemu ditaman itu besok pagi, saya akan kasih bayaran kamu disana," ucap Aldo.


...........


"Ingat!!, jangan sampai rahasia ini terbongkar kalau itu sampai terjadi, kamu tau kan apa akibatnya,"


............


Maya yang mendengarnya pun menjadi bingung, rahasia apa yang ditutupi oleh Aldo yang tidak boleh siapapun tau.


"Maya sejak kapan kamu disini?" tanya Aldo dengan eskpresi terkejut, begitupun Maya, dia juga terkejut karena ketahuan oleh Aldo.


"Aku tadi mau nyamperin kakak di balkon, tapi anting aku jatuh sebelah, jadi aku tinggal cari anting itu dulu," ucap Maya lalu berpura-pura seperti orang yang mencari sesuatu, tanpa disadari oleh Aldo, Maya menjatuhkan antingnya sebelah. "Antingnya mana ya?" ucap Maya.

__ADS_1


"Apa kamu dengar pembicaraan aku sama seseorang ditelfon tadi?"


"Nggak kak, emang tadi kakak telfonan sama siapa?" tanya balik Maya membuat Aldo seketika menjadi gugup dan itu membuat Maya tambah curiga.


Apa yang kak Aldo sembunyiin dari aku. Aku ingin percaya sama kakak, tapi kenapa disaat aku udah percaya, ada aja hal yang membuat aku kembali curiga, batin Maya.


"Sama rekan bisnis kok, besok ada meeting," ucap Aldo dan Maya pun terdiam. "May, itu anting kamu," lanjut Aldo sambil mengambil sebelah anting yang terletak dilantai lalu memberikannya pada Maya.


"Makasih ya kak, tadi waktu aku cari nggak dapat-dapat, giliran kak Aldo yang nyari langsung dapat," ucap Maya membuat Aldo tersenyum. Setelah itu, Aldo langsung mengambil handuk dan masuk kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Kak Aldo kan mau ketemu sama orang itu ditaman, tapi taman mana, batin Maya bingung.


Aduh, ini password hp kak Aldo apa sih, batin Maya.


Dia pun menulis tanggal lahir Aldo namun salah dan itu semakin membuat Maya bingung. Wanita itu pun bercanda menulis tanggal lahir. yah walaupun dia yakin pasti salah, namun Maya malah terkejut saat hp itu terbuka.


"Password hp kak Aldo adalah tanggal lahir aku, kok bisa?" gumam Maya. Maya pun membuka galeri Aldo dan lagi-lagi dia terkejut karena foto dirinya banyak dihp suaminya itu, bahkan foto Aldo sendiri sangat sedikit.

__ADS_1


Setelah membuka galery, Maya rencananya akan membuka kontak dan telepon untuk mengambil nomor orang yang menelfon dengan Aldo tadi, namun tidak jadi karena Aldo sudah keluar dari kamar mandi.


"Kak Aldo boleh aku tanya sesuatu?"


"Tanya aja, mau tanya apa?"


"Teman aku itu punya pacar dan di hp pacarnya itu semuanya foto teman aku dan itu buat dia terharu, menurut kakak apa pacarnya itu mencintai dia dengan tulus," tanya Maya.


"Iya, karena pacarnya itu sampai rela kan penyimpanannya penuh asal dipenuhi foto teman kamu,"


Apa itu artinya kak Aldo mencintai aku, tapi apa secepat itu kakak jatuh cinta sama aku yang sebelumnya kita adalah kakak-adik, batin Maya.


Sebenarnya ingin sekali Maya bertanya tentang perasaan Aldo cuman dia takut Aldo tau kalau tadi dia sudah lancang membuka hp Aldo tanpa izin.


Malam pun berganti pagi dan saat ini semua yang tinggal dirumah itu tengah makan bersama.


"Maya, kamu mau kan temenin kakak cek up hari ini sama bunda juga soalnya mas Rio ada meeting dan nggak bisa diwakilin sama kak Aldo," ucap Vina dan Maya dengan senang hati pun mengangguk, namun setelah mengangguk, dia teringat akan pertemuan Aldo dengan seseorang disebuah taman hari ini.

__ADS_1


Kalau aku temenin kak Vina cek up itu artinya aku nggak akan bisa ngikutin kak Aldo, tapi kalau aku nolak, alasannya apa dan aku juga udah terlanjur setuju, astaga ini gimana, batin Maya bingung.


__ADS_2