Stuck With Hot Brother

Stuck With Hot Brother
Bab 41. Ini Bukan Permen 'Kan?


__ADS_3

"Lagi ngapain lu bedua hah?!" sentak Gerry, ketika ia tak sengaja melihat sahabat dan adiknya sedang membeli pengaman di salah satu mini market.


Dia berpikir bahwa Edo akan mengajak Minnie berbuat yang tidak-tidak. Maka dari itu dia terlihat sangat marah. 


Sebab walaupun Edo adalah sahabatnya, tetapi jika pria itu berani melakukan sesuatu pada Minnie. Maka dia akan menjadi orang pertama yang akan menghajar Edo!


Minnie yang tidak tahu apa-apa sontak bangkit dan mensejajarkan diri dengan sang kakak. "Ya lagi belanja lah, emang kita keliatan lagi nanem ubi?!"


Mendengar itu, kekesalan Gerry semakin menjadi-jadi, dia segera meraih telinga Minnie dan menjewernya. "Pinter jawab lu yah?! Belajar dari mana lu?"


"Aduh sakit! Kakak, apaan sih? Kenapa aku dijewer?"


"Harusnya gue yang nanya?! Ngapain lu bedua beli kon—" Ucapan Gerry langsung terputus karena Edo membekap mulutnya. Bisa bahaya jika orang-orang mendengar kesalahpahaman di antara mereka.


Karena sebenarnya semua pengaman ini ia beli atas perintah Ghara. 


"Bacot lu dijaga, Anjingg!" ucap Edo dengan penuh penekanan. Sementara Gerry langsung melepaskan tangannya dari telinga Minnie. Dia beralih menepuk-nepuk tangan Edo, agar berhenti menutup mulutnya.


Hah!


Gerry langsung menghela nafas kasar, lalu menatap Edo dengan tajam. "Lu mau ngapain beli ginian, Do? Lu mau ngerusak Adek gue?!"


Plak!


Edo melayangkan tangan untuk menggeplak belakang kepala Gerry. Karena terkadang otak pria satu ini dipakai hanya untuk menjudge tanpa mendengar penjelasan.

__ADS_1


"Gue kuncir lama-lama mulut lu kalo ngebacott sembarangan! Ini semua bukan buat gue sama Minnie!"


"Terus?!"


"Ghara yang nyuruh gue!"


Mendengar itu Gerry langsung menganga. Untuk apa Ghara menyuruh Edo membeli pengaman sebanyak itu? Apakah buaya rawa-rawa itu sudah berhasil membobol gawang pertahanan milik si bawang putih?


Sementara Minnie yang masih belum paham dengan apa yang dibicarakan, hanya mampu terdiam dan menyimak obrolan.


"Ghara? Bocah monyett itu emang udah—?"


"Besok dia kawin! Dan sekarang katanya dia lagi dipingit, gak boleh kemana-mana. Biar aura setannya pada keluar semua."


Gerry makin terperangah.


"Lu kalo diomongin gak percayaan banget sih, minta gue pecahin bijinya!" sentak Edo, lalu kembali mengambil seluruh stok yang ada di rak.


"Tapi kok dia gak bilang sama gue, Do? Dia masih nganggep gue sahabat gak sih?" tanya Gerry, sambil mengikuti arah gerak tubuh Edo.


"Gak tahu, dah lupa kali dia punya sahabat sableng kayak elu!"


Gerry hendak menimpali ucapan Edo. Akan tetapi tiba-tiba keduanya mendengar pertanyaan polos dari Minnie. "Ini sebenarnya apa sih? Kok dari tadi kalian ributin ginian? Ini bukan permen 'kan?"


Gerry dan Edo saling pandang. Keduanya seperti ragu untuk menjelaskan. Namun, jika salah satu di antara mereka tidak menjawab, Minnie pasti akan terus bertanya tanpa ada jeda.

__ADS_1


"Euuu … itu kon&om," jawab Gerry dengan cepat, yang membuat Edo jadi melirik sinis.


Sementara Minnie langsung menautkan kedua alisnya. "Kon&om? Itu yang buat silikon hp 'kan? Emang ada yang bentuknya dikotakin gini?"


"Ck, lu kalo blangsakk makanya jangan setengah-setengah!" cetus Gerry sambil menoyor kening Minnie, karena dia begitu hafal dengan otak mesyum adiknya.


"Dih apaan sih, orang aku cuma tanya kok marah-marah! Kalo gitu mending aku tanya kasir aja!" Balas Minnie, karena dia merasa kesal sedari tadi terus dimarahi oleh Gerry.


Dia hendak berjalan ke arah kasir, tetapi dengan cepat ditahan oleh kedua pria yang ada di belakangnya.


"Jangan macem-macem!" sentak keduanya, membuat Minnie bertambah semakin kesal. Sementara Edo dan Gerry terkejut dengan kalimat yang keluar dari mulut masing-masing.


"Yang, udah nanti aku jelasin di mobil aja," ujar Edo cepat-cepat, karena dia tidak mau semua ini menimbulkan masalah.


"Lagian apa masalahnya sih? Orang aku cuma tanya ginian doang sampe disuruh tunggu di mobil. Emang bahaya banget?" sentak Minnie, terlanjur kesal.


"Nih bocah dikasih tahunya!" sewot Gerry dengan kedua tangan yang ingin meremat isi kepala Minnie.


"Apa?"


"Itu tuh sarung kenty-nya si Edo, kalo lu mau tahu!"


HAH?


***

__ADS_1


Minnie Minnie makanya yang nurut sama kakakmu🤣🤣🤣


__ADS_2