Stuck With Hot Brother

Stuck With Hot Brother
Bab 78. Kesalahan


__ADS_3

Nasi telah menjadi bubur. Mau seperti apapun, takdir tidak akan pernah bisa berubah, yang harus Sonia lakukan hanyalah menerima. Karena ia tahu sang suami sudah berusaha untuk berubah, semenjak itu Andreas tidak lagi bermain-main dengan wanita, dan membuat Sonia yakin untuk bertahan.


Dan sekarang jika akhirnya dia menyerah, maka perjuangannya selama ini hanyalah sia-sia. Dia harus berlapang dada, apalagi Lily tidaklah bersalah.


Dia tidak minta dilahirkan, apalagi dari orang tua yang menjalin cinta secara diam-diam. Sonia menarik nafas dalam-dalam, lalu membuangnya secara perlahan.


"Aku tidak akan menyalahkan dia. Aku tidak bisa menjadi wanita jahat, hanya karena memperebutkan cinta seorang pria yang pernah berkhianat," ucap Sonia dengan bibir yang bergetar. Mau dia berusaha ikhlas seperti apapun, nyatanya hatinya sangat sakit.


Mendengar itu, Andreas langsung mengangkat kepala. Dia semakin tergugu, karena benar-benar menyesal, pernah menyia-nyiakan wanita sebaik Sonia.


"Aku sungguh-sungguh minta maaf, Son. Aku tidak bercerita padamu, karena aku takut kamu meninggalkan aku, makanya waktu itu aku berjanji pada diriku sendiri, bahwa aku akan berubah," balas Andreas sambil terus memohon pengampunan.


Dia memegangi tangan Sonia, berharap wanita itu sudi untuk tetap hidup bersamanya.


Sonia mengusap air matanya dengan kasar. "Lalu apakah kamu tahu dia hamil?"

__ADS_1


Andreas langsung menggelengkan kepala, dia benar-benar tidak tahu bahwa pada saat itu Carissa mengandung anaknya. Sebab wanita itu tidak memberi kabar apapun padanya.


"Aku baru tahu beberapa hari yang lalu. Dia mengirimiku pesan misterius, dan aku dibuat penasaran. Setelah aku selidiki ternyata memang benar, Lily anakku, makanya Alessandro berani menikahkan dia dengan Ghara," jelas Andreas apa adanya.


Pada saat itu dia langsung memutuskan hubungan dengan Carissa. Tanpa mau tahu kabar wanita itu.


Sementara Sonia memejamkan mata, air matanya seolah tak pernah surut. Hingga terus-menerus mengalir deras. Bagaimana dia bisa menjelaskan pada Keysha, jika situasinya seperti ini?


Ghara adalah pria yang pernah dicintai anaknya, sementara Lily adalah anak Andreas dari wanita lain.


Semua cinta yang dia persembahkan untuk Andreas sudah lama hilang, semenjak pengkhianatan itu dia ketahui dengan mata telanjang. Akan tetapi dia selalu memilih diam.


"Aku mengerti, Son. Aku yang salah, aku adalah pria badjingan. Tapi aku mohon, tetaplah di sisiku," ungkap Andreas seraya menangis di lutut Sonia. Dia tidak mau kehilangan wanita itu, bagaimana pun caranya, Sonia akan dia pertahankan dengan sekuat yang ia bisa.


***

__ADS_1


"Gak mungkin!" teriak Keysha setelah mendengar penjelasan ibunya. Dia bukan lagi terperangah, tetapi sangat, teramat terkejut dengan berita yang baru dia dengar.


Lily adalah adik kandungnya? Astaga, lelucon macam apa ini? Hari ini dia mendengar kabar bahwa mantan tunangannya menikah dengan gadis itu, dan sekarang orang tuanya malah bicara omong kosong.


"Sayang, Mommy mohon, kamu mengerti."


"Kenapa harus aku yang mengerti? Daddy yang melakukan kesalahan itu!" ketus Keysha tak terima, jika harus satu ayah dengan wanita yang telah merebut Ghara.


Kemarin dia sudah mencoba mengikhlaskan pria itu dan hidup dengan tenang bersama Marcell. Namun, kenapa ada saja sesuatu yang membuat dirinya terusik.


"Key, maafkan Daddy," kata Andreas sambil memeluk putrinya. Akan tetapi Keysha segera mendorong Andreas, seolah tak sudi disentuh oleh pria paruh baya itu.


"Aku tidak akan terima itu! Selamanya, Daddy hanyalah Daddy-ku. Aku tidak memiliki adik atau saudara, apalagi dia adalah wanita yang merebut Ghara! Aku yakin, dia yang menyebabkan Ghara berpaling dan memutus pertunangan kita! Aku benci dia, sangat, aku sangat benci dia!" teriak Keysha dengan histeris.


Namun, tiba-tiba perutnya terasa kencang, hingga dia langsung mengerang. "Argh!"

__ADS_1


"Keysha!" panggil Sonia dan Andreas secara berbarengan.


__ADS_2