Suami Kedua (Tradisi Keluarga Suamiku)

Suami Kedua (Tradisi Keluarga Suamiku)
SK Part 13


__ADS_3

~Apa artinya aku bagimu?~


Setelah melampiaskan kekesalannya dengan memukul-mukul setir mobilnya sendiri, Jessica memutar kunci mobil dan menyalakan mesin mobilnya, dia kembali mengendarai mobilnya. Mobil Jessica melesat dengan cepat sehingga ia mampu sampai ke apartemennya hanya dalam jangka beberapa menit saja. Jessica memarkir mobilnya dan sejenak berdiri di samping mobilnya, perasaannya masih sangat hampa, dia tidak mengerti dengan Pras, selama ini dia selalu di sisi Pras, tapi pria itu seperti seakan tidak pernah menganggap keberadaannya.


Mereka berdua seringkali bercanda tawa bahkan setiap project mereka lakukan bersama, hari-hari yang dijalani Jessica begitu indah bersama Pras, hati Jessica yang telah dikecewakan oleh kedua orang tuanya karena sebuah penghianatan kedua orang tuanya, membuat kedua orang tuanya harus bercerai-berai dan dia harus memilih tinggal dan menjalani kehidupannya sendirian.


Namun berbeda ketika Pras berada di sisinya, Pras mengisi hari-harinya begitu indah, Pras mengisi kekosongan dalam kehidupannya, bahkan Pras mengisi hatinya dengan cinta, tapi entah mengapa pria itu tidak pernah menganggap dirinya sebagai seorang wanita, entah apa artinya dia untuk Pras.


Jessica duduk di sofa, dia melipat kedua lengannya dan menyimpannya di dada, ia menyilangkan kakinya dan menekuk wajahnya, matanya seakan-akan berbicara meski tak bersuara.


Pandangannya tiba-tiba menjadi kosong, dia memejamkan matanya dan mengubah posisinya yang sejak tadi duduk di sofa, menjadi menyandarkan diri dan berbaring di atas sofa itu, terasa lelah semua tubuhnya, terasa remuk semua tulangnya, melihat Pras tidak pernah sama sekali berubah, Pras tidak pernah tahu apa arti dirinya untuk Jessica, Pras tidak pernah tahu dan tidak pernah bertanya bagaimana perasaan Jessica terhadapnya, Pras selalu mengulas senyum kepada Jessica, selalu memberikan perhatian yang seakan Pras memiliki perasaan kepadanya, namun setiap kali ia berusaha untuk mendekatkan diri dan menunjukkan bahwa dia menginginkan Pras, maka saat itu juga Pras akan mematahkan hatinya, saat itu seakan Pras membuat dinding tebal di antara mereka, di saat itu Pras akan menghiraukannya, bersikap dingin seperti malam ini saat Jessica mengajaknya pergi sekedar menikmati malam hari.


******


Pras yang kini sedang bersiap untuk pelaksanaan pernikahannya, sedang berada di Australia di mana tempat dan negara itulah yang membuat besar namanya.


Australia adalah tempat di mana Pras berjuang untuk lulus dengan nilai tertinggi dan menjadi lulusan terbaik dari kampusnya. Pras memulai usahanya di Australiaz membangun usahanya sekuat tenaganya tanpa bantuan keluarganya, dia berlari ke sana ke sini untuk mencari beberapa klien yang memungkinkan untuk bekerja sama dengannya, dari situlah dia berhasil sampai sekarang membangun usahanya, membuat perusahaan dengan jasa desain furniture bukanlah usaha yang sedikit modal dan juga bukan usaha yang mudah untuk di jalani.


Saat ini Pras yang sudah sukses, namanya besar dan di beberapa negara mengenalnya, kini dia harus meninggalkan Australia tempat yang membesarkan namanya, dia harus pulang ke kampung halamannya, negara yang begitu indah untuknya dan di sana ada seorang wanita yang begitu di cintai yaitu Cyra kini waktunya dia untuk memperjuangkan cintanya.


"Aku akan berusaha Ryan, aku akan berusaha membuat dia jatuh hati kepadaku, aku tidak akan pernah melepaskannya dan aku akan menepati janjiku kepadamu, untuk melindunginya," lirih Pras sambil melihat foto yang terbingkai di atas mejanya


Foto mereka berdua diambil sebelum Ryan menikah dengan Cyra.


*****


Jessica membuka tasnya dan mengambil ponselnya yang kini tengah berdering, dilihat layar ponsel ternyata Pras yang menghubunginya, rasanya enggan untuk menjawab panggilan telepon dari Pras saat ini, tetapi dia tidak bisa mengabaikan seorang pria yang dia cintai.

__ADS_1


"Ya ada apa?" jawabnya dengan suara datar


"Kamu marah ya?" tanya Pras


"Biasa aja kok, ada apa kamu menghubungiku?" tanya Jessica dengan perasaan yang masih kesal.


"Aku hanya ingin tahu keadaanmu saja, aku takut kamu belum sampai di rumah," kata Pras yang mengkhawatirkan keadaan Jessica


"Tidak perlu khawatir, aku sudah ada di rumah kok, ya sudah, aku tutup dulu teleponnya," Jessica yang baru saja ingin menutup telepon namun diurungkannya.


"Besok siang kita makan siang bersama, jangan menghindari ku" kata Pras sebelum menutup teleponnya.


"Pras kenapa kamu terkadang perhatian, tapi terkadang juga dingin, aku bingung harus mengartikan sikapmu ini, aku bingung saat kamu perhatian terasa kamu menyukaiku, tapi ketika kamu bersikap dingin, aku merasa kamu tidak menginginkanku," Jessica menyandarkan kepalanya dan sedikit memijat-mijat dahinya


Begitulah sebuah perasaan manusia, tidak bisa kita menerkanya, apa yang ada di dalam dasarnya, seperti apa yang sedang ia pikirkan dan perasaan manusia begitu dalam sehingga tidak ada yang mampu mencapai dasarnya, begitulah perasaan Pras yang tidak bisa dikira-kira oleh Jessica dia tidak bisa menafsirkan semua perbuatan Pras yang ditunjukkan kepadanya.


*****


Cyra merasa muak dengan semua pesan yang dikirimkan oleh Pras untuknya.


Spontan Cyra membuang ponselnya.


"Dasar pria tak tau diri! aku adik iparnya tapi dia malah ingin menikahiku!" gerutu Cyra terus-menerus seperti itu, padahal sudah berkali-kali di katakan, tapi dia tak pernah bosan mengatakan itu untuk merutuki Pras.


Meski Pras sudah menunjukkan kebaikan hatinya, tapi Cyra masih tetap tidak bisa menerimanya.


Sulit menerima Pras yang awalnya seorang kakak ipar dan akan berubah menjadi suaminya.

__ADS_1


*****


"Meski kamu tidak membalasnya, tapi setidaknya kamu masih membaca pesan yang aku kirim," kata Pras yang tak merasa kesal.


Tak banyak pria seperti Pras, pria yang tidak mudah marah dan bisa memposisikan diri, sejak kecil Pras memang sudah menjadi anak yang manis, pintar dan kalem, sehingga banyak teman lasmi yang sering memujinya.


"Tunggu aku Cyra, aku akan segera menyelesaikan semua pekerjaan ku" bisik Pras dengan menyapu layar ponselnya sambil melihat photo profil Cyra.


Pras merasa ini adalah sebuah tantangan besar untuknya, demi mendapatkan Cyra dia rela sesekali mempelajari tentang cara menaklukkan hati wanita, Pras merasa dia harus mempelajarinya, karena selama ini dia tidak pernah dekat secara intim dengan wanita manapun, selama ini hidupnya didedikasikan untuk kuliah dan juga usahanya.


Pras bukan tidak mau mendekati wanita, justru karena terlalu banyak wanita yang berusaha mencuri perhatiannya, membuat Pras merasa tidak tertarik kepada mereka semua, bagi Pras wanita yang hanya berusaha menarik dihadapan laki-laki lain, bukanlah wanita yang tulus mencintai, bukan wanita baik yang bisa dijadikan teman hidup.


Pras mencari sosok wanita yang mandiri, tidak berusaha tampil dan terlihat seperti bidadari padahal hatinya bagaikan rumah kosong yang horor.


.


.


.


.


.Hai, ini cerita yang Author buat, meski masih banyak kekurangan, semoga karya ini bisa menjadi penghibur untuk kalian...


jangan lupa tap love, tap like, favoritkan dan tabur bunga, tinggalkan jejak dengan komen tentang karyaku...


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2