Suami Kedua (Tradisi Keluarga Suamiku)

Suami Kedua (Tradisi Keluarga Suamiku)
SK Part 63


__ADS_3

~Jangan pengaruhi istriku~


Jarwo dan keluarganya yang sedang berkunjung ke rumah Pras dan Cyra disambut dengan baik. Namun , Pras yang dulu pernah mendengar ucapan bibi serta sepupu istrinya tidak bisa bersikap senatural mungkin. Ada perasaan kesal di hatinya karena dulu mereka sempat mempengaruhi Cyra sebelum resmi menjadi istrinya.


"Silahkan duduk, Paman, Bibi, Kinan." Cyra menghampiri mereka bertiga.


"Kamu sehat, Ra?" tanya Yuni basa basi busuk.


"Sehat." Cyra terlihat sangat sumringah dengan kehadiran keluarganya.


"Mau minum apa? Cyra buatkan." Cyra tersenyum kepada mereka semua.


Yang ada di pikiran Cyra adalah keluarganya tulus menyayangi dia. Di pikiran Pras saat ini wajah-wajah munafik itu membuatnya ingin segera mengusir mereka.


"Apa saja." Jarwo menjawab tawaran keponakannya.


"Kalau begitu aku buatkan di dapur." Cyra langsung beranjak.


"Aku bantu, Ra." Kinan mengekori Cyra ke dapur.


Melihat Kinan mengikuti istrinya. Pras langsung bersikap waspada. Dia tidak mau kalau sampai istrinya terpengaruh. Hubungan mereka yang sudah sangat baik-baik saja dan bisa dibilang ada kemajuan. Pras tidak mau kemajuan yang dia capai berubah menjadi kemunduran.


"Aku ke ruangan belakang dulu. Aku akan ambil camilan." Pras beranjak.


Pras langsung berjalan ke ruangan penyimpanan makanan di sebelah dapur. Dia ke sana bukan hanya untuk mengambil camilan, tapi untuk menguping pembicaraan istri dan sepupu iparnya.


.

__ADS_1


.


Cyra mengambil botol sirop, es batu dan air untuk membuat minuman, sedangkan Kinan. sepupunya mengambil beberapa gelas sloki yang ada di rak piring milik Cyra.


"Rumah mu bagus Ra." Kinan basa basi.


"Alhamdulillah, Nan. Ini Mas Pras yang dekor semuanya. Dia memang hebat." Cyra menunjukkan kekagumannya kepada suaminya.


"Kamu mulai suka sama Mas Pras?" tanya Kinan yang hampir matanya copot setelah mendengar pujian Cyra untuk Pras.


"Belum, tapi hubungan kami membaik. Aku mencoba untuk menerimanya dan juga pernikahan kita." Cyra tersenyum simpul.


"Ra, kamu lupa dengan rencana sebelum kamu menikahi Mas Pras? Kamu mau bebas'kan Ra? Kenapa jadi kamu menerima?" Kinan terlihat kesal.


"Nan, aku rasa tidak ada salahnya menerima. Karena setelah aku pikirkan matang-matang. Menurutku dia pria baik dan sangat mencintaiku." Cyra kembali kembali tersenyum sambil mengaduk minuman.


"Ra, dia tidak mencintaimu. Dia itu menikah dengan kami karena paksaan orang tuanya. Bukan karena cinta." Kinan mulai mempengaruhi Cyra lagi.


"Jangan bodoh Cyra. Pria itu memang begitu, bicara manis di awal pernikahan mereka, suatu hari kamu akan menyesal nantinya. Dia pasti akan berpaling dari dirimu." Kinan menggebu bicara kepada Cyra.


Kurang ajar! Ternyata Cyra sudah mulai membuka hatinya. Kalau mereka semakin dekat dan menjalin asmara. Aku tidak akan memiliki kesempatan untuk mendekati dan menikahi Mas Pras.


Kekesalan membuat Kinan tidak sadar kalau dia tengah memandangi Cyra dengan sorot mata menyeramkan.


"Nan, kamu kok liatin akunya begitu?" tanya Cyra yang sedikit ngeri melihat tatapan sepupunya.


"Maaf, aku kesal sebab Mas Pras bisa-bisanya mengelabui dirimu," ceplos Kinan.

__ADS_1


"Nan, apa sih kamu ini. Mas Pras orang baik kok. tenang saja ya." Cyra mengangkat nampan berisi gelas.


"Nan, bantu aku bawa teko airnya." Cyra berjalan.


Kinan yang masih terdiam kemudian menyusul Cyra, tapi sayang ditengah jalan dia dihadang oleh Pras. Kinan terlihat terkejut mengetahui Pras sedang menunggunya.


"Eh, Mas Pras." Kinan bersikap manis dihadapan Pras.


"Kinan, aku rasa sudah cukup kamu mempengaruhi istriku yang tidak-tidak. Jika aku mendengar dan melihat lagi kamu mempengaruhinya. Jangan harap kamu bisa lolos dariku!" Pras menajamkan tatapannya.


Seketika Kinan merasa takut dengan Pras yang mengancamnya.


"I-iya." Kinan langsung berlalu.


Pras mengikuti dari belakang sambil terus memperhatikan Kinan yang sangat dia benci.


Jangan kamu pikir aku akan melepaskannya Kinan! Aku akan terus mengawasi mu selama kamu masih terlihat baik di mata istriku. Nanti aku akan menunjukkan sisi jahatmu agar istriku sadar kalau keluarganya berniat yang tidak baik kepadanya.


Pras, Cyra dan Kinan meletakkan barang yang mereka bawa di atas meja tamu.


"Silahkan di cicipi." Pras berusaha baik.


Melihat Pras dan Cyra duduk bersebelahan, Yuni menjadi kesal. Dia benar-benar tidak suka dengan keponakan suaminya itu.


Cyra yang baik hati tidak pernah berpikir yang bukan-bukan terhadap keluarganya. Sehingga dia terkadang mudah dimanipulasi.


.

__ADS_1


.



__ADS_2