Suami Kedua (Tradisi Keluarga Suamiku)

Suami Kedua (Tradisi Keluarga Suamiku)
SK Part 27


__ADS_3

~Lampu Kuning~


Pras dan Cyra bersiap untuk kembali pulang ke kediaman Bayu dan Lasmi.


"Jangan sampai ada yang tertinggal!" Pras mengingatkan Cyra.


"Aku tahu!" ujar Cyra dengan khas bicaranya.


Cyra sejak dulu di kenal Ketus, judes, tapi baik hati, dia bahkan selalu membawa kantung berisi makanan kucing, dia bagikan jika melihat kucing di jalanan.


"Nanti, sebelum pulang, kita belanja dulu, aku dengar kemarin kamu harus membeli beberapa bahan untuk praktek membuat dim sum." Pras menawarkan diri mengantar Cyra belanja.


"Tidak perlu, aku biasa meminta bantuan asisten rumah tangga!" tolak Cyra sambil memasukkan baju-bajunya ke dalam koper.


"Mulai sekarang, kamu bisa belanja sendiri dengan di temani oleh ku!" ujar Pras tanpa menyerah.


Di dalam kamus hidup Pras, pantang menyerah sebelum memetik dan merasakan manis buahnya.


"Aku tidak mau merepotkan!" Cyra berusaha menolaknya lagi.


"Tidak ada penolakan! jika kamu mau mendapatkan restu Ibu dan Bapak, maka turuti semua perkataan ku!" tegas Pras.


Cyra akhirnya menyerah, dia akan mengikuti semua perkataan Pras selama bisa bekerja offline di hotel.


"Jika dia tidak bisa mendapatkan izin dari Ibu dan Bapak, ku pastikan akan membuatnya menyesal!" sungut Cyra di dalam hatinya sambil mendirikan kopernya.


*****

__ADS_1


Selama perjalanan menuju supermarket, Pras bernyanyi dengan suara kecil, sambil menikmati lagu yang disetelnya.


Cyra menjadi tambah bingung, bertahun-tahun lamanya Pras di Australia tapi kenapa, lagu kesukaannya adalah lagu Jawa.


Cyra yang sama-sama orang Jawa, justru setiap hari mendengarkan lagu-lagu luar.


"Kenapa suka lagu Jawa?" tanya Cyra yang tak bisa memendam keinginan tahuannya.


Pras menoleh, "Karena ketika aku mendengarkan lagi ini, selalu mengingatkan aku akan negeriku, aku yang tidak bisa pulang terlalu sering ke Indonesia, membuatku rindu akan keluarga, lagu-lagu inilah yang mengobatinya!" kata Pras menjelaskan dengan detail kepada Cyra.


Cyra kemudian mengangguk, dia kini mengerti mengapa Pras selalu mendengarkan lagu-lagu daerah terutama lagu-lagu Jawa.


Pras kembali melihat ke arah Cyra, dia menghentikan mobilnya dan memarkirnya di depan supermarket.


"Selamat datang, selamat berbelanja" sambut pelayan toko.


"Lihat pasangan muda itu, sangat serasi ya, yang satu cantik dan yang satunya tampan!" puji beberapa orang yang melihat mereka.


Pras merasa terbantu dengan perkataan mereka, membuat Cyra juga merasa menjadi tersipu malu.


"Apaan sih nih orang-orang, males banget deh, jadi bikin si Pras senyum-senyum enggak jelas gitu kan! mana dia curi-curi pandang gitu ke aku!" Cyra menjadi risih melihat sikap Pras


Pras kembali curi pandang, dia melihat wajah Cyra sudah mulai terlihat bete dan sedikit manyun.


Pras dan Cyra mengantri di kasir, sesampainya di kasir beberapa yang mengantri di depan mereka, memberi kesempatan untuk pasangan itu membayar duluan, mereka juga terus melihat ke arah Pras dan Cyra, bahkan ada yang memotret kebersamaan mereka.


*****

__ADS_1


Cling


satu notifikasi baru masuk ke Clipgram Lasmi, dia langsung membukanya, ketika ia membukanya, dilihat sebuah foto yang sangat menakjubkan, pemandangan yang baru kali ini dia lihat.


"Pak ... pak!" Lasmi mencari suaminya sambil terus memandangi layar ponselnya.


"Ada apa sih Bu?!" kata Bayu sambil menutup koran yang sedang dia baca.


" Lihat Pak! Pras dan Cyra belanja bersama." Lasmi memberitahukan Bayu.


Bayu melihat gambar itu dan sedikit menarik sudut bibirnya, dia masih tidak ingin terlihat menyukai menantunya.


Bayu masih menyimpan kekesalan kepada keluarga Cyra, terlebih kejadian beberapa tahun lalu sebelum dia meminta Cyra menjadi menantunya.


Lasmi terus memberikan dukungannya secara diam-diam kepada Pras, dia sangat ingin putranya bahagia.


.


.


.


.hi semuanya...


mampir kuys ke karya teman ku, pastinya seru..


__ADS_1


__ADS_2