
~Tunas yang mulai tumbuh~
Setiap manusia pasti punya harapan, impian dan terselip sebuah doa di dalamnya, setiap harapan dan impian yang terwujud, pasti butuh pengorbanan, dengan atau tanpa air mata di setiap langkahnya.
Prasetyo seorang pria yang memiliki harapan pernikahannya yang sudah berjalan tiga bulan, ingin memiliki kemajuan dalam hubungannya dengan Cyra, dan tanda-tanda itu mulai muncul, rasanya kesenjangan diantara Cyra dengan dirinya mulai sedikit menghilang, Cyra mulai terlihat santai ketika berada di dekatnya.
Pras mengeluarkan mobilnya dari dalam garasi rumahnya, dia dan Cyra akan segera berangkat menuju lokasi kerja, Pras sudah mengizinkan Cyra untuk kembali bekerja.
"Sudah siap?" tanya Pras sambil memasang sabuk pengaman.
"Siap, bos!" jawabnya.
Pras menjadi tersenyum, Cyra kini sudah bisa bercanda dengan dirinya.
"Apakah, ini tanda bahwa tunas itu akan membesar dan berbuah? aku harus terus bersabar menanti, hingga pasti apakah buah itu bisa aku petik, atau belum." Pras menjalankan mobilnya.
Cyra yang berpenampilan lebih rapih hari ini, mendapat perhatian lain dari Pras, membuat Pras merasa sedikit risih melihat istrinya berdandan sangat cantik, dia takut teman pria di tempat kerjanya akan menyukai Cyra.
"Tumben rapih sekali?" tanya Pras kepada Cyra.
"Ya! karena hari ini ada pertemuan, aku di minta mewakili staff dari bagian dapur untuk ikut dalam pertemuan itu." Cyra menoleh ke arah Pras yang sejak tadi melihat kearahnya.
"Waaaw, koki cantik, pasti itu tanggapan mereka kepadamu!" ujar Pras yang seakan menunjukkan sikap cemburu.
__ADS_1
"kenapa? kamu cemburu?" tanya Cyra langsung membidik tepat hingga Pras menjadi gerogi.
"Ti-tidak, itu kan hanya penilaian ku, pasti semua bilang begitu, karena kamu sangat cantik hari ini." Pras mencoba mengelak.
"Okeh, aku anggap itu benar!" kata Cyra sangat santai.
"Tapi, lain kali tidak perlu berdandan secantik ini hanya untuk sebuah pertemuan saja!" kata Pras.
"Ooh ya? kalau kamu, ajak orang buat temenin kamu ke acara pertemuan, orangnya harus seperti apa?" tanya Cyra.
"Kalau aku sih, dia harus pintar, harus menguasai tema yang akan dibahas, harus rapih, berpakaian yang layak, tidak kusut, kumel, dan c ...," Pras menghentikan percakapannya.
"Cantik? benar, kan?" Cyra meneruskan perkataan Pras.
Cyra hanya bisa tersenyum geli, dia tahu betul apa yang tadi akan di katakan oleh Pras, hanya saja pria itu menyembunyikannya untuk menutupi rasa cemburu di hatinya.
"Sudah sampai, silahkan turun ratuku!" ujar Pras.
"Terima kasih sudah mengantarku kerja, kamu hati-hati di jalan, Mas." Cyra membuka pintu mobil lalu keluar dari mobil Pras.
Pras masih terdiam tidak percaya Cyra mengatakan kalimat itu, hingga Cyra menutup pintu mobil dia masih juga terdiam. sedangkan Cyra sudah melangkah kan kakinya kearah tempatnya bekerja.
.
__ADS_1
.
.
.
.
Hai, maaf aku masih sakit hari ini, jadi baru bisa update...
.
.
.aku juga mau rekomen untuk karya teman ku.
Cinta akan menemukan pemiliknya. Sebuah ketidaksengajaan, keterpaksaan, dan perjodohan, bisa menjadi jalan untuk menyatukan dua hati yang berbeda.
Seorang gadis SMA bernama Aira, terjebak dalam sebuah pernikahan dengan seorang duda bernama Affan yang merupakan ayah sahabatnya, Faya.
Mengapa pernikahan itu bisa terjadi?
Akankah pasangan beda usia itu bisa saling mencintai?
__ADS_1