Suami Kedua (Tradisi Keluarga Suamiku)

Suami Kedua (Tradisi Keluarga Suamiku)
SK Part 72


__ADS_3

~Melepasmu~


Jessica mengantar Pras sampai ke depan pintu ruangan perawatan khusus tempat Cyra di rawat.


"Masuk, temani istrimu. Dia butuh kamu. Masalah Kinan, kita cari bukti dulu baru bisa membuatnya mempertanggung jawabkan perbuatannya." Jessica kembali mengulas senyuman meski hatinya terasa perih.


Pras masuk ke dalam ruangan Cyra, sedangkan Jessica menunggu di luar ruangan.


"Aku, ikhlas melepasmu. Aku sekarang sadar takkan pernah bisa memiliki jiwa dan ragamu. Namun, meski hati ini sakit. Aku akan membantumu untuk mengungkap kebenaran tentang cyra." Jessica duduk dengan hati yang mencoba merelakan cintanya.


Semakin kita berusaha memiliki orang yang kita cintai. cinta itu akan berubah menjadi ambisi bukan lagi cinta murni.


Dalam hal ini Jessica sangat sadar sekali. Sehingga dia mencoba merelakan meski belum tentu bisa melupakan. Dia sekarang akan mencoba lebih realistis lagi dalam kehidupannya ke depan.


Jasmin keluar dari ruang dan duduk di samping sahabat kakaknya itu.


"Kak, terima kasih sudah menolong kakak iparku." Jasmine tersenyum ramah.


Selama ini Jasmine merasa kalau Jessica ingin merebut kakaknya dari Cyra. Dia membuat pembatas sendiri terhadap Jessica. Namun, hari ini dia mencoba membuka diri dan merasa kalau Jessica tidak seburuk apa yang dia pikirkan.


"Aku juga ingin minta maaf. Selama ini aku membuat jarak diantara kita. Aku hanya takut kalau kak Jessica ingin merebut Mas Pras dari Mbak Cyra." Jasmine bicara apa adanya.


"Tidak masalah Jasmine. Mungkin jika aku berada di posisimu juga. Aku akan melakukan hal yang sama. Mungkin bisa lebih darimu."

__ADS_1


Jessica dan Jasmine berpelukan. Mereka saling melepas rasa yang membuat diri mereka masing-masing berpikiran buruk.


"Jadi apa benar Kinan yang melakukan hal ini?" tanya Jasmine mengkonfirmasi.


"Aku belum memiliki bukti. Hanya saja aku melihatnya bersama Kinan dan aku mengikuti mereka."


Jessica dan Jasmine sama-sama terdiam.


"Kita harus selidiki," kata mereka berdua kompak.


"tapi jangan hanya kita berdua. Harus ada prianya. Aku takut mengalami hal seperti Cyra." Jessica bergidik mengingat apa yang dia lihat saat menolong Cyra.


"Benar. Aku akan coba hubungi salah satu temanku." Jasmine segera menelepon seseorang.


.


.


Alexa yang mendengar hal itu mencoba menghubungi Pras. Kebetulan dia kemarin sempat meminta nomor ponsel Pras. Awalnya untuk mengajari Pras memikat hati Cyra.


"Tidak mungkin." Alexa lemas.


"Ada apa? kurang makannya?" tanya Alex yang melihat adiknya terduduk lemas.

__ADS_1


"Bisa enggak sih, serius sedikit. Emangnya aku lemes karena kurang makan doang." Alexa tiba-tiba sentimen dengan candaan abangnya.


"Oke oke sorry. Jadi kenapa?" tanya Alex.


"Cyra mengalami kecelakaan dan dia sekarang di rawat di klinik besar."


Alex ikut lemas setelah mendengar beritanya.


"Aku harus menghubungi George. Dia sejak kemarin mencari Cyra." Alex dengan cepat menghubungi sahabatnya. Namun, ternyata adiknya sedang bicara dengan George ditelepon.


"Kamu!" kesalnya melihat adiknya.


Mereka langsung segera menuju hotel George dan berniat untuk mengunjungi Cyra di klinik.


.


.


Pras masih setia menemani istrinya. Dia mengelap tubuh Cyra agar tetap bersih.


"Cyra, sadarlah. Aku mohon." Pras mengecup kening istrinya.


Ketika Pras hendak meraih tangan istrinya. Terasa gerakan dari jari Cyra. dia langsung memastikannya dan benar saja istrinya sudah bisa menggerakkan jarinya.

__ADS_1


Dengan cepat Pras memanggil dokter klinik dan mereka segera memeriksa kondisi Cyra.


__ADS_2