Suami Kedua (Tradisi Keluarga Suamiku)

Suami Kedua (Tradisi Keluarga Suamiku)
SK Part 22


__ADS_3

~Pengantin Baru~


Acara pernikahan selesai, para tamu sudah pulang semuanya, kini hanya tinggal keluarga Pras dan keluarga Cyra, tapi di sana juga terdapat Jessica yang ikut berbaur bersama mereka semua.


Pras memberikan kata sambutan untuk keluarganya, dalam kata sambutan itu Pras mengucapkan syukur dan terima kasih kepada keluarganya, yang telah mendukungnya dan membantunya untuk mensukseskan acara pernikahannya dengan Cyra.


Cyra hanya tertunduk sambil memainkan jarinya, dia sama sekali tidak mendengarkan apa yang dikatakan Pras dalam sambutan keluarga.


Kinan menyadari sosok asing di hadapannya, tapi dia merasa pernah melihat wanita itu lalu dia mengingat-ingat di mana dia melihatnya.


"Oh iya aku ingat wanita itu, yang bertabrakan denganku, kemarin diacara Cyra," batin Kinan dan melihat ke arahnya, ia menelisik seakan mencari tahu siapa wanita itu dan mengapa dia berkumpul bersama keluarga.


"Siapa wanita itu?" tanya Kinan kepada Jasmine yang saat ini duduk tepat di samping kanannya.


"Siapa?" tanya Jasmine meski enggan menanggapi.


"Itu wanita yang ada tepat di seberang meja kita," Kinan menunjuk wanita itu.


Jasmine menaikkan pandangannya dan dia melihat sosok yang dimaksud oleh Kinan dan dia melihat Jessica ada diantaranya.

__ADS_1


"Maksudmu wanita yang rambutnya panjang dan memakai bando berwarna pink, dengan hiasan manik-manik di atasnya?" tanya Jasmine sambil berbisik.


"Benar wanita itu siapa? dia sepertinya bukan dari keluargamu? apalagi dari keluargaku," ucapnya


"Dia adalah Jessica, teman dari Mas Pras, yang tinggal di Australia dan sekaligus dia adalah rekan bisnisas Pras," jelas Jasmine sesuai dengan info yang dia dengar dari bapaknya.


Mendengar penjelasan dari Jasmine Kinan kini mengerti, mengapa wanita itu berada di ruangan yang sama dengan dirinya meski Bukan keluarga.


"Sepertinya wanita itu menyukai Pras, terlihat dari bagaimana dia menatap Pras sejak tadi," kata Kinan yang memperhatikan gerak-gerik dari Jessica


Tak sengaja, Jessica menaikkan pandangannya dan kedua mata mereka saling bertemu, Jessica dan Kinan saling berpandangan.


Kinan juga menatap tajam ke arah Jessica, dia memandang Jessica penuh dengan pertanyaan, dia tahu dan bisa melihat dari cara pandangnya Jessica, dia cemburu terhadap Cyra, yang kini menjadi istri dari teman sekaligus rekan bisnisnya.


"Wanita ini memiliki rasa cinta yang mendalam terhadap Mas Pras, sama sepertiku tapi sayangnya cinta yang terlalu dalam, sehingga suatu hari dia pasti akan menggila," prasangka Kinan terhadap Jessica( bicara dalam hati)


"Silakan semuanya dinikmati makan malamnya, setelah ini pengantin baru kita akan menuju hotel untuk melakukan malam pertama," kata Lasmi sambil tersenyum bahagia.


Semua keluarga yang mendengar ucapan Lasmi turut bahagia dan tertawa, karena mereka tahu Lasmi sangat mengharapkan momongan dari pernikahan putranya kali ini.

__ADS_1


"Semoga Pras dan Cyra, memiliki momongan segera," Kata bude dari Pras


"Kami juga sama, berharap Pras dan Cyra, selalu berbahagia dan segera mendapatkan momongan," disusul dengan doa-doa lainnya dari para keluarga satu persatu.


Mendengar perkataan keluarganya satu persatu, yang mendoakan dirinya dan juga Cyra, membuat Pras menjadi bahagia, dia berharap semua keinginan mereka, doa-doa yang mereka panjatkan, untuk kehidupan Pras dan Cyra, bisa terkabulkan, dia juga berharap pernikahan ini akan menjadi pernikahan terindah untuk Cyra dan juga dirinya.


Cyra yang mendengar doa-doa yang dipanjatkan oleh keluarganya masing-masing, membuat dirinya merasa muak karena mereka semua tidak ada yang menghiraukan perasaannya saat ini, dirinya hanya bisa tertunduk lesu sambil memainkan jari-jarinya sejak tadi.


"Cyra ... Cyra" panggil salah satu anggota keluarga kepada Cyra, yang melihat Cyra sejak tadi diam saja.


"Cyra ... sayang! kamu dipanggil," kata Pras membuyarkan lamunan Cyra.


Mendengar Pras memanggil kata sayang kepadanya, membuat bulu Kuduk Cyra berdiri, dia menjadi semakin membenci Pras, karena memanggilnya dengan panggilan yang tak dia inginkan.


"Ah Maaf Bude ... aku sedikit lelah," kata Cyra memberikan alasan yang menurutnya cukup logis.


"Sepertinya pengantin ingin cepat-cepat masuk ke dalam kamarnya!" perkataan salah satu keluarga disambut gelak tawa dari seluruh keluarga.


Pras dan Cyra menjadi bahan guyonan sebelum mereka masuk ke kamar hotel yang sudh dipesan oleh orang tua Pras.

__ADS_1


__ADS_2