
~Malam Pengantin~
Cyra dan Pras masuk ke dalam kamar hotel mereka, Cyra sedikit canggung begitu juga dengan Pras.
Di dalam kamar Cyra dan Pras saling diam, tidak biasanya Pras menjadi diam, tapi malam ini mungkin karena awal mereka berdua berada di dalam kamar yang sama membuat Pras merasa kikuk.
Cyra masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi dan mengganti pakaiannya, sedangkan Pras masih duduk di sofa dan mulai memainkan ponselnya.
"Aku tidur di kamar sebelah saja, supaya kamu bisa nyaman," kata Pras sambil berdiri dari duduknya.
Cyra terpaksa menghentikan langkahnya untuk masuk ke dalam kamar mandi.
"Tidak perlu, aku sudah terbiasa tidur bersama orang asing saat kaluarga kalian mulai merenggut kebahagiaan ku!" kata Cyra kembali mengungkit masa lalu.
Pras hanya bisa diam saja, dia faham wanita yang kini menjadi istrinya, pernah tersakiti dan sekarang tersakiti untuk kedua kalinya.
__ADS_1
"Aku minta maaf!" kata Pras dengan wajah merasa bersalah.
"Kata maaf itu, seharusnya tidak perlu, jika kamu menolak pernikahan ini!" perkataan Cyra sangat menusuk di hati Pras.
"Cyra!" Pras mulai berbicara dengan nada tinggi.
"Sudah lah! aku keluar dulu!" Pras meninggalkan Cyra.
Melihat kepergian Pras membuat Cyra merasa dirinya hanya sebagai wanita biasa, dia tidak mau terus menjadi wanita yang dikekang.
Cyra selama menjalani kehidupannya sebagai seorang menantu, hanya diam dirumah, dilarang bergaul, dilarang keluar rumah, dilarang mengunjungi keluarganya dan dia juga harus melupakan mimpinya.
Cyra berdiri dibawah guyuran air, dia membasuh seluruh tubuhnya, membersihkan diri, dia adalah seorang janda yang masih bersegel, meski dulu dia sudah menikah, tapi Ryan tidak pernah menyentuhnya.
"Aku tidak pernah tau, kenapa kamu tidak pernah menyentuh ku Ryan, tapi sekarang aku mengerti, kamu tau tentang tradisi keluargamu, kamu ingin menyerahkanku kepadanya, kamu jahat Ryan! apa artinya aku bagimu selama ini?" Cyra menangis dibawah guyuran air.
__ADS_1
*****
"Cyra, kenapa kamu harus menjadi keras kepala seperti ini! kenapa kamu masih juga memendam kesal dari kejadian masa lalu? tidak bisakah kamu menerima pernikahan kita? seperti kamu menerima pernikahanmu dengan Ryan dulu?!" Pras meneguk minumannya.
Pria yang kuat, cerdas, mandiri, seketika menjadi seorang pria yang rapuh, karena perasaan cinta.
Cinta memang begitu luar biasa, dia bisa membuat orang bahagia, terbang di udara, berkhayal tinggi, bahkan cinta bisa seketika menghancurkan orang.
Cinta juga bisa mengubah sifat dan sikap orang, dari baik, berubah menjadi jahat, dari jahat berubah menjadi baik, kekuatan cinta begitu kuat, sehingga jika kita tidak bisa mengendalikannya, diri kita sendirilah yang akan hancur.
Pras kembali ke kamarnya dan Cyra, sesampainya di kamar, dia melihat Cyra sudah tertidur di atas kasur.
"Ingin rasanya aku berbaring di sampingmu dan merengkuh mu, tapi sayang, saat ini aku harus menahannya, tapi tidak tahu sampai kapan aku bisa menahan rasa ini" tatap Pras kepada Cyra.
Pras membaringkan tubuhnya di atas sofa, dia sendiri kini membuat batasan, dia tidak mau menyentuh Cyra sebelum hati wanita itu terbuka untuknya.
__ADS_1
"Aku menanti cinta hadir dihatimu, aku akan berusaha membuatmu jatuh cinta kepadaku, Cyra!" Pras memjamkan matanya.