
~Untukmu yang aku cinta~
Cyra pergi ke tempat pemakaman umum, dia sengaja pergi kesana sendirian, dan saat jam istirahat Kerja.
Cyra melangkahkan kakinya menuju makam suaminya Ryan, sudah satu bulan semenjak pernikahannya dengan Pras, dia tidak pergi untuk merawat makan Ryan.
Cyra berjongkok di samping makam berukuran dua kali satu, dia mengucapkan salam, mendoakan Ryan dan menaburkan bunga di atas makam.
"Aku masih mencintaimu, masih ingin melihat paras wajahmu, aku masih ingin memelukmu, bercanda tawa bersama, semua waktu yang kita lewati begitu indah, meski banyak tingkah keras kepalaku yang membuat dirimu jengkel, tapi kamu tetap selalu bisa menenangkan hatiku, kamulah cinta pertama ku, dan mungkin juga cinta terakhirku." Cyra menyentuh papan nisan yang masih terbuat dari kayu.
Setiap manusia pasti ingin, kisah cintanya bahagia, meski harus terpisahkan, mereka ingin terpisahkan karena maut, tapi ketika itu terjadi di dalam kehidupan mereka, semua itu bahkan sangatlah sulit, berat dan sangat menyakitkan, ditinggal orang yang kita cintai karena maut, akan menyisakan luka yang berkepanjangan, berbeda dengan ketika kita di selingkuhi, KDRT, sakitnya mungkin sangat sakit tapi tidak terlalu berkepanjangan, bahkan kita bisa mengubah luka itu menjadi penyesalan atau instrospeksi diri, membuat kita menjadi sosok yang tegar.
Sedangkan kehilangan kekasih karena maut kita tidak bisa mengubah luka menjadi suatu perasaan yang lebih kuat, seperti benci atau kemarahan.
"Aku pergi dulu, nanti aku akan kemari lagi, ini ada setangkai bunga untukmu, pria yang aku cinta." Cyra menancapkan bunga mawar putih di atas makam Ryan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Cyra kembali ke Hotel, saat di hotel ternyata Cyra bertemu dengan seorang pria bernama Alex.
"Siang Cyra." sapa Alex.
"Siang, ada yang bisa saya bantu?" tanya Cyra ketika berhadapan dengan Alex.
"Cyra ...," Alex bingung harus berkata apa, dia tahu ini bukan kesalahan Cyra, tapi karena perasaan George yang terpaut oleh Cyra.
Cyra menatap Alex bingung, dia tidak tahu apa yang ingin dibicarakan pria yang merupakan teman dekat bossnya.
"Ah ... tidak apa Cyra, aku hanya ingin bertanya, kamu habis dari mana?" Alex mengurungkan niatnya untuk memberitahu Cyra tentang perasaan George, dan mengetahui perasaan Cyra terhadap George.
"Aku habis ada perlu di luar sebentar, apa, Pak Alex mencari, Pak George?" tanya Cyra.
"Tidak, aku sudah tahu, dia di mana, kamu bisa kembali meneruskan perjalanan!" Alex menjadi gerogi dan salah tingkah.
Cyra berpamitan dan kembali bekerja.
__ADS_1
"Aku hanya ingin memastikannya, agar aku bisa mengambil sikap serta menentukan pilihan untuk adikku tersayang." Alex menundukkan kepalanya dan berlalu menuju ruang kerja teman dekatnya.
Sebagai seorang kakak, membantu adiknya untuk menentukan langkah, adalah suatu keharusan, tidak ada kakak yang ingin melihat adiknya menderita, apalagi, dia kenal betul sosok George, pasti dia akan menentang pertunangan ini mati-matian, dan jikapun mereka berhasil bertunangan, pastilah George akan berusaha melepas ikatan itu.
Alex ingin adiknya bahagia, bukan mengejar-ngejar atau mengemis cinta kepada seorang pria yang jelas-jelas tidak menyukainya dan hanya menganggapnya seorang adik dari teman dekatnya.
"Andai, waktu bisa aku putar, tidak akan pernah aku mengenalkan mu dengan George, jika aku tahu, adikku bisa jatuh cinta kepada sahabatku!" Alex menyesali perbuatannya, padahal perbuatan itu bukakan hal yang buruk hanya saja bisa berdampak buruk.
Alex juga sangat mengenal sosok papinya, yang akan berusaha sekuat tenaga, agar anak kesayangannya mendapatkan apa yang diinginkannya, membuat Alex semakin dalam dilema yang besar, dia tidak bisa menekan George karena pria itu sahabatnya, mungkin jika mereka bukan teman dekat, Alex bisa melakukan intimidasi dan pengancaman agar mau menikahi adiknya asal adiknya bahagia.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Cyra kembali dijemput oleh Pras, saat dia berjalan menghampiri mobil Pras yang terparkir, George melihatnya.
"Kamu pasti bertanya-tanya, siapa yang menjemputnya. sudah pasti itu adalah pacarnya, mengantar dan menjemput seorang kekasih adalah hal yang wajar dan biasa dilakukan pasangan muda, apalagi Cyra adalah seorang janda muda." Alexa menghampiri George dan membuatnya terkejut.
"Apa, maksud dari ucapanmu Alexa? kenapa kamu menjelekkan Cyra, apa karena kamu menyukaiku, sehingga kamu menjatuhkan seseorang?" tanya George.
__ADS_1