Suami Kedua (Tradisi Keluarga Suamiku)

Suami Kedua (Tradisi Keluarga Suamiku)
SK Part 47


__ADS_3

~Bagai tersambar petir di siang bolong~


George bertanya kepada Alexa, apa maksudnya dia bicara bahwa Cyra adalah seorang janda, sedangkan pada KTP Cyra, tertulis identitasnya sebagai seorang yang belum menikah.


"Jangan mengada-ngada Alexa! perkataanmu ini bisa dituntut sebagai pencemaran nama baik," kata George yang tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Alexa


"Tidak apa jika kamu tidak percaya Kak George, tapi yang harus kau tahu, perkataanku adalah kebenaran, bukan kebohongan, kamu bisa bertanya kepada siapapun yang berada di area dapur, pasti orang-orang di area dapur mengetahui fakta bahwa Cyra adalah seseorang yang telah memiliki suami, dan dia adalah seorang janda, karena suaminya telah meninggal dunia beberapa bulan lalu," jelas Alexa sesuai dengan apa yang telah ia dengar tempo hari.


George merapatkan kedua tangannya, dia mengeratkan tangannya, ia tidak percaya dengan apa yang telah Alexa sampaikan kepadanya tentang Cyra, jika memang Cyra adalah seorang yang sudah menikah dan sudah menyandang status janda, seharusnya itu semua tertulis di dalam identitasnya, tapi semua itu tidak ditulis maka dari itu George tidak mempercayainya.


Alexa senang melihat George terlihat seperti orang yang sedang marah, kini selangkah demi selangkah keinginannya untuk memiliki George bisa terealisasikan.


George berjalan menuju ruangannya, ia mengambil ponsel genggamnya dan menghubungi seseorang, dia ingin bertanya sesuatu tentang kebenaran apa yang telah disampaikan oleh Alexa.


"Hallo, Aku ingin bertanya sesuatu kepadamu," kata George kepada seseorang melalui ponsel genggamnya.

__ADS_1


"Apa kamu tahu kalau Cyra yang sudah menikah? apakah benar dia sekarang seorang janda?" tanya George tanpa basa-basi lagi


George mendengar tentang pernyataan yang membuatnya terkejut, dia tidak menyangka, kalau Cyra memang seorang yang sudah menikah dan sudah menjadi seorang janda juga, George sangatlah marah dengan hal itu, tapi tetap perasaan sukanya tak bisa pudar.


"Dia sudah menjanda, tidak akan menjadi masalah, jika aku mendekatinya, itu sah saja!" ujar George seketika setelah hatinya tenang dan bisa berfikir dengan jernih.


George keluar dari ruang kerjanya, dia akan pulang kerumahnya, rumah yang dia tempati dan tinggali berdua dengan kakeknya dan beberapa asisten rumah tangga dan juga para penjaga.


dengan langkah santai George menuju lobby hotel, beberapa staff dan juga beberapa tamu yang mengenalnya, menundukkan sedikit tubuh mereka untuk sekedar menyapa George.


"Bagaikan pepatah mengatakan, tak ada rotan akar pun jadi, tidak ada perawan, janda pun jadi." George melempar kunci mobilnya dan menangkapnya kembali lalu bersiul sepanjang jalan sampai ke parkiran mobil.


Ketika berada di dalam mobil, George menghubungi seseorang, dia meminta orang itu untuk menemaninya sebentar malam ini, mereka janjian di sebuah cafe ternama yang biasa menjadi tempat tongkrongan para sultan.


George mengendarai mobilnya lebih cepat, dia tidak sabar ingin menceritakan semua tentang apa yang kini dia rasakan.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Hai! George!" panggil Alex sambil melambaikan tangannya.


George langsung berlari dan saat sampai di hadapan Alex, dia langsung merangkul dengan senyum bahagia.


"Satu Macchiato dan satu Double espresso." pesan George, minuman yang sudah dia hafal, kesukaannya dan juga Alex.


"Broo, ada apa? kayaknya happy banget?" tanya Alex dengan memandang wajah teman dekatnya itu.


George menceritakan semua tentang apa yang dia dan Alexa bicarakan tadi sore di hotel, dia juga menceritakan bagaimana dia tahu tentang kebenaran status Cyra saat ini.


Alex melihat tidak ada raut wajah kekecewaan sedikitpun, yang ada rasa bahagia yang terpancar dari wajah George, sudah di pastikan, teman dekatnya tidak mempermasalahkan tentang status.


"Sudah, aku duga, George sangat menyukai Cyra, bahkan saat ini dia bicara dengan menggebu, tidak tersirat sedikitpun rasa marah dan juga rasa kecewa, dia bisa menerima kondisi Cyra." Alex masih terus memperhatikan dan menyimak semua hal yang dibicarakan oleh temannya itu.

__ADS_1


bagi George dia tidak perduli, Alex adalah kakak dari wanita yang akan di jodohkan dengannya, toh dia sudah menolaknya secara terang-terangan, dia juga sudah menegaskan tentang perasaannya kepada Alexa, Alex juga pasti tahu dan mengerti kalau dia tidak mungkin mencintainya Alexa, George yakin, Alex mendukung sikapnya yang tegas.


__ADS_2