Sweet 17

Sweet 17
masalah mulai datang 2


__ADS_3

Nia memutuskan untuk menginap ditempatku.


Nia banyak bercerita, dari mulai perceraian orang tuanya, engkong dan neneknya meninggal, ibu Nia yg menikah lg, sampai yg sekarang, tante Sukma dan om Danu yg minta harta lebih besar.



Dimulai dari orang tua Nia yg cerai waktu Nia umur 8 thn.


Nia punya adik yg bernama Ari. Ari ikut bersama papanya, dan Nia ikut sama ibunya disini.


Ibunya Nia kerja dari setelah bercerai, sampai sekarang pun jg masih kerja.


meskipun Ibunya Nia sudah menikah lagi.


tapi tetap kerja, begitu pun Ayah tirinya Nia.




Waktu Nia kelas 4 sd, Neneknya meninggal dan setahun kemudian Engkongnya yg meninggal.


sejak Engkong dan Nenek Nia meninggal om Danu mulai mita bagiannya, padahal yg mengurus Engkong dan Neneknya meninggal tuh Ibunya Nia, sampai meninggal juga yg ngurusin Ibunya Nia.


karana waktu itu Nia masih kecil dia belum bisa ngelawan. tapi, ga buat sekarang. Nia sudah mulai bisa ngelawan om dan tantenya sendiri.



Om Danu meminta haknya, padahal sesama anak angkat dari Engkongnya Nia, tapi Om Danu minta yg lebih lagi.


sampai Om Danu menjual rumah yg ditempati Nia sekarang beserta kontrakannya tanpa sepengetahuan Ibunya Nia, malahan sampai Tanah yg harusnya jadi milik Nia juga dijual Om Danu.


Ibunya Nia tau, mangkanya Ibunya Nia sampai mau membayar semua selama bertaun-taun untuk mencicilnya pada orang yg sudah membeli rumah dan kontrakannya.


__ADS_1


Tante Sukma tau, makanya dia selalu meminta yg masih kurangnya untuk segera dibayarkan pada orang tersebut.


padahal Orangnya juga ga Nagih karna Ibunya Nia selalu bayar tiap bulannya.


Masalah yg serumit ini Nia masih tahan.


Mungkin kalo aku udah ga bisa sesabar ini.


Ibunya Nia selalu bilang untuk tetap bersabar dalam menghadapi masalah apapun yg kita hadapi.


Ibunya Nia sangat baik.



" oh, ya, Ni, kamu kan punya adik banyak tuuh, gimana adekmu tidur nanti kalo kamunya disini." aku jadi khawatir sama adeknya Nia.


" yaelah, udah tidur kali makanya gue kesini."


" hoo, gitu yaa, yg paling kecil umur berapa sihh, kayaknya terakhir kesini belum ada dehh!" aku penasaran. setauku Nia punya Ari setelah itu Dira dan Indah, dan ada lagi yg masih kecil.


"siapa namanya?" aku jadi kepo.


" namanya Sandy."


" yg ketiga adekmu itu dari Ayah yg sekarang kan" Nia hanya mengangguk.


Aku bersender ditembok.


"kamu pasti cape banget yaa, dari mulai masalah yg sedang kamu hadapi sampai kamu juga harus mengurus adek-adekmu, kamu juga harus sekolah." aku jadi prihatin sama keadannya Nia.



Aku ngebayangin gimana repotnya sebelum berangkat kesekolah, harus jagain adek dulu.


apa lagi kata Nia juga si Sandy tiap pagi kadang nangis kalo mau ditinggal kesekolah.

__ADS_1


" Ni, aku aja yg nginep ditempatmu yuuk, aku kasian sama adekmu yg kecil tuhh." setelah aku pikir-pikir lagi. aku bangun dan menarik tangan Nia.


"haaiiss , ya udah laahh, kalo lu maunya gitu."


kami kerumah Nia lewat pintu belakang.


" Ni, Mama kamu tuh kerja dimana sihh? qo kalo berangkat siang banget, kalo pulang juga malam." aku tanya karna penasaran.


" gue juga ga tau, apa pun itu yg penting halal, Ayah juga kerja jadi supir taksi, jadi kalo pulang barengan." Nia terlihat bangga pada orang tuanya.




Seenggaknya orang tua Nia sekarang lebih baik.


meskipun lagi ada masalah orang tua Nia juga tetap sabar menjalaninya.


Ga mudah memang, tapi dukungan Ayah tirinya Nia, membuat Ibunya Nia jadi Wanita yg lebih Tangguh lagi.


mudah-mudah keluarga ini bisa selalu bahagia untuk kedepannya.








__ADS_1



__ADS_2