Sweet 17

Sweet 17
temu kangen


__ADS_3

Aku menelusuri setiap jalan, aku jg bisa sih suruh orang jemput, tp aku lagi pengen jalan, meskipun lg panas banget, pas tengah hari lagi, pas matahari diatas ubun-ubun kata orang mah..


aku berjalan dan terus berjalan.



Ada seorang perempuan yg menghentikan motornya tepat didepanku.


perempuan itu turun dan menghampiriku.


dia terus mengamatiku.


dia langsung tersenyum "Julia yaa" ujarnya sambil menepuk dan mendorong pundakku.


Aku tersenyum, tapi kayaknya pernah kenal.



"kamu ga inget ya sama aku" katanya lagi.


Aku memikirkan pernah kenal dimana, dan akhirnya aku pun ingat. "ooohhh, Niken yaa"


aku mencoba meyakinkannya.


"iyaa" ujarnya senang.


"apa kabar lo, " katanya lagi.


"baik," ucapku pendek, kami pun ngobrol-ngobrol sebentar.



"jadi lo, baru datang yaa" ujarnya.


"iya gitu lahh" kataku lg.


"tapi aku lagi sibuk sekarang, nanti kapan-kapan kita ngobrol lagi yaa, oh ya kamu tinggal dimana?" Niken bertanya padaku.


"masih ditempat yg sama Ko" aku memberi taunya.


"oh gitu" kata Niken. "ya udah, nanti gue mampir" sambungnya. Niken pamitan dan kembali naik motornya, dan motor itupun melaju.



Aku melanjutkan kembali perjalananku, Namun, aku berhenti didepan lapangan footsal ini.


Dulu tempat ini, tempat penitipan anjing.

__ADS_1


Aku dan teman-temanku sering kesini buat ledekin anjingnya, seperti niru suara anjing.


dulu Aku punya temen banyak, selain Nia, sikembar Deni, Doni, kedua adik sikembar, Yuni dan bagas, Adit, Erwin dan Niken yg tadi.



Kami biasa bermain bersama disini,


Aku ingat waktu kita semua lagi ngeledekin anjing, ternyata pintu kandang anjingnya ga dikunci, anjing pun keluar, karna kami panik, kami semua lari berhamburan ga tau kearah mana, karna kami semua terpisah, aku juga ditarik sama Nia, buat ikut dengannya.



hmmm, semuanya tinggal kenangan masa kecil, karna sekarang yg lain pada sibuk sama urusannya sendiri, masih ada yg kenal aku aja aku seneng banget, sekarang hanya tinggal Nia yg selalu ada buatku.



aku bergegas melanjutkan lg perjalananku.


"Julia" ada yg teriak, dari lapangan footsal itu, seorang cowo berlari kecil dan menghampiriku.


aku terdiam, "kamu baru datang yaa" ujarnya.


"iya, " jawabku pendek, " udah lama ya kita ga ketemu, kayaknya terakhir waktu SD" katanya.



"ya, maaf ya aku lupa" kataku sambil cengengesan.


"haaa..haaa.. ga papa ko, aku ngerti, kita jg udah lama ga ketemu, waktu itu kita masih kecil."ujarnya mengingatkan.


aku mulai mengingatnya setelah aku berusaha ingat-ingat sekian lama..



"Erwin yaaa" meskipun telat, yg penting aku ingat.


"Akhirnya ingat juga" ujarnya senang.


"Erwin" sebuah teriakan dari lapangan footsal,


"duuh, jul maaf yaa, aku mau lanjut lagi" katanya terburu-buru.


Erwin berlari kelapangan footsal lg, dan melambaikan tangannya padaku.


aku tersenyum dan mengangguk.


__ADS_1


Padahal, udah deket kekontrakan bapa, ya sudahlah, ada yg masih inget Aku lg ternyata.


Aku melanjutkan kembali perjalananku.


Aku terhenti didepan rumah yg besar dan ga bertingkat, Rumah ini adalah Rumahnya Nia.


ya, Aku sudah sampai, kontrakan bapakku dibelakang rumah ini.



ada gerbang besar dan kecil, aku membuka pintu gerbang yg kecil.


Aku berhenti didepan taman kecil didepan rumah Nia, meskipun tamannya kecil ada pohon asem yg besar, dan pohon belimbing disamping taman ini yg membuatnya sejuk.


Dulu kami sering bermain bersama, tertawa bercanda, berlari kesana-kemari.


keseruan masa kecil itu emang mengesankan.



Didepan Pintu rumah itu ada anak kecil umur 5 thnan. anak kecil perempuan yg cantik.


itu adikya Nia yg ke 3 kayaknya, iya, Nia punya adik banyak.


anak kecil perempuan itu bernama indah.


Indah melihatku dan berlari menggampiriku.



"kak, Ijuuuullll..."ujar Indah sambil memelukku.


hmm, ijuull, itu kan kata panggilan yg sering disebut Nia.


"Indah" kataku. "kakak, baru datang yaa, tadi ka Nia bilang, kalo kak Ijul datang suruh tunggu, Kak Nianya lagi jalan-jalan sama pacarnya." ujarnya.


"iya, Indah. ya udah kakak mau istirahat cape nihh. " kataku.


Indah melepaskan pelukannya.


"iya kak" Indah seperti kecewa.


Indah pun masuk kedalam rumahnya, dan Aku jg kebelakang karna mau masuk kekontrakan aku cape mau istirahat.



__ADS_1


__ADS_2