Sweet 17

Sweet 17
Temu kangen 3


__ADS_3

"beli apa sih" Nia bertanya padaku sambil melihat ketanganku.


"ooh, ini ketoprak, mau?" aku menawarkan pdanya.


"ya udah ayo" Nia menarik tanganku dan membawaku kedepan pintu rumahnya.



tok, tok, suara ketukan pintu yg diketuk Nia.


namun tak ada yg merespon.


tok, tok. Nia mengetuknya agak keras.


masih sama. Nia mengambil tasnya, dan membuka relsletingnya, dn mengeluarkan hpnya dari tas itu.



Nia mencoba telpon pake hpnya.


"gimana Nia," aku bertanya padanya karna penasaran, Nia menggelengkan kepalanya,


itu tandanya tak ada jawaban.


aku liat Nia mulai kesal.



Nia melihat hpnya lg.


"oh, ya ampun" Kata Nia sambil menepuk jidatnya. "pantesan, udah jm 11.00 mlm, keluh Nia.


"ya, udah ketempatku aja yaa" aku menawarkan padanya.


"ya, dehh" Nia mulai pasrah.



Aku berjalan kesamping rumah Nia, dan Nia mengikutiku dari belakang.


Akhirnya kami sampai ditempatku.


" gue masih penasaran, masa sih ga ada yg bukain pintu, biasanya siDira sampe jm 01.00 mlm baru tidur, dia kan pelajar giat" celoteh Nia panjang. aku hanya tersenyum melihatnya, lucu jg ni orang.

__ADS_1



Nia, mengetuk pintu belakang rumahnya yg kebetulan depan tempatku.


Nia jg mengetuk jendelanya, aku cuma diam melihatnya, sambil senyum sendiri melihat kelakuan sahabatku ini.


"Jul, bantuin ketuk ke, lo mah ketawa sendiri mulu dari tadi" Kata Nia, sepertinya Nia sudah kesal dari tadi.



"ok laaahh" tok, tok, tok, aku mulai mengetuk pintunya, kriieeettt, pintu pun terbuka, dan benar saja yg membuka pintu itu Dira.


"laaahh, sekali ketuk langsung terbuka" Nia keheranan, Dira memberi isyarat separti bertanya ada apa, aku menggelengkan kepalaku.



"Dira, lo itu kemana aja siihh,, bla, bla,, blaa..." Nia bercelotah pnjang ke adenya.


aku sekali lg ketawa sendiri melihatnya.



" Jul, lo nginep ditempat gue yaa.." Nia bertanya padaku.


"ya" bpkku jawab pendek.



"makasih pakk" Nia menarik tangannku dn membawaku masuk kedalam rumahnya.


Nia mengambil satu piring dan dua sendok sekalian lewat.


"Dah, lo diem duduk, ini biar gue aja yg tuang" Nia mengambil ketoprak ditangannku, membuka bungkusannya, dan meletakannya dipiring.



"wahh, Dira jg mau dong" Dira lansung mengambil sendok yg dimeja, mengambil ketopraknya dan langsung melahapnya.


" eeett daahh, lo kalo mau ambil sendiri sendoknya, main serobot aje luu" protes Nia.


" iya deehh, " Dira bergegas kedapur mengambil sendok lagi.


__ADS_1


"ayo, kita makaann" Nia melahap ketoprak itu,


dan aku pun juga sama, akhirnya kita makan sepiring bertiga.


kami makan sambil bercanda, sampe Dira tersedak karna dari tadi tertawa terus.


Dira lansung meminum air putih yg sudah disediakan tadi.


Ya Allah, mudah-mudah selalu seperti ini tiap kali bertemu, semoga kebahagiaan kecil ini tak cepat berakhir. Aku berharap pada Tuhanku.



*keesokan harinya.



seperti biasa aku bangun subuh, dan lnsung mandi, habis itu shalat subuh.


Aku pulang ketika mendengar suara azan.


karna tempat kami jg berdekatan.


"Jul, mau bubur ga" bpk menawarkan buburnya padaku sebelum berangkat dagang.


"iya boleh" aku menghampiri bpkku dan memberikan mangkuk yg sudah kuambil sebelum kedepan.



"pak, Nia jg mau dong buburnya." Nia keluar dari pintu belakang rumahnya.


"berapa?" tanya Nia, "udah, ga usah, kyak sama siapa aja," kata bapaku menolak bayaran Nia, " beneran pak" Nia meyakinkan."iya" kata bpkku.


setelah itu bpkku mulai mendorong gerobak buburnya dan berangkat jualan.


"Jul, bpk berangkat yaa" pamit bpkku.



"Jul, bubur buatan bpkmu yg terenak" Nia memujinya.


"enak laah orang gratis" aku ngeledekin Nia.


"ihhh, bneran tauu" Nia manyun gara-gara candaanku.

__ADS_1


kami makan bubur sambil bercanda.


__ADS_2