TAKDIR 2

TAKDIR 2
11 istri kedua


__ADS_3

Malam pun datang, Rey meminta Melly untuk datang ke apartemen bersama adik adiknya. Rey sudah telanjur sakit hati dengan julio, sakit atas perkataan tentang balas Budi, kini Rey mempunyai sebuah rencana, rencana yang ia sendiri pun tidak pernah tepikirkan. Ia melakukan ini karena ia mencintai Meli dan juga ingin balas dendam.


''Rey..ada apa kamu menyuruh ku datang kemari malam malam, dan siapa orang orang ini '' tanya meli saat sampai di apartemen Rey melihat tiga orang yang dua seperti petugas apartemen dan yang satu seperti petugas KUA


''Kemari lah.. ''jawab Rey menarik lembut Meli,dan membawanya ke sudut ruangan yang tak terlihat. sedangkan Amel dan Andi duduk di sofa bersama ketiga orang tersebut.


''Meli malam ini kita akan menikah, semua berkas sudah aku siapkan, berkas yang kemarin kamu berikan pada ku sudah lengkap, dan setelahnya aku meminta izin pada mu untuk menikahi Jane hanya untu status dan balas Budi saja'' pinta Rey yang membuat meli terhenyak dan tidak habis pikir dengan cara pikir Rey


''Kamu sudah gila Rey..tidak aku tidak mau'' jawab meli emosi dan melihat tajam Rey


''Iya aku memang sudah gila, gila karena mu, aku mohon Meli, aku mohon.. aku mencintaimu. Aku tidak bisa tanpa mu, tapi disisi lain aku juga tidak bisa berbuat banyak untuk keluarga jane''


''Rey tidak ada wanita manapun yang mau di madu, termasuk diri ku''


''Aku tahu Meli, tapi ini pernikahan ku dengan Jane hanya untuk sementara, setelah beberapa bulan atau satu tahun paling lama 2 tahun, aku akan menceraikannya dan kamu akan menjadi satu satu nya istri ku. Tolong pikirkan Meli aku akan menjamin semuanya baik baik saja, aku sudah menyiapkan rumah untuk kita tinggali bersama adik adik mu dan anak anak kita nanti, dan kamu jangan khawatir aku juga mempunyai bisnis lain selain bekerja di perusahaan Krisna. dan Krisna mau pun Elsa tidak mengetahui bisnis sampingan ku, jadi kamu jangan khawatir jika suatu saat nanti aku dipecat dari perusahaan Krisna aku masih bisa mempunyai penghasilan untuk kita'' jelas Rey meyakinkan meli, Meli tidak bisa berkata apa pun, ia sadar ini salah tapi Karen ia juga mencintai Rey atau Rey yang terlalu pintar merayu, akhirnya Meli pun mau menikah dengan Rey.


''Baiklah dengan dua syarat, ''


''Apa ?''


''Jamin masa depan kedua adik ku sampai Andi dan Amel Sukes, kedua tetap izinkan aku bekerja di Restauran '' jawab Meli tegas


''Pasti.. tapi jika kamu nanti hamil anak ku kamu harus di rumah'' jawab Rey lalu tersenyum dan memeluk Meli, Meli hanya mengangguk. Setelahnya mereka melakukan prosesi pernikahannya setelah berbicara dengan kedua adik nya. setelah ijab Kabul selesai penghulu dan dua orang saksi pun keluar dari apartemen Rey.


''Andi, Amel sekarang kalian berdua adik adik kakak, jadi jangan sungkan untuk meminta apa pun pada kakak'' ucap Rey pada kedua adik iparnya


''iya kak, terima kasih sudah memenuhi janji kakak untuk menikahi kakak kami Meli'' jawab Andi lalu tersenyum.


''baiklah malam ini kalian berdua tidur di kamar sebelah,jika kalian lapar ambil saja makanan di lemari pendingin atau jika ingin membuat sesuatu bahan bahannya ada di lemari pendingin '' jelas Rey lalu tersenyum sambil merangkul Meli.


''Baik kak, kami langsung tidur saja, besok kami harus sekolah'' jawab Andi lalu tersenyum


''Ayo Amel'' ajak Andi lalu mereka berdua masuk kedalam kamar. setelah Amel dan Andi masuk ke kamar meli dan Rey saling memandang lalu tersenyum kemudian Rey dengan tidak sabar nya membopong meli masuk kedalam kamar.


''Rey turunkan aku'' ucap meli lalu tertawa saat Rey menghempaskan meli ketempat tidur


''Meli... istri ku, malam ini adalah malam milik kita berdua'' ucap Rey yang langsung mencium Meli, bibir mereka saling bertautan.


''Rey.. tunggu aku mau ke kamar mandi'' balas meli saat Rey melepaskan ciumannya


''Baiklah siapkan dirimu' jawab Rey lalu tertawa kecil membiarkan meli ke kamar mandi


''Maafkan aku meli, aku melakukan ini karena aku tidak mau kamu menjadi milik orang lain, aku mencintaimu, ya mungkin akal logika sudah hilang, dan besok aku harus memenuhi apa yang Jane dan Julio inginkan, dan mungkin waktu ku bersama mu akan sangat berkurang'' batin Rey sambil melepaskan kemejanya lalu menyusul meli ke kamar mandi


''Rey kamu membuat ku terkejut'' ucap meli saat meli mencuci wajahnya dan melihat tubuh Rey yang bertelanjang dada dari pantulan cermin


''Kamu harus membiasakannya diri melihat ku seperti ini ''


''Membiasakan diri, bukankah nanti kamu lebih sering pulang ke rumah nona jane istri kedua mu'' jawab meli kesal, Rey pun tertawa melihat ekspresi meli


''Hai.. sebisa mungkin aku akan selalu ada untuk mu '' jawab Rey meraih pinggang meli lalu membalikkan tubuh meli agar menghadap kearahnya. tanpa permisi Rey ******* bibir meli, dan dengan ganasnya Rey membopong meli keluar dari kamar mandi dan mereka melakukan kewajibannya sebagai suami istri untuk pertama kalinya


''Sakit Rey..'' ucap meli lirih saat Rey melakukan nya


''Tahan sayang sedikit lagi masuk'' jawab Rey hingga akhirnya mereka benar benar menyatu


''ah.. sakit..'' erang meli mencengkram seprai dan pundak Rey. sejenak Rey berhenti melihat wajah kesakitan meli,di rasa meli sudah nyaman Rey mulai menggerakkan tubuhnya hingga keduanya melayang, menikmati surga dunia.


Pagi hari sebelum Meli dan adik adiknya pulang, Rey meminta sekali lagi haknya, hingga Rey benar benar puas begitu juga meli. setelah nya, Rey mengantarkan meli dan adiknya yang akan bersekolah.


''Meli hari ini kamu libur kerja bukan?'' tanya Rey saat di dalam mobil


''iya.. ''

__ADS_1


''Baiklah..ini kunci rumah baru kita.mulai Sekarang kamu dan adik adik mu pindah ke rumah baru, semua keperluan mu sudah aku siapkan semuanya termasuk keperluan adik adik mu. Jadi .. kalian pindah tidak perlu membawa barang atau baju, di sana ada satu asisten rumah tangga yang nanti akan membantumu, ya ..kamu boleh membawa barang barang penting mu ke rumah'' jawab Rey lalu Tersenyum


''Rey kamu percaya pada ku''


''hai kamu istri ku dan satu lagi rahasiakan semua ini dari Elsa dan dari semuanya '' jawab Rey


''Lalu Jane...?''


''Kamu tidak perlu memikirkannya, Jane setelah menikah dengan ku nanti paling ia akan mendapatkan rumah dari orang tuanya jadi aku tidak perlu repot repot menyiapkan rumah untuk nya, atau kamu ingin dia tinggal bersama'' Goda Rey lalu tertawa


''Ah..tidak mau, terserah kamu yang penting kamu adil tapi aku tidak mau jika harus satu rumah'' beber meli yang memang sudah pasrah yang terpenting Rey bisa memegang janjinya



''Saya terima nikah dan kawinnya Jane putri Akbar dengan cincin diamond 17 karat di bayar tunai'' ucap Rey menyambut ucapan Bryan yang menikahkan Jane dengan nya. Jane dan Rey nampak bahagia begitu juga dengan yang lainnya tapi tidak dengan Krisna dan Elsa, ia tahu betul raut wajah bahagia sahabatnya itu hanya di buat buat. pernikahan di adakan di rumah sakit karena Jane masih belum di perbolehkan pulang. segala prosesi sudah mereka lakukan namun satu kesalahan Jane yaitu tidak memeriksa dokumennya yang menyatakan bahwa ia adalah istri kedua Reymond dan pintar nya Rey langsung memegang kedua buku nikah nya tanpa memberi tahu Jane.


''selamat Jane , kakak turut bahagia '' ucap Julio pada Jane lalu memeluk Jane


''terima kasih, kakak terbaik '' balas Jane yang masih memeluk Julio


''Rey tolong jaga adik ku, kamu juga tahu bagaimana kondisinya '' ucap Krisna walau sebenarnya ia tahu Rey terpaksa melakukan semuanya.


''Pasti kak.. Jane tanggung jawab ku sekarang, bukan lagi tanggung jawab kalian'' ucap Rey dan melihat tajam Julio seakan memperjelas bahwa ia bebas memperlakukan Jane semaunya . namun semua tertawa kecuali Julio saat Rey memanggil Krisna dengan sebutan kakak


''Kamu bisa saja Rey'' saut Elsa yang merasa lucu saat mendengar sahabat nya itu menyebut kakak untuk panggilan suaminya


''Kan sudah menjadi kakak ipar'' gurau Rey lalu melihat Jane yang juga ikut tersenyum


''Terus tersenyum jane, aku pastikan diri mu sendiri yang meminta berpisah '' batin Rey melihat Jane lalu tersenyum manis yang ia buat buat sambil meraih jemari Jane


''Cepatlah pulih... '' ucap Rey mengusap lembut pipi Jane


''Iya kak.. kata dokter besok sudah boleh pulang'' jawab Jane tersenyum malu


''Iya.. bawalah, Jane sekarang milik mu dan Jane jadilah istri yang baik dan tetap fokus dengan kuliah mu'' jawab syasa lalu tersenyum


''Oh ya..selesai ini kalian ingin mengadakan resepsi di mana? '' tanya Laras menggoda Jane


''sepertinya kami menundanya kak, pekerjaan ku di kantor masih banyak'' jawab Rey langsung sebelum Jane menjawabnya


''Kamu tidak keberatan kan? ''tanya Rey pada Jane


''eum.. tidak kak, Jane juga masih banyak tugas kuliah'' balas Jane lalu tersenyum


Di sisi lain Meli termenung di rumahnya melihat cincin yang melingkar di jarinya serta melihat buku pernikahannya, dan tersenyum kecut pada dirinya sendiri yang sudah membiarkan suaminya yang tadi malam baru ia nikahi dan paginya suaminya menikahi wanita lain dengan dalih balas budi, ia menertawai dirinya sendiri.


''Mungkin aku wanita bodoh yang mau saja di nikahi, lalu membiarkan suaminya menikahi gadis lain, ya aku memang bodoh, tapi semua sudah terlanjur, aku terlanjur mencintai Rey'' batinnya membayangkan suaminya bermesraan dengan Jane


''Aku tidak yakin Rey akan melepas Jane demi diri ku yang bukan apa apa dan bukan siapa siapa. Aku tahu bagaimana kekuatan keluarga Jane, mereka sangat berpengaruh dalam hal apa pun. sedangkan aku hanya pelayan Restauran, orang miskin yang tiba tiba jatuh hati dengan laki laki berada dan mengorbankan kehormatan, harga diri, demi adik adik ku, ya.. demi adik ku. sewaktu waktu Rey pasti membuang ku. ibu bapak...maafkan anak mu yang bodoh ini. Tapi bagaimana pun caranya Meli akan tetap mengurus adik adik dengan baik dan menjadi istri yang baik walau di madu'' batin Meli dalam Isak tangisnya dan memeluk buku pernikahannya


''Reymond.. '' batinnya lagi tiba tiba ponsel nya berdering dan ternyata Elsa yang menghubungi nya


''Halo Elsa.. '' jawab sendu meli


''Kamu menangis''


''Menurutmu aku bernyanyi'' jawab meli lalu tertawa kecil yang ia buat buat agar Elsa tidak khawatir


''Kamu baik baik saja'' tanya Elsa


''Iya aku baik baik saja, hari ini aku sedang libur bekerja dan sekarang ada di rumah'' jelas Meli apa adanya


''Bagaimana pernikahan Jane dan Rey'' tanya meli sendu

__ADS_1


''Lancar ..Jane nampak bahagia tapi tidak dengan Rey, Aku tahu ini sulit bagi mu dan juga Rey, pengorbanan mu dan Rey terlalu besar Meli. aku tahu kalian saling mencintai''


''Sudah takdirnya seperti ini Els.. jodoh tidak kemana seperti dirimu dan tuan Krisna''


''Meli.. aku ingin memelukmu''ucap Elsa yang ingin sekali memeluk Meli seperti biasa


''Terima kasih Elsa kamu memang sahabat terbaik ku'' jawab meli sambil meneteskan air matanya


''Hai..kamu menangis''


''tidak... ''


''Meli aku tahu dirimu'' balas Elsa yang melihat berkeliling lorong rumah sakit karena ia menghubungi meli di lorong dan tanpa ada keluarga Krisna yang mengetahui


''Tidak Elsa...''


''Meli menangislah biar hati mu lega'' seketika tangis meli pun pecah, ia tidak kuasa membayangkan suaminya menikah lagi walau ia tahu itu bukan kemauan Rey. Tanpa sadar Elsa pun meneteskan air matanya saat mendengar suara tangis Meli di balik sambungan ponselnya


''Iya meli menangislah sampai rasa di hati mu lega'' ucap Elsa yang juga ikut menangis. tanpa di sadari Elsa Krisna diam diam mendengarkan percakapan Elsa dan meli. lalu krisna menghampiri Elsa


''Elsa.. ''panggilnya.


''Meli.. nanti aku ke rumah mu, dan yakinlah semuanya akan baik baik saja '' ucap Elsa melihat krisna sambil mengusap air matanya


''Iya Els.. terima kasih'' jawabnya lalu keduanya mematikan ponselnya


''Bagaimana Meli?'' tanya Krisna


''Meli baik baik saja, Meli gadis kuat dan dewasa '' jawab Elsa sambil melihat kedatangan Julio


''Kak.. kak Laras dan yang lainnya mau pulang ''ucap Julio memberitahu jika laras, Siena dan suami suami mereka ingin pulang dan juga Bryan dan syasa


''Iya .. ayo..'' ajak Krisna lalu mereka masuk kedalam ruangan Jane dan kakak dan Syasa serta Bryan pamit tidak mau mengganggu ke bersamaan pengantin baru. begitu juga Julio dan Krisna serta Elsa juga memutuskan untuk pulang. kini tinggal Jane dan Rey yang ada di ruangan.


''Apa kamu bahagia sekarang'' tanya Rey melihat Jane yang duduk di brankar


''Maksud kakak?''


''Tidak.. aku bertanya pada mu, apa kamu bahagia?''


''eum.. iya kak, terima kasih'' jawab Jane tersenyum


''Baiklah, aku suami mu dan aku berhak penuh atas diri mu dan sekarang tanda tangan surat perjanjian ini, jika kamu tidak mengerti isinya nanti aku jelaskan dan kamu tidak boleh membatah'' jelas Rey lalu Tersenyum mengusap pipi Jane. Jane pun dengan seksama membaca surat perjanjian nya dengan sangat teliti hingga ia terhenyak melihat jika ia adalah istri kedua.


''Apa maksud kakak aku istri kedua?''


''Aku sudah menikahi Meli sebelum aku menikahi mu, dari awal aku tidak bisa bersama mu, tapi kakak mu Julio membuat ku harus melakukan ini,tapi jika kamu tidak menyukai nya tidak apa apa aku bisa menceraikan mu saat ini juga dan kamu menjadi janda, apa kamu mau?'' beber Rey yang memang benar benar sakit hati dengan julio


''kakak jahat''


''Aku belajar dari kakak mu julio'' jawab sinis Rey


''Satu lagi kamu tidak boleh menceritakannya pada siapa pun, siapapun'' tegas Rey mengusap kepala Jane lalu menciumnya. mau tidak mau Jane menandatangani nya karena ia tidak ingin menjadi seorang janda .


''Anak pintar'' ucap Rey saat Jane menandatangani nya


''kamu tenang saja sayang aku akan berlaku adil tapi kamu tahu sendiri aku lebih mencintai Meli dan kamu tidak boleh protes jika aku lebih sering bersamanya'' ucap Rey penuh kemenangan .


''Terserah kakak '' jawab Jane pasrah. perlahan Rey mendekatkan wajahnya dan menahan tengkuk Jane lalu mencium bibir nya.


''Nanti aku akan mengajari banyak hal'' goda Rey lalu tersenyum .


* * * * * * * ''

__ADS_1


__ADS_2