
MOHON BACA SETELAH BEDUK MAGRIB ✌️
18+
''Rey.. kenapa kamu dari awal tidak menceritakannya pada ku jika Krisna mencintai Elsa'' ucap Gita pada rey yang sedang makan di restoran Abi.
Rey tidak terlalu fokus dengan apa yang bicarakan Gita, pandangan rey terus tertuju pada meli. Rey bukan tertarik pada fisik meli melainkan keperbadiannya yang pekerja keras, penyayang, dan mencintai adik adik nya. masalah fisik meli tergolong biasa tidak tinggi tidak pendek, tidak gemuk dan tidak kurus namun sedikit chubby, dan mempunyai rambut panjang sampai ke pinggang dan kadang ia kepang memanjang ke belakang dan terkadang di kepang dua.
''rey..kamu mendengarkan ku tidak?"
''heum.. terus kamu ingin memisahkan mereka. mimpi?''
''tidak Rey.. aku tahu Krisna seperti apa, aku tidak mau dia tambah membenciku ''
''bagus..dan seharusnya kamu tadi pagi tidak mengatakan apapun tentang Elsa'' balas Rey lalu meminum minumannya dan sekilas melihat Gita
''lalu apa rencanamu'' tanya Rey pada Gita
''aku akan kembali ke London dan meneruskan kontrak kerjasama dengan Krisna, yah mungkin aku akan mencari pria asing saja di sana'' jawab Gita di iringi tawa kecil keduanya
''kamu sendiri bagaimana, sebentar lagi Krisna menikah. apa kamu sudah mempunyai calon istri?'' tanya Gita
''aku masih ingin bebas, aku laki laki menikah kapan saja bisa'' jawab Rey tersenyum.
''Rey Terima kasih makan Siang nya, mungkin besok aku akan kembali ke London''
''hah.. secepat itu"
"yah.. aku butuh waktu untuk menerima semuanya, dan lebih baik aku menghindar dari Elsa dan Krisna. titip salam untuk Elsa dan Krisna, maaf aku tidak bisa menemui mereka dan juga janji ku pada Krisna untuk tidak menemui Elsa'' beber Gita yang menyadari kesalahannya, tidak seharusnya ia mengatakan kenyataan yang ada hingga Krisna melarangnya bertemu dengan Elsa.
'' baiklah aku pulang, Terima kasih makan Siang nya. habiskan'' pamit Gita melihat banyak makanan di meja, Rey sengaja agar nanti bisa mengajak meli makan siang
''ya iya.. aku yang bayar'' jawab nyeleneh Rey dan Gita hanya tertawa keci sambil berdiri lalu berjalan turun dari lantai dua restauran. setelah Gita pulang Rey mencari keberadaan meli. rey melihat meli sedang melayani pelanggan, lalu Rey meminta izin pada meneger baru restauran abi untuk membawa meli naik ke lantai atas alasan nya untuk membersihkan mejanya. lalu sang meneger memerintahkan meli untuk naik ke lantai atas.
''tuan apa yang bisa saya bantu'' tanya meli saat sampai di meja Rey
''duduklah..''
''tapi tuan'' jawab meli lalu melihat sekelilingnya. ia malu jika harus duduk berhadapan dengan seorang Rey, yang semua orang tahu, Rey adalah orang kepercayaan dan kaki tangan Krisna putra balder. Rey berdiri lalu menghampiri meli dan memegang kedua pundaknya dan mempersilahkan duduk lalu Rey duduk di sampingnya.
''temani aku makan'' ucap Rey yang muali mengambilkan makanan untuk meli
''tapi tuan saya masih bekerja'' tolak meli sopan
''ssstt aku sudah izin Reno meneger baru mu untuk kamu menemani ku makan'' titah Rey tidak mau di bantah
''kalau tiap hari seperti ini pipi ku makin seperti balon'' gumam meli, Rey yang mendengar nya pun tertawa dan meli seketika menutup mulutnya dengan telapak tangan nya
''sudah tidak perlu takut pipi mu seperti balon, kamu tetap cantik dan manis heum..'' balas Rey lalu tersenyum kemudian meli dengan tidak enak hati makan apa yang di ambilkan Rey.
''meli..''
''ya tuan''
''kamu tahu''
''tidak tahu'' lagi lagi Rey tertawa mendengar jawaban meli Karena ia pun belum selesai bicara.
''kenapa tuan tertawa?'' tanya meli melihat Rey yang masih tertawa
__ADS_1
''ah.. tidak kamu..kamu lucu''
''lucu? memangnya saya badut'' protes meli sambil memegang hidungnya dan itu membuat Rey tertawa kembali
''sudah.. kamu bisa membuat ku tertawa, ayo habiskan'' titah Rey mengambilkan ikan besar untuk meli
''tuan jangan banyak banyak, nanti aku tidak bisa menghabiskannya'' keluh meli yang wajahnya sedikit cemberut.
''tidak apa apa, nanti bisa kamu bawa pulang''
''saya pulang malam''
''jam betapa?''
''jam dua belas''
''oh.. '' jawab Rey singkat lalu melihat meli yang begitu lahap memakan makan siangnya.diam diam Rey memperhatikan meli yang duduk di sampingnya dengan memiringkan tubuhnya dan meletakan satu tangannya di kepala dan bertumpu di meja.
Rey melihat wajah lelah disana, membayangkan perjuangan seorang meli menghidupi adik adiknya seorang diri dengan keterbatasannya.ia melakukan dengan tulus dan ikhlas demi orang orang yang ia sayangi.
''tuan saya sudah selesai'' ucap meli saat Mei sudah selesai makan dan membuyarkan lamunan Rey , seketika Rey mengalihkan pandangannya dan mengusap bulir air matanya.
''ah.. iya ..oh ya mana tagihannya'' balas Rey sambil merogoh kantong celananya untuk mengambil dompetnya.perlahan meli mengeluarkan catatan tagihan milik Rey yang ada di kantongnya dan memberikan nya pada Rey
''ini tuan ''
''em..dua ratus lima puluh'' ucap Rey membaca tagihannya, lalu ia mengambil uang sejumlah tagihannya dan menyelipkan di buku catatan milik meli . lalu ia mengeluarkan lima ratus ribu lagi dan memberikan pada meli
''ini tips untuk mu''
''hah.. tuan ini banyak sekali'' jawab meli tidak percaya Rey memberikan banyak tips untuk nya
''tidak apa apa, ambilah jangan di tolak'' balas Rey meletakan uangnya di tangan meli,meli hanya terperangah meliha rey. ia tidak menyangka jika akan mendapatkan uang sebanyak itu. yah.. bagi meli lima ratus ribu itu sangat banyak .tanpa sadar meli meneteskan air mata namun buru buru ia menghapusnya dan berdiri lalu memberi hormat pada Rey seperti orang Jepang
''jangan berlebihan, duduklah'' ucap Rey menuntun meli untuk duduk
''tuan terima kasih banyak. saya tidak tahu harus berterima kasih pada tuan dengan cara apa lagi''jawab meli terharu dan menunduk.
''ya sudah.. caranya setiap aku datang kemari temani aku makan''
''hah.. ''
''iya temani aku makan'' balas Rey mencubit pipi meli lalu berdiri
''selamat siang dan sampai ketemu nanti '' pamit Rey lalu melangkah turun dari lantai atas dan kembali ke kantor. meli tidak tahu lagi harus bagaimana mengekpresikan rasa bahagia nya mendapatkan uang yang baginya Sangat banyak dalam satu hari. namun itu tidak berlangsung lama karena ia juga harus kembali bekerja.
✨
Krisna dan Elsa kini tengah berenang bersama, mereka berenang di kolam renang yang ada di rumah Krisna yang nanti akan mereka tempati berdua saat sudah menikah.mereka bercanda tertawa bersama dan bermain air dan saling adu kecepatan berenang.
''aku memang tidak bisa mengalahkan mu saat berenang Elsa, kamu memang jago saat di kolam renang'' ucap krisna saat ia kalah adu kecepatan,dan duduk di tepi kolam renang sedangkan Elsa masih di dalam kolam berdiri di antara dua kakinya.Elsa hanya tertawa kecil dan sambil melingkarkan tangannya di pinggang Krisna
''aku jago dalam segala hal Krisna hanya saja aku kurang beruntung seperti Rey dan Gita yang bisa melanjutkan pendidikannya sampai S2 bahkan Gita sudah keliling luar negeri. aku keliling Jakarta saja paling jauh di tanah Abang'' jawab Elsa apa ada lalu tertawa kecil. perlahan Krisna turun kebawah dan berdiri di depan Elsa, mereka berdiri di dalam kolom renang dan saling berhadapan. tangan Krisna mengusap kedua pipi Elsa dan tersenyum
''aku akan mengajak mu keliling dunia,dan kemana pun kamu mau dan apa pun yang kamu mau, aku akan memberikannya'' balas Krisna melihat Elsa dan menyatukan keningnya. perlahan tangan Krisna membelai lengan Elsa.dan perlahan Krisna mencium mata pipi dan terakhir mereka berciuman.hingga Krisna berani menciumi leher Elsa dan merem*s bagian dadanya hingga terdengar suara lenguhan Elsa.namun tiba tiba ada suara menggema di dalam rumah siapa lagi kalau bukan Reymond
''krisna...!!'' teriaknya .sontak Elsa dan Krisna melepaskan ciumannya dan saling salah tingkah. buru buru Elsa naik ke atas dan mengenakan kimononya, sedangkan Krisna masih di dalam kolam dan berenang kembali
''krisna..!'' teriaknya lagi sambil berlari menuju kolam renang dan '' byurrrrrr'' Rey menjeburkan diri di dalam kolam dan Elsa hanya tertawa melihat tingkah konyol Rey yang tiba tiba sudah bertelanjang dada dan hanya menggunakan celana pendek
__ADS_1
''astaga.. Rey.. '' ucap Krisna emosi namun Rey hanya tertawa .namun dalam hati krisna. Krisna sangat bersyukur Rey tiba tiba datang jika tidak mungkin ia dan Elsa sudah berakhir di ranjang
''krisna.. Rey aku masuk ,aku akan menyiapkan minuman dan makanan ringan untuk kalian'' ucap Elsa di tepi kolam. Krisna hanya mengangguk.
''Elsa ayo berenang lagi ,sudah lama aku tidak melihat mu berenang'' ucap Rey lalu tiba tiba-tiba ''plak'' Krisna menepuk punggung Rey kemudian menenggelamkan Rey kedalam air
''sekarang tidak ada yang boleh melihat nya kecuali aku'' saut Krisna sambil berenang menuju tepi kolam renang.dan Rey terbatuk-batuk karena ulah Krisna, Dan Elsa hanya tertawa lalu masuk kedalam rumah.
''sadis kamu Kris.. aku hampir kehabisan nafas'' balas Krisna yang masih mengatur nafasnya.dan ikut ke tepi kolam renang dan Krisna hanya diam saja dan berdiri mengeringkan rambut nya dengan handuk.
''ada apa tiba tiba datang kemari'' tanya Krisna lalu duduk di bangku .
''persiapan pernikahan mu besok sudah selesai dan tante syasa menyuruh kamu dan Elsa pulang kerumah'' jelas Rey lalu ia beranjak dari kolam renang dan duduk di samping Krisna
''ia nanti sore kami pulang. oh ya kamu sudah menyuruh orang untuk mendatangkan keluarga Elsa'' tanya Krisna sambil melihat Elsa datang dengan membawa makanan dan minuman
''sudah.. mereka sudah di hotel dan Abas yang mengurus mereka''
''baiklah Terima kasih tapi kamu jangan memberitahu Elsa,ini kejutan untuk nya'' jelas Krisna dan Rey hanya mengangguk .
''kalian membicarakan apa?'' tanya Elsa meletakkan nampan di meja lalu duduk di samping Krisna
''ah tidak hanya memberitahu nanti sore kalian berdua di suruh pulang ke rumah sama tante syasa'' jelas Rey lalu mengambil cemilan di piring lalu memakannya
''eum.. kue buatan mu enak Elsa, kenapa tidak membuka toko kue tradisional saja. jajanan seperti ini hampir punah'' terang Rey memuji kue buatan Elsa
''kamu berlebihan rey, itu hanya kue molen dan banyak di pasar tradisional tapi berhubung aku tadi sempat membuat nya. aku membuat nya untuk Krisna, karena kami dulu sepulang sekolah suka ke pasar hanya untuk membeli kue ini '' terang Elsa lalu tersenyum dan menggenggam jemari Krisna
''dan ini kue tradisional favorit ku'' saut Krisna tersenyum lalu mencium punggung tangan Elsa lalu memakan kuenya .
''siapa tahu kalian berdua ingin membuka bisnis baru setelah menikah'' jawab Rey melihat Elsa dan Krisna.
''ide bagus.. tapi nanti saja aku pikirkan karena setelah menikah,aku dan Elsa ingin ke luar negri untuk menjalani pengobatan dan sekalian bulan madu
''pengobatan apa?'' tanya Rey penasaran
''Elsa.. Elsa..'' balas Krisna namun sebelum kalimat Krisna selesai Elsa meremas lengan. Krisna tanda tidak ingin membahas terapi pengobatan agar nanti bisa mengandung.
''sudah nanti saja ,ayo habiskan'' jawab Krisna mengalihkan pembicaraan lalu memakan buah molennya . Rey tahu apa yang di maksud Krisna namun Rey menghormati keputusan Krisna dan Elsa .
''Elsa .. teman kamu yang bernama meli itu berapa usianya?'' tanya Rey penasaran dengan meli
''meli masih muda ,baru dua puluh tiga tahun, kenapa?'' tanya Elsa heran
''ah tidak apa apa,hanya ingin tahu saja''
''ingin tahu atau ingin tahu saja'' goda Elsa melihat Krisna lalu mereka berdua tertawa kecil melihat wajah malu Rey.
''biasa saja El..''
''Namanya Melissa aura putri , usianya dua puluh tiga , anak yatim pintu seperti ku , orang tuanya meninggal karena kecelakaan kereta api,saat itu usianya delapan belas tahun dan baru lulus sekolah SMA. dan di saat itu lah dia berjuang sendiri untuk menghidupi dan menyekolahkan kedua adiknya'' beber Elsa yang mengetahui kehidupan meli dua tahun belakangan ini. mereka sama sama Bekerja di Restoran Abi namun meli lebih dulu Bekerja di sana.
''kasihan anak itu, dia selalu ceria di depan semua orang termasuk di depan ku tapi diam diam dia menyimpan luka,luka kehilangan orang tuanya dan harus bertanggung jawab atas hidup adik adiknya. dia gadis tangguh rela bekerja apa saja yang penting halal untuk adik adik nya. terkadang dia menangis di sudut ruangan saat di tempat kerja, karena mungkin dia lelah,lelah dengan semua nya, bagi ku wajar tapi aku selalu bilang padanya untuk selalu bersyukur masih mempunyai saudara kandung dari pada diri ku yang anak tunggal'' beber Elsa, Rey dan Krisna hanya mendengarkan. dan Rey tidak sadar mengeluarkan bulir air matanya
''aku pulang'' pamit Rey tiba tiba lalu berjalan masuk kedalam dan memakai baju dan kemejanya. Elsa dan Krisna kini paham jika Rey sedang jatuh cinta, entah jatuh cinta atau iba hanya Rey yang mengetahui nya
''melisa..ah sial kenapa aku tiba-tiba ingin di dekatnya,rasanya aku ingin memeluknya , memeluk bebannya'' gerutu Rey sepanjang jalan sambil mengemudi mobil.
* * * * *
__ADS_1
Terima kasih
vote like komen jangan lupa