Takdir Cinta Si Kembar

Takdir Cinta Si Kembar
Mandi bersama


__ADS_3

Kyrana membuka matanya perlahan. Ia merasakan sesuatu yang berat menimpa tubuhnya. Ia menolehkan kepalanya kesamping dan mendapati Gafa yang masih tertidur pulas sambil memeluk dirinya dengan erat.


Kyrana menggeser tangan Gafa dengan perlahan agar suaminya itu tidak terbangun. Ia beranjak dari tidurnya dengan hati-hati karena merasakan sakit diseluruh tubuhnya terutama pada bagian intinya.


" Mau kemana?" ucap Gafa sambil menahan tangan Kyrana yang ingin pergi.


" Aku mau mandi Gaf. Badanku rasanya lengket semua."


Gafa membuka matanya lalu tersenyum tipis.


" Wajar aja kalau badanmu lengket, tapi ini masih jam tiga. Nanti saja jam setengah lima."


" Aku mau mandi sekarang Gaf." Kekeh Kyrana.


Mendengar Kyrana yang keras kepala, Gafa pun bangun lalu mengangkat tubuh Kyrana ke kamar mandi.


" Gaf, turunkan aku. Aku mau mandi sendiri."


" Jangan berlagak. Aku tahu kalau tubuhmu pasti sakit semua."


Gafa merebahkan tubuh Kyrana di bath up lalu menyalakan pemanas air. Gafa mendekati Kyrana dengan tubuh polosnya yang membuat Kyrana langsung mengalihkan pandangannya karena jengah melihat suaminya yang berjalan sambil memamerkan belalainya yang bergoyang.


" Kenapa?"


" Nggak apa-apa."


Gafa memperhatikan dada Kyrana yang berwarna merah keunguan karena perbuatannya semalam.

__ADS_1


Gafa mengulurkan tangannya untuk menyentuh dada Kyrana namun segera ditepis.


" Mau ngapain kamu?"


" Dada kamu warnanya kok ampek gitu? Emang semalem aku kekencengan ya?"


Kyrana hanya diam saja sambil menutupi dadanya dengan dua tangan.


" Iyaaa, aku minta maaf. Lagian dada kamu itu mungil bikin aku gemes."


" Udah ah Gaf, kamu keluar aja. Aku mau mandi."


" Ya udah kamu mandi disini aja. Biar aku pakai shower."


Selesai mandi, Gafa segera merebahkan tubuhnya kembali. Sedangkan Kyrana lebih memilih menyiapkan buku-buku yang akan ia pakai untuk kuliah dua hari lagi.


Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul tujuh pagi. Kyrana segera naik ke kamarnya untuk membangunkan Gafa.


Disaat ia membuka pintu ternyata ia mendapati suaminya yang sedang memakai sepatu.


" Loh kamu udah bangun to?"


" Hemm.. Kamu udah selesai masaknya?"


" Udah. Aku bikin bubur ayam."


" wah pas banget hujan- hujan gini makan bubur. Oh ya nanti siang kamu ke rumah mama ya. Soalnya nanti mama ada acara arisan."

__ADS_1


" Iya, kamu ikut kan?"


" Kayaknya nggak, soalnya nanti aku ada rapat sama anggota pecinta alam. Nanti supirnya mama bakal jemput kamu kesini."


Gafa melihat Kyrana yang berjalan keluar kamar dengan sedikit tertatih. Ia pun mempercepat langkahnya hingga sejajar dengan Kyrana.


" Punyamu masih sakit?"


" Udah nggak apa-apa. Kita makan aja nanti kamu terlambat."


" Nanti sebelum kamu kerumah mamah, aku bakal pulang buat nganterin kamu kedokter."


" Ngapain kedokter? Kamu jangan ngada-ngada. Nanti juga sembuh sendiri."


" Yakin? Kamu jalannya aja kayak gitu. Nanti kalau bengkak gimana?"


" Udahlah Gaf. Kalau kamu mau lihat aku sembuh, untuk sementara jangan lakuin hal itu selama satu bulan."


" Hah! Kamu jangan ngarang deh!"


" Kamu nggak pengen lihat aku sembuh?"


" Ya maulah tapi nggak selama itu juga. Ya udah ambilin makan, aku udah laper."


Mereka menikmati sarapan pagi dengan tenang hingga Gafa berpamitan untuk pergi kuliah. Untuk mengatasi rasa sepi, Kyrana pun memilih untuk membersihkan rumahnya.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2