Takdir Cinta Si Kembar

Takdir Cinta Si Kembar
Episode 2


__ADS_3

Sesampainya mereka di depan gedung Wijaya Corp Malika langsung keluar dari mobil tanpa berkata apapun dan masih fokus pada gawainya.


"Dasar ga tau terimakasih udah di anterin malah nyelondong bae kagak permisi kayak ga punya etika." teriak Alika dari dalam mobil dengan kaca terbuka.


"Yaudah makasih,puas loh.." bentak Malika dengan muka masamnya yang masih berdiri di samping mobil alika.


"Yang ikhlas dong bilang makasihnya." kesal Alika.


"Lah loh sendiri aja kayak ga ikhlas gitu nganterin guenya." jawab Malika masih dengan muka masamnya,karna hari yang dia harapkan sebagai hari baik,hancur karna kata kata adik kembarnya itu yang dia anggap terlalu berlebihan.


"Kan emang bener luh tuh ga tau terima kasih orangnya." kekeh dengan pendiriannya.


"Tau ah gue pusing ngeladenin luh mah kagak bakalan ada beresnya." berniat pergi untuk memasuki gedung yang dia tuju.


Alika pun pergi dengan hati yang kesal ke tempat pemotretan karna sudah ada janji dengan pelangannya.


Tapi tanpa mereka sadari ada dua orang pria yang sedang memperhatika pertengkaran kecil mereka.Dan saat Malika sadar ada yang memperhatikan mereka,dia nengok dan sedikit malu bercampur rasa senang.


"Hy sayang udah lama yah nunggunya?." tanya Malika sambil berlari kecil menghampiri orang yang sedang memperhatiakan mereka.


Ternyata yang memperhatikan mereka dari tadi itu adalah Azka dan Rizky asisten pribadinya.Mereka di depan loby memang sengaja untuk menunggu kedatangan Malika.Dan tanpa sengaja mereka melihat pertengkarannya.


"Maaf yah akunya baru dateng." dengan tampang yang di di buat imut dan tangan yang bergelayut manja.


"Khemm...iya ga apa apa." jawab Azka dengan tampang sok cool nya dan berusaha melepaskan rangkulan tangan Malika.Bukannya dia ga suka,tapi dia beruasaha bersikap profesional karna sedang di area kantor.


"Mari kita lanjut di dalam saja ngobrolnya." lanjut Azka dengan mata lirik kanan kiri.

__ADS_1


"Oh maaf,baiklah kita lanjut di dalam saja." jawab Malika langsung melepaskan rangkulan tangannya saat menyadari dia berada di depan loby kantor sang pancar.


Malika dan Azka pun jalan berdampingan menuju ruangan Azka dengan di ikuti Rizky di belakang mereka dan Menaiki lift sampai di lantai tempat ruangan Azka berada.


"Kamu boleh kembali ke ruangan kamu." perintah Azka pada Risky masih dengan tampang so coolnya saat mereka sudah sampai di depan ruangan Azka.


"Baik pak." jawab nya dengan senyum ramah dan menuju ruangannya yang bersebelahan dengan ruangan Azka.


Setelah mereka melihat Rizky masuk ke ruangannya,Azka pun mengajak Malika masuk ke ruangan kerjanya.


"Maaf yah sayang soal yang tadi,aku bukannya ga suka kamu gandeng tangan aku,tapi aku ga enak soalnya kita masih di area kantor." menjelaskan masalah tadi takut ada kesalah pahaman antara dia dengan Malika.Bagaimana pun dia sudah benar benar menyukai Malika dan tidak mau kalau pacarnya teraebut marah.


"Iya ga apa apa sayang,aku juga yang salah karna lupa tempat,saking senengnya bisa ketemu kamu lagi setelah dua minggu ga ketemu." jawab Malika sambil memeluk tubuh Azka dengan erat.


"Makasih kamu udah mau ngertiin keadaan aku." balas memeluk Malika dengan senyuman yang mengembang di wajahnya.


"Makasih sekali lagi kamu udah mau nerima hubungan yang masih harus tersembunyi seperti ini." sambil menggenggam tangan Malika dan menatap dalam matanya..


Pandangan Azka pun beralih ke bibir mungil namun sexy milik Malika.Dia semakin mendekat kan wajahnya dan sedikit menunduk untuk bisa menggapai bibir yang menggoda tersebut.Malika pun hanya bisa tersenyum dan menerima kecupan,serta ******* dari bibir dingin Azka.


Setelah dirasa sama sama kekurangan oksigen mereka pun melepaskan pautan bibir mereka.


"Tapi mau sampai kapan kita pacaran sembunyi sembunyi seperti ini,aku juga pengen kayak orang lain yang bisa dengan bebas berpacaran dengan orang yang dia suka?" wajah cantik Malika pun langsung tertekuk dan hampir menangis jika dia ingat kembali tentang hubungannya dengan Azka yang sudah hampir 2 tahun tersebut tidak di ketahui orang lain.kecuali,Rizky dan Alika adiknya.


"Jangan cemberut dong nanti jadi jelek mukanya." canda Azka sambil menggenggam tangan malika agar kembali tersenyum dan tidak jadi menangis.


"Nanti kita cari time yang tepat yah.Dan orang pertama yang ingin aku kasih tau itu mamah aku.Jadi sabar yah sayang untuk sementara waktu lagi hemm??"

__ADS_1


"Tapi kapan sayang,aku ga mau lama lama.Gimana nanti kalau kamu di jodohin ama orang tua kamu??"


"Ga akan sayang tenang ajh ya!" berusaha menyakinkan Malika.


"Hmmm....Yaudah gimana kalau abis perusahaan aku launching merek baru.Aku bakalan kasih tau ke semua tamu undangan di acara peresmian merek baru tersebut termasuk juga para awak media tentang hubungan kita???" tersenyum untuk meyakinkan Malika.


"Benar yah,kamu janji kan??" bertanya dengan mata berbinar sambil menatap dalam mata kekasinya untuk mencari kebenarannya.


"Hmpp...iya sayang aku janji.Dan seminggu sebelum acara peresmian merek baru tersebut,akan ada acara ulang tahun perusahaan si salah satu hotel di daerah jakarta.Nanti kamu datang yh!!" memeluk erat tubuh sang kekasih.


"Memangnya aku di undang?"


"Tentu dong,kan kamu slah satu model di perusahaan ini Masa ga di undang" tersenyum tulus.


"Nanti aku kirimin alamat lengkap hotelnya.Oke??"


"OKE!!!" tersenyum ke girangan.


"Oh iya bay the way siapa cewe tadi yang nganterin kamu ke sini?"


"Oh...itu,aku bakalan cerita ke kamu tapi sambil duduk yah.pegel nih kaki dari tadi berdiri,ga di suruh duduk sama yang punya ruangan." dengan mimik muka di buat seperti orang yang ke sakitan.Tapi yang terlihat oleh Azka malah expresi muka lucu.


"Hahahaa...maaf maaf sampai lupa,hayo duduk."


"Iya makasih." Malika pun duduk di sampaing Azka di sofa untuk tamu.


Dia pun menarik nafas panjang sebelum memulai cerita tentang dia dan sodara kembarnya.

__ADS_1


jangan lupa like nya.Maaf masih pemula.kalau ada saran dan masukan silahkan tinggal kan di kolom comentar


__ADS_2