Takdir Cinta Si Kembar

Takdir Cinta Si Kembar
Kemana saja kamu?


__ADS_3

Kyrana langsung mendapat pelukan dari nenek Isma begitu mereka bertemu. Nenek Isma terlihat begitu menyayangi Kyrana meskipun mereka belum lama mengenal.


" Nenek bersyukur melihat kamu sehat seperti ini. Nenek betul-betul khawatir saat mendengar kamu menghilang. Jangan begitu lagi ya cu," ucap nenek Isma sambil mengusap rambut panjang Kyrana.


" Kyrana juga sangat bahagia bisa bertemu dengan nenek lagi. Kyrana minta maaf ya nek karna udah bikin nenek khawatir," ucap Kyrana terharu karna ia merasa begitu disayangi seseorang padahal mereka sama sekali tak ada hubungan keluarga.


Kyrana melepas pelukan lalu mengambil sesuatu dalam kantong plastiknya.


" Nek, ini Kyrana bawain jenang. Kan nenek suka banget sama jajanan ini."


" Terima kasih ya. Kamu tahu saja kesukaan nenek."


" Ya udah sekarang Kyrana irisin dulu ya nek biar gampang makannya."


Mereka berdua terlihat sibuk bercerita sambil menikmati jenang. Tak terasa hari sudah hampir sore, Kyrana pun sedikit kaget karena ia sampai lupa waktu.


Kyrana menghampiri Yandri yang sedang berada dikamarnya.


Tok tok tok


Yandri membuka pintu kamar yang diketuk dan langsung mendapati senyuman manis Kyrana.


" Mas Yandri habis mandi ya?" tanya Kyrana yang melihat rambut Yandri masih basah.

__ADS_1


" Iya Ky, ini sebentar lagi mau berangkat. Nenek udah tidur ya?"


" Iya Mas. Oh ya Mas ini sama sekalian aku mau pamit karna udah mau sore."


" Wah nggak kerasa ya Ky. Ya udah kamu duduk dulu biar aku buatin minum."


" Makasih Mas tapi nggak usah aja Mas soalnya aku juga buru-buru," jawab Kyrana dengan ekspresi cemas.


" Iya aku tahu. Aku hanya ingin bicara sebentar saja."


Kyrana pun menganggukkan kepalanya lalu duduk diruang tamu.


" Mas Yandri mau bicara apa?"


" Aku nggak bisa janji Mas tapi nanti pasti akan aku usahakan. Ehmmm...ngomong-ngomong Mas Yandri pengen kado apa?"


" Nggak usah bawa apa-apa Ky. Kamu nggak perlu repot seperti itu. Dengan kamu memenuhi undanganku saja itu sudah cukup jadi kado terindah buat aku sekarang."


" Ya deh, nanti aku usahain ya Mas tapi sekali lagi aku nggak bisa janjiin. Sekarang aku pamit ya Mas."


" Iya, nanti biar kuantar saja. Oh ya Ky, kamu masih hutang penjelasan padaku soal keadaanmu saat ini."


" Iya Mas, nanti aku ceritain semuanya.Kalau waktunya udah tepat."

__ADS_1


" Oke deh. Ya udah yuk aku antar kamu pulang sekarang."


Kyrana pulang kerumah dengan membonceng motor milik Yandri. Sesekali Yandri mengajak Kyrana mengobrol dalam perjalanan.


****


Dirumahnya, Gafa terlihat marah begitu ia pulang namun tak ada Kyrana dirumah.Hampir satu jam ia menunggu namun istrinya itu tak kunjung pulang.


Kekesalan Gafa makin terlihat saat ia beberapa kali mencoba menghubungi ponsel Kyrana namun tak juga diangkat.


Ceklek


Gafa menatap pintu begitu ia mendengar suara pintu dibuka.


" Dari mana aja kamu Ky? Kenapa jam segini kamu baru pulang?" Teriak Gafa kesal.


" Aku hanya jalan-jalan menemui teman baikku. Memangnya kenapa?" jawab Kyrana santai


" Kenapa kamu bilang? Aku tadi nyuruh kamu pulang bukan nyuruh kamu kelayapan! Ingat Ky, kamu itu seorang istri. Kamu bukan lagi gadis yang bebas melakukan apa pun!"


" Sudah Mas, aku capek. Aku mau mandi," jawab Kyrana santai tanpa memperdulikan suaminya yang terlihat begitu kesal."


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2