Takdir Cinta Si Kembar

Takdir Cinta Si Kembar
Merasakan lagi


__ADS_3

Tifana tampak marah setelah mengetahui kalau Erick telah gagal menjalankan tugasnya.


" Dasar pria bodoh! Dikasih tugas gampang dan enak aja masih gagal. Padahal kemarin dia udah dikamar sama Kyrana. Siapa juga yang udah nylametin Kyrana?" Tifana tampak berpikir dengan gusar.


Ia takut jika orang yang dimaksud suruhannya adalah Gafa. Apa pun yang terjadi, Gafa tak boleh jika ia adalah orang yang berada dibalik kejahatan yang menimpa Kyrana.


Tifana bergegas dari kamarnya. Ia harus segera menemukan Erick.


Ceklek


Baru saja akan pergi, Tifana sudah dikagetkan dengan keberadaan Gafa yang baru saja turun dari taksi.


" Gafa...kamu dari mana? Aku pikir kamu masih dikamar. Dan kamu kenapa naik taksi? Emangnya mobil kamu..."


" Semalam aku ada urusan dan baru aja selesai. Aku naik taksi karna mobilku ada sedikit masalah. Oh ya kamu mau kemana pagi-pagi gini?"


" Ak...aku mau ke supermarket. Kebetulan barang kebutuhanku udah habis semua."


" Supermarket? Emang ada yang udah buka jam tujuh begini?"


" Ehmmm maksudku aku mau ke minimarket yang 24 jam. Ya udah aku pergi dulu ya."


Gafa menatap kepergian Tifana dengan rasa kecewa.


****


Pukul sembilan pagi, Gafa sudah menjemput Elzan disekolah.


" Ayah..." Teriak Elzan sambil berlari kearah Gafa.

__ADS_1


" Halo sayang. Tadi gimana belajarnya?"


" Tadi Elzan belajar berhitung Yah. Susah tapi Elzan suka."


" Nanti ayah ajarin supaya Elzan cepat bisa. Oh ya hari ini Elzan main sama bu Fatim dulu ya soalnya ayah mau nganterin bunda periksa."


" Kan bunda dokter yah! Masak diperiksain?"


" Haha....sayang, bunda emang seorang dokter. Tugas bunda sebagai dokter adalah nyembuhin orang lain jadi bunda juga butuh dokter buat nyembuhin diri. Elzan paham kan?"


Elzan mengangguk lalu menggandeng tangan Gafa masuk kemobil.


Gafa memasuki kamar Kyrana dan tampak ibu dari anaknya itu tengah berbaring. Matanya masih terlihat bengkak karena menangis.


" Kyrana..." Panggil Gafa sambil mengusap lengan Kyrana namun Kyrana hanya diam.


" Kamu masih marah dan kecewa sama aku Ky?"


" Ky...ini bukan sepenuhnya salahmu atau salahku. Kamu jelas tahu apa yang terjadi dengan kamu semalam. Aku akan memberi pelajaran pada semua orang yang telah menjebak dan menyakiti kamu, terutama pada pria semalam. Ia akan menyesal karna sudah berani menyetuh kamu.Sudah kamu jangan menangis lagi. Aku akan menikahimu lagi."


Kyrana tersentak lalu ia menatap Gafa.


" Aku nggak bisa Gaf. Aku nggak mungkin mengkhianati mas Yandri. Dia sudah begitu baik padaku Gaf."


" Lalu kamu apa? Kamu mau tetap menikah dengannya? Bagaimana jika kamu hamil lagi anakku?"


" Aku akan jujur pada mas Yandri walaupun berat dan jika dia mau memaafkan aku maka aku akan tetap menikah dengannya."


Gafa begitu marah mendengar perkataan Kyrana. Ia langsung bergerak menindih tubuh Kyrana hingga membuat wanita itu kaget.

__ADS_1


" Gaf, kamu mau apa? Lepasin aku," ucap Kyrana berusaha melepaskan diri dari kukungan Gafa.


" Aku nggak akan biarin kamu nikah sama Yandri. Meskipun dibawah pengaruh obat, tapi aku bisa merasakan kalau kamu juga menikmati percintaan kita semalam."


Gafa menarik celana karet Kyrana dengan kasar. Kyrana berusaha mempertahankannya namun sia-sia karna Gafa berhasil menarik hingga ****** ********.


" Gaf, jangan dimasukkan. Aku mohon."


Gafa tak mendengarkan rengekan Kyrana dan tetap bersiap memasukkan senjatanya yang sudah tegak.


Jleb


" Auwww...sakit Gaf. Cabut Gaf, aku nggak mau." Kyrana terus berusaha mendorong dada Gafa.


" Ky, kamu sebenarnya masih mencintaiku kan? Kamu menerima Yandri hanya karna kamu mencari perlindungan karna takut denganku."


" Aku ternyata mencintaimu Ky. Maaf kalau aku baru menyadarinya hingga membuat kamu menderita. Aku mohon jangan menolakku Ky. Aku ingin kamu, aku dan Elzan bisa hidup bahagia bertiga."


" LalubTi..."


" Sstttt...."


Gafa menutup bibir Kyrana dengan jari telunjuk sambil tangan yang satu ia gunakan untuk membuka kancing baju Kyrana.


Kyrana menghirup udara begitu Gafa melepaskan tautan bibirnya.


" Ky, aku gerakin ya?"


Kyrana menolehkan wajahnya kesamping dan Gafa menganggapnya sebagai persetujuan. Ia mulai menggerakkan pinggulnya dengan pelan agar tak menyakiti Kyrana.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2