Takdir Cinta Si Kembar

Takdir Cinta Si Kembar
Hadiah unttuk Kyrana


__ADS_3

Sudah beberapa hari ini Gafa sakit. Ia sudah memanggil dokter kerumahnya namun kata dokter jika kondisi tubuhnya baik-baik saja padahal ia sering merasa mual atau pusing jika menghirup bau tertentu.


Faysa pun dibuat khawatir melihat kondisi putra kesayangannya itu.


" Gaf, kamu kan masih sakit masak udah mau masuk kuliah sih?"


" Gafa udah oke kok Mah, cuma sedikit lemes aja. Kemarin kan dokter juga udah ngasih vitamin buat Gafa jadi Mama nggak perlu khawatir," ucap Gafa menenangkan ibunya.


" Tapi sayang...."


" Udah Mah, Gafa baik-baik aja. Nanti selesai kuliah Gafa bakal langsung pulang," ucap Gafa lalu mencium tangan Faysa sebelum pergi.


Meskipun dalam kondisi tubuh yang kurang fit namun Gafa bisa menyelesaikan kelasnya hingga siang. Tifana pun mengajak Gafa makan siang diresto favorit mereka.


Tak lama pesanan mereka pun datang namun Gafa seperti ingin mual saat melihat kepiting besar dihadapannya.


" Ayo sayang kita makan. Ini makanan kesukaan kamu loh."


Gafa sendiri merasa heran dengan dirinya sendiri karena ia merasa jijik dengan makanan yang ada dihadapannya padahal itu adalah makanan kesukaannya.


" Kamu kenapa sayang? Ayo cepatan dimakan," ucap Tifana yang merasa heran dengan ekspresi Gafa.


" I...iya sayang ini aku mau makan."


Gafa mulai memotong kepiting namun ia justru merasa mual dengan baunya dan saat ia mendekatkan kepiting itu kemulutnya tiba-tiba


Huek huek


Gafa langsung berlari kearah toilet karena merasa perutnya kembali bergejolak. Tifana yang khawatir pun menyusul Gafa ke toilet.


Tifana menunggu didepan pintu dengan wajah resah.

__ADS_1


" Saysng, kamu kenapa? Kamu masih sakit?"


" Kita pulang aja ya Fan," ucap Gafa lemas.


Tifana pun menganggukkan kepalanya lalu ia segera mengantar Gafa pulang.


****


Lain halnya dengan Kyrana yang saat ini merasa bahagia setelah ia kembali melanjutkan studinya. Ia berjanji akan serius dengan pendidikannya agar tak mengecewakan mantan ibu mertuanya yang sudah membiayai pendidikannya itu.


Kyrana segera menuju ruang makan setelah ia pulang kuliah. Ia tersenyum senang saat melihat masakan yang sudah siap diatas meja makan.


" Mas Yandri makan yuk! Aku udah laper nih!"


Yandri yang mendengar suara Kyrana segera keluar dari rumahnya.


" Kamu udah pulang ternyata Ky. Ganti baju dulu sana terus cuci tangan baru makan."


Selesai beberes diri, Kyrana kembali kemeja makan. Ia makan dengan begitu lahap seperti orang kelaparan.


" Hati-hati Ky makannya, nanti kamu keselek loh!"


" Iya Mas, aku laper banget rasanya. Oh ya Mas besok biar aku aja ya yang nyiapin makanan."


" Kenapa? Masakanku nggak enak ya?"


" Bukan gitu Mas tapi aku nggak mau nanti Mas Yandri jadi terlalu capek."


" Ya udah kalau itu mau kamu. Oh ya, aku ada kejutan buat kamu."


" Apaan Mas?"

__ADS_1


" Nanti kalau aku kasih tau namanya bukan kejutan. Ya udah kita habisin makan dulu nanti baru lihat."


" Oke," jawab Kyrana sambil tersenyum yang makin membuat wajahnya cantik.


Selesai makan, Yandri mengajak Kyrana kesamping rumah. Ia menunjukkan benda yang ditutupi sebuah kain besar.


" Itu apa Mas?" tanya Kyrana penasaran.


" Buka aja kalau penasaran."


Kyrana mendekat lalu membuka kain itu dengan hati- hati dan Kyrana begitu terkejut dengan apa yang dia lihat.


" Mas, ini...."


" Ini hadiah buat kamu Ky. Aku sengaja membelikannya untukmu supaya kamu tidak kesusahan saat pergi kuliah."


" Ini..."


" Yah, ini motor buat kamu dan maaf kalau motornya second tapi kamu tenang aja karena kondisi mesinnya masih sangat bagus. Kamu suka kan?"


Kyrana masih ternganga dengan kejutan yang diberikan Yandri. Kyrana yang merasa terharu tanpa sadar langsung memeluk Yandri sambil menangis haru.


" Kamu kok nangis Ky? Kamu nggak suka ya?"


" Aku suka Mas, suka banget. Kita orang lain tapi kamu baik banget sama aku sampai aku nggak tahu gimana cara balas kebaikan kamu," ucap Kyrana dengan sesenggukan.


Yandri mengusap lembut rambut Kyrana.


" Dengan melihatmu baik dan bahagia itu sudah cukup bagiku. Sudah jangan nangis lagi, nanti sore kita coba motor ini buat jalan-jalan yah!"


Kyrana menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2